Menikah Dengan Playboy

Menikah Dengan Playboy
Sandra Hamil


__ADS_3

adrian menghapus air mata ayu. " sakit nya cuma untuk sekarang. besok nggak lagi. ucap adrian dengan suara terengah. lalu melanjutkan kegiatannya.


keesokan harinya, alarm yang setiap hari ayu aktivkan di ponselnya berdering, waktu menunjukan pukul 6.30. ayu mencoba meraih baju yang berhamburan dilantai.


" aduh! ayu meringis kesakitan ketika ingin berjalan memungut bajunya.adrian terbangun karena mendengar suara ayu.


" kamu kenapa? adrian bergegas mendekati ayu yang sedang duduk dipinggiran ranjang dengan selimut yang menutupi tubuhnya.


" aku mau ambil baju aku. tapi rasanya, itu aku perih dri. ucap ayu sembari menahan perih di area sensitiv nya.


" ya udah aku aja yang ambil.adrian meraih celana pendeknya lalu memakainya. lalu memunguti baju ayu. adrian bertanya," kamu mau kemana? dan menyerahkan baju ayu yang sudah dia pungut.


" aku mau mandi, terus aku mau masak buat kamu. tapi ini perih banget. hiks..hiks... keluh ayu sembari menahan perih.


" ya udah aku gendong ya? tanya adrian hendak mengangkat tubuh ayu.


" nggak usah dri! aku enggak mau di gendong, kaya bocah SD aja. aku masih bisa jalan sendiri. ayu mencoba berjalan perlahan sembari menarik narik selimut untuk menutupi tubuh polosnya.


adrian terkekeh melihat tingkah ayu yang malu malu itu." jangan begini sayang, percuma kamu mau tutup pakai selimut. aku kan udah liat semua. ucap adrian sembari menahan selimut yang hendak ayu tarik dengan senyum nakalnya.


" ih dasar! kamu jangan senyum begitu didepan wanita lain dri! awas aja kalau berani. ancam ayu sembari berjalan setengah berlari menuju kamar mandi.


adrian tersenyum dan menggelengkan kepala. karena merasa ayu lama dikamar mandi adrian penasaran apa yang sedang ayu lakukan. sesampainya dikamar mandi membuat adrian menggeleng keheranan." ya ampun! ayu. kamu kok tidur di bathup si.


ayu terkejut mendengar suara adrian." ih adrian! kamu ngapain si disini? kamu ngintipin aku? tanya ayu sembari menyilangkan kedua tanganya untuk menutupi area dada. adrian yang berjongkok disamping ayu hanya menghela nafas.


" kamu ngapain tidur disini? kamu udah lama dikamar mandi. sambil mendorong pelan kening ayu menggunakan jari telunjuk.


" emang iya ya? ya ampun, sekarang jam berapa dri? tanya ayu sembari bangkit dan meraih handuk.


" 7.20! jawab adrian sembari mengguyur tubuhnya dibawah shower.


ayu membelalakan mata terkejut." ya ampun! kamu kesiangan dong dri, aduh gimana ya? ya udah aku siapin baju kamu. ayu bergegas pergi tanpa mendengar jawaban adrian.


selesai mandi, adrian tidak menemukan ayu dikamarnya. adrian mencoba mencari dikamar ayu tapi tidak ada." pasti di dapur. gumam adrian. dan benar saja adrian melihat ayu tengah kebingungan.

__ADS_1


" kamu kenapa? kayak orang kebingungan? tanya adrian sembari mendekati ayu dan memeluk tubuh ayu dari belakang.


" adrian jangan gini dong, kan kamu udah kesiangan, lebih baik kamu cepet berangkat. aku kayaknya nggak bisa bikin sarapan dri. bahan makanan habis. ucap ayu sembari melepas pelukan adrian. tapi bukanya terlepas adrian justru mempererat pelukannya.


" aku bisa siangan kok ke kantor, kamu santai aja. jadi kita masih punya waktu buat itu. ucap adrian sembari mengecup leher ayu.


" buat itu apa dri? tanya ayu pura pura tidak tau.


" yang semalam. jawab adrian sembari memutar tubuh ayu. ayu mendengar ucapan adrian membuat pipinya bersemu merah karena malu.


" enggak ah dri! sakit! bantah ayu sembari mendorong tubuh adrian perlahan.


" sakitnya cuma pertama aja yu, nanti juga nggak sakit. kamu izin dulu ya nggak usah kuliah.


" jangan dri, aku ada tugas nanti mau dikumpulin. apalagi dosennya ibu alea yang judes itu. semenjak dia lihat kamu panggil aku sayang, aduhh dia kalau ngeliat aku kaya macan liat daging dri.


