Menikah Dengan Playboy

Menikah Dengan Playboy
Sumber Masalah


__ADS_3

" awalnya itu memang rencana aku. tapi melihat ketulusan kamu, dan juga papa yang ternyata selalu perduli sama aku, aku janji sama diri aku sendiri untuk menjadi lebih baik.


" terimakasih dri.


" buat apa?


" karena kamu sudah menjadi lebih baik. aku bahagia kalau kamu sama papa bener bener akur. adrian tersenyum dan menganggukan kepalanya.


" yu,


"apa?


" kamu dan laki laki dikampus tadi, ada hubungan apa?


" nggak ada hubungan apa apa. kenapa dri?


" terus kenapa dia pegang tangan kamu? tanya adrian menyelidik.


" aku nggak tau dri, tadi dia bilang ada yang mau dia omongin, aku bilang nggak bisa, karena kamu udah nungguin aku tadi,aku buru buru mau nyusulin kamu, tapi dia maksa.


" kalau cuma mau ngomong kan nggak harus narik narik tangan kamu?


" iya dia mau ngomong, tapi aku harus ikut dia dulu.


" kemana?


" nggak tau dri.


" mulai besok jangan deket deket dia! perintah adrian.


" kenapa memangnya dri? dia kan temen sekelas aku.


" kamu menganggap dia temen, tapi dia nggak.


" maksut kamu ?


" enggak ada. pokoknya mulai besok jangan deket deket dia. ayu terdiam tidak menjawab.


adrian melajukan mobil dan berlalu meninggalkan mall.


satu jam kemudian.


" ayo turun!.ajak adrian. ayu yang kebingungan hanya pasrah dan mengikuti apa yang adrian katakan.


" kita mau ngapain dri ke kafe?


" makanlah, memang mau ngapain? kalau di hotel baru kita.,,mmmm ayu membungkam mulut adrian.


" kamu ngomong apa si dri! ayo ah masuk! ajak ayu sembari memasang wajah cemberutnya.


ayu dan adrian duduk di meja yang kosong. dan akan segera memesan makanan.


' adrian!!


adrian menoleh sumber suara yang memanggil namanya. ayu juga menoleh ke arah yang sama.

__ADS_1


" dion?


adrian bingung bagaimana dia akan menghadapi kecanggungan ini, karena dion datang bersama alex dan beberapa teman wanita yang pernah berkencan dengan adrian.


" ya tuhan! kenapa harus sekarang? batin adrian.


" aku harus gimana menghadapi alex? apa aku harus memulai obrolan? atau aku harus diem? batin ayu.


" yu,. panggil adrian.


kamu mau gabung sama mereka? atau kamu mau kita disini aja?


" tapi mereka kan temen kamu dri, nggak mungkin kita nggak gabung.


" kamu mau ikut? tanya adrian.


ayu mengangguk. akhirnya ayu dan adrian menghampiri dion dan alex.


" wah bro! lo sombong banget sekarang.


sini duduk! hai ayu, apa kabar?


" baik. jawab ayu sembari duduk di samping adrian yang sudah lebih dulu duduk.


ayu hanya diam dan menundukkan kepala.


" lo kenapa nggak pernah dateng lagi ke tempat biasa? sandra tiap hari nyariin. tanya alex, seolah tidak terganggu dengan adanya ayu.


" gue sekarang kerja. kalau udah dirumah, gue males kemana mana. adrian menyadari dari tadi mata dion hanya memandangi wajah ayu.


" awas yon bola mata lo copot. ucap adrian.


" ehh iya dri, sorry, lagian ayu kenapa diem aja?


" nggak papa! aku cuma ngantuk aja, capek. jawab ayu sembari mengangkat wajahnya menatap ke arah dion.


" kamu apa kabar yu? tanya alex.


" aku baik kak. kakak sendiri apa kabarnya?


" kamu pasti sudah tau bagaimana kabar aku. jawab alex.


ayu hanya diam. tidak ingin menanyakan apapun lagi.


" sayang kamu capek? apa kita pulang aja? tanya adrian. ayu terkejut mendengar kata sayang yang diucapkan adrian di depan alex dan dion. begitu juga alex dan dion sama terkejutnya.


" emmm nggak papa, kamu lanjutin aja ngobrolnya. jawab ayu. sembari menggenggam tangan adrian yang berada di bawah meja.


alex mencoba memancing emosi ayu, ingin memastikan bagaimana perasaan ayu terhadap adrian.


" dri, semalem sandra ke rumah gue, dia minta gue buat,...


" cukup! kenapa lo bahas tentang sandra terus menerus? gue udah denger tadi lo ngomong lex. seharusnya lo paham. kenapa gue nggak mau jawab. ketus adrian.


" sorry! gue cuma mau menyampaikan aja.

