
malam semakin larut. tak perduli dengan waktu. mereka asik dengan kegiatan mereka sendiri.
"yank,..
"hemm,..
" udah dong yank, aku capek nih. besok aku harus kuliah.
" sebentar lagi.
entah sampai kapan kegiatan itu harus diulang malam ini. kata sebentar lagi, sering diucapkan. tapi tak kunjung berakhir.
ke esokan paginya. dalam perjalanan menuju kampus, ayu sama sekali tak mengatakan apapun. tak ada senyum yang biasa menghiasi wajahnya.
" yank, kenapa diem aja? " tanya adrian sembari terkekeh.
mendengar adrian yang terkekeh, membuat ayu semakin kesal dibuatnya.
" jangan ngajak berantem yank. energi kehidupan di tubuh aku udah mulai abis.
ucap ayu sebal.
" maaf.. maafkan aku istriku. " mengelus kepala ayu.
" kamu tau nggak yank? tanya ayu.
" apa?
" badan aku sakit semua.
adrian tersenyum menahan tawa.
" huh! mau gimana lagi. waktu itu, kamu pernah bilang. aku kurang hot. ya aku lakuin semua cara supaya lebih memuaskan.
ayu berdecih sebal. bibirnya gemetar ingin memaki adrian.
sesampainya dikampus. ayu menutup pintu mobil dengan kasar. wajahnya benar benar masam. adrian hanya cekikikan sendiri disepanjang jalan menuju kantor.
sesampainya dikantor.
" selamat pagi pak. tadi ada seorang gadis yang ingin menemui bapak. saya sudah mencoba mencegahnya. tapi,-
adrian membulatkan mata terkejut.
" dimana dia sekarang?
" di ruangan bapak.
sambil menunduk ketakutan.
dengan cepat adrian menuju keruang kerjanya. nampak seorang gadis cantik duduk dikursi tempatnya bekerja. wajah gadis itu tersenyum manis. adrian langsung masuk dan menutup pintunya.
" morning sayang.
" kenapa kamu ada disini?
" kenapa? memang apa salahnya aku datang ke sini.
adrian menarik nafas panjang dan menghembuskan perlahan.memegang kedua pundak dan menatap gadis itu.
" karina, aku mau kamu tau ini. aku, udah punya istri.
karina tertawa. " kamu jangan bohong ya, aku nggak suka kamu bohong.
" aku serius.
karina menepis tangan adrian. menutup telinganya. sambil bernyanyi.
" lalalalalalalalalaaaa.
__ADS_1
tidak ingin mendengarkan ucapan adrian.
" karina!
" diem! atau aku,
" apa?
karina mengeluarkan ponsel dan memperlihatkan sebuah video. adrian merebut ponsel itu dan menghapus videonya.
karina berdecih. " kamu hapus ini, tapi aku punya banyak salinan.
karina tersenyum mengancam.
" apa yang kamu mau?
" aku mau kamu.
" jangan gila! dari awal udah aku bilang. aku nggak pernah menganggap hubungan kita serius.
" dan aku, akan membuat hubungan kita menjadi serius.
" hapus video itu. aku udah punya istri. aku nggak mau nanti jadi masalah.
" hah! kamu, cuma boleh buat aku.
" jangan gila karina!
" ah,. terserah. hari ini, aku mau temenin kamu kerja. kalau kamu nolak, aku akan melakukan sesuatu sama video ini.
adrian mendesah sebal. adrian duduk dikursi kerjanya. pikiranya menjadi semakin tidak fokus.
" ah!! sial! baru aja baikan. sekarang ada lagi masalah. gue emang bener bener brengsek. huh!! yang lebih brengsek itu burung gue kan? dia yang kurang ajar dulu. sedikit dikit tegang. jadi begini kan?
gerutu adrian dalam hati.
jam kuliah selesai, ayu bersiap untuk pulang. tiba tiba seseorang berdiri tepat dihadapannya.
" claire?
" hai ayu, apa kabar? bisa kita bicara sebentar?
ayu tersenyum mengangguk.
semua sahabat ayu berbisik. tidak percaya melihat claire yang bersikap lemah lembut setelah beberapa bulan tidak pernah datang ke kampus.
" ada apa claire?
claire menyerahkan sebuah kotak yang terbuat dari kayu. ukiran ukiran di semua sisinya membuat kotak itu terlihat sangat mahal. ayu membuka kotak itu. bibirnya mengembang. matanya berbinar memandangi isi kotak itu.
sebuah lilin aromaterapi. berwarna warni dihiasi dengan lampu mungil yang ikut menyala saat dibuka.
" kamu suka yu?
" iya aku suka claire. ini buat aku?
claire tersenyum dan mengangguk.
" aku memberikan hadiah ini untuk melambangkan diri kamu yu.
" maksut kamu?
tanya ayu yang tidak mengerti.
" kamu terlihat cantik dan kuat. sama seperti kotak itu. saat kotak itu dibuka, ada aroma yang menenangkan juga cahaya yang indah. banyak orang yang nyaman di deket kamu.
ayu tersenyum menatap claire yang terlihat begitu lembut.
" claire, saat kamu bersikap seperti ini, kamu keliatan jauh lebih cantik.
__ADS_1
claire terkekeh
" claire kamu udah lama nggak ke kampus. ada masalah?
claire menghela nafas. " aku mau ke luar negeri yu.
" hah?! kenapa?
" mama dan papa ku udah cerai. aku ikut papa ke luar negeri, karena mama, dia, nggak mau aku ikut dia.
ucap claire sesegukan.
ayu merangkul claire mencoba menenangkan.
" jangan menangis claire. mama mu pasti juga sangat sedih. dia mau kamu ikut papa kamu, pasti ada sebabnya.
" iya aku tau yu. mama ku nggak punya apa apa untuk masa depanku. itu yang