" hahahaha...adrian tertawa mendengar ucapan ayu." memang kenapa? kamu tinggal bilang kita sudah menikah kan beres. jawab adrian sembari menarik tangan ayu menuju sofa depan tv.


" jangan dri! dia kayanya suka sama kamu. nanti nilai aku jelek lagi.jawab ayu sembari memeluk lengan adrian dan menyenderkan kepalanya di pundak adrian.


nanti kuliah aku yang anter ya?


" iya. dri kamu mau sarapan roti aja nggak?


" iya.


" tapi selai nya tinggal nanas.


" iya, apa aja aku makan. jawab adrian dengan senyum nakalnya. ayu yang melihat senyum itu merasa kesal.


" adrian!!


" kamu kenapa sih? masih pagi marah marah.


" senyum kamu itu loh! awas ya kalau sampai senyum begitu sama perempuan lain. aku colok mata kamu. ancam ayu sembari berjalan kedapur untuk mengambil roti, selai, dan susu.

__ADS_1


ayu kembali dari dapur masih dengan wajah marah. adrian hanya terkekeh meihatnnya. ayu mulai mengolesi roti dengan selai dan memberikannya pada adrian. setelah selesai sarapan pagi, ayu dan adrian bersiap untuk berangkat. adrian kembali ke sofa sembari menyalakan tv untuk menunggu ayu yang belum siap. dia tidak sengaja menonton acara gosip pagi. yang ternyata sandra telah hamil empat bulan dan yang lebih mengejutkan lagi, casandra menyebutkan inisial ayah dari bayinya yaitu AWS. yang kalau dipanjangkan menjadi adrian wijaya sasongko. adrian hanya menggeleng keheranan. " udah nggak waras nih perempuan. gumam adrian namun terdengar oleh ayu yang sedari tadi juga terkejut mendengar berita itu.


" AWS! kamu dong dri! tanya ayu dengan nada mengancam. adrian yang terkejut sontak memutar kepalanya ke belakang tepatnya mengarah ke arah ayu. ayu yang melihat berita tidak enak di pagi hari, membuat matanya berkaca kaca. adrian mendekati ayu laku menarik ayu untuk duduk di sofa.


" kamu kenapa nangis? tanya adrian sembari menyeka air mata ayu.


" gimana aku nggak nangis, kan kamu liat sendiri. sandra itu hamil dri! mana aku sama kamu udah begituan lagi.


" hahahahaahaaa adrian tertawa terpingkal pingkal mendengar celotehan pagi ayu.


" kok kamu malah ketawa dri? kamu pasti bahagia luar biasa ya mau jadi seorang ayah? tanya ayu dengan air mata yang semakin membanjiri pipinya.


adrian menghentikan tawanya sembari menghapus air mata ayu yang semakin deras.


"sayang, coba kamu ingat baik baik. kapan kita menikah? tanya adrian.


" empat bulan yang lalu.jawab ayu.


" kamu masih inget ngga? kamu tanya sama aku, kenapa aku nggak pernah temuin sandra? tanya adrian lagi.


" karena dia di jerman. jawab ayu.


" nah itu kamu ingat. gini ya yu, sebelum kita menikah sandra sudah di jerman satu bulan, terus selama kita menikah, aku nggak pernah ngapa ngapain dia. bahkan ketemu juga berdua sama kamu. memang kamu pikir ****** aku bisa jalan sendiri gitu nemuin dia? ucap adrian sembari tersenyum lucu.


ayu mencoba mengingat semuanya. dan dia tau benar suaminya ini tidak pernah berselingkuh sama sekali semenjak mereka menikah. ayu tersenyum dan menghapus air matanya dengan cepat. lalu mengecup bibir adrian. " iya aku ingat. tapi dri, nanti kalau dia nunjukin photo kamu ke media gimana?


" nanti aku harus menyiapkan rencana dulu. aku udah sering menghadapi situasi ini, jadi aku nggak kaget lagi. ujar adrian sembari mengelus pipi ayu.


" dasar laki laki brengsek kamu dri! bentak ayu sembari menepis tangan adrian.


" yah iya sih, tapi kamu suka kan? iya kan? goda adrian yang membuat ayu tersenyum. lagian yu, sekarang kan aku udah jadi mantan brengsek. aku nggak mau lagi kembali ke masa itu. ucap adrian sembari menggenggam tangan ayu.


ayu tersenyum melihat kesungguhan adrian.ayu tau adrian serius dengan ucapannya. sebrengsek apapun adrian, dia tidak pernah sembarang mengucap janji.


" ya udah, ayo kita berangkat dri. ajak ayu sembari menarik genggaman adrian. adrian hanya tersenyum dan mengangguk. tidak lupa adrian mematikan tv nya sebelum berangkat.

__ADS_1


........


__ADS_2