__ADS_1


alex berbicara sembari mencuri pandang ke arah ayu. dan adrian menyadari itu. sementara dion tetap berjaga jaga agar tidak terjadi keributan.


" terimakasih! gue cuma heran. sejak kapan lo perduli sandra? lo bukan orang yang gampang perduli sama orang lain. ujar adrian.


alex yang sudah dihantui rasa cemburu sejak pertama kali melihat ayu dengan adrian tidak dapat menahannya lagi. alex berdiri dan menarik kerah kemeja adrian sembari menatap marah wajah adrian. tidak tinggal diam adrian juga berdiri hendak menarik baju alex. tapi tertahan, karena satu tangannya menggenggam tangan ayu. alex yang melihat ayu dan adrian bergandengan tangan, tubuhnya serasa kehilangan energi.alex melepaskan kerah kemeja adrian dan terduduk sembari menatap tangan ayu dan adrian. yang lebih menyakitkan lagi ada sepasang cincin yang menghiasi jari mereka.


ayu hanya duduk dan menatap adrian yang berdiri, sembari menggenggam tangan adrian erat. seolah isyarat untuk adrian agar tidak melakukan hal buruk.


" ayu, aku tau kalian dijodohkan. aku dan kamu saling mengetahui isi hati masing masing tanpa mengungkapkan lewat lisan. kenapa harus berpura pura mesra dengan adrian? tanya alex dengan wajah memerah dan mata yang berkaca kaca. mendengar ucapan alex, adrian benar benar sudah tidak tahan. dia mencoba untuk melepaskan genggaman tangannya untuk memukul alex. tapi, ayu semakin mengeratkan genggamannya.


" maaf ka, tapi aku sedang tidak berpura pura bahagia. jawab ayu. sembari menarik tangan adrian agar adrian kembali duduk. setelah adrian duduk, ayu melanjutkan kata katanya.


" iya ayu akui, ayu juga pernah suka kakak. tapi, aku tidak pernah menyangka, kalau kakak juga suka sama ayu. karena ayu merasa kakak memperlakukan ayu layaknya adik perempuan. saat ini ayu sudah jadi istri adrian kak, terlepas perjodohan atau tidak. kami ini pasangan suami istri.ayu mohon kakak paham.


" cih kakak? sopan sekali dia. dia panggil dion mas, alex, kakak. kenapa manggil gue nama gue.batin adrian.


" apa kamu tau? laki laki macam apa yang menjadi suami kamu ini? pemabuk, pembohong, dia memperlakukan wanita seperti mainan. dan kamu tau berapa puluh wanita yang sudah berhasil dia tiduri? apa kamu tau? berapa perempuan yang sudah melakukan aborsi karena suami kamu? adrian hanya terdiam. seolah dia sedang menghitung dosanya.


kamu liat yu, wanita yang duduk disamping dion. dia pernah tidur dengan adrian. tapi pasti adrian tidak mengingatnya. kenapa? karena terlalu banyak wanita yang sudah dia tiduri. alex mengatakan semua dengan penuh emosi dan air mata yang membasahi pipinya.


sementara adrian, dia tetap duduk dan mengingat betapa brengseknya dia.


" alex cukup! bentak dion. karena situasi sudah sulit dikendalikan.bahkan beberapa pengunjung juga mulai memperhatikan mereka.


" apa kakak sudah selesai bicara? tanya ayu dengan senyum seolah menunjukan bahwa dia baik baik saja.


" aku sudah tau semua itu kak, tidak perlu memberitahu lagi.bagi ayu, yang paling penting adalah, bagaimana adrian yang sekarang. ayu nggak mau liat lagi masa lalu adrian. semua orang berhak menjadi lebih baik kak. jadi doakan saja adrian tidak kembali seperti itu. adrian yang mendengar semua ucapan ayu, benar benar terkejut. bagaimana seseorang memiliki hati sebaik ayu.


" cih! berapa banyak uang yang ditawarkan pak faris?


' brakk!!!!


adrian menggebrak meja.


" jaga mulut kamu lex! kamu sudah diluar batas!.bentak adrian.


" udah cukup! kita ini teman bro! puluhan tahun kita bareng! inget! jangan hanya cuma gara gara satu wanita jadi begini!


alex dan adrian menatap dion tajam.


" apa lo bilang? hanya satu wanita? kenapa lo ngomong seolah olah istri gue ini sangat rendahan. bentak adrian.


" mati gue! salah ngomong. batin dion.


" aduh dri, sorry bukan itu maksut gue. gue cuma.


" cukup! bentak ayu dengan air mata yang berlinang.


maaf karena aku adalah sumber masalahnya.


ayo dri kita pulang. ajak ayu sembari menarik tangan adrian. adrian hanya diam dan menuruti ayu.


sesampainya di mobil, ayu berhenti dan melepaskan tangan adrian yang sedari tadi digenggamnya.


...........

__ADS_1


__ADS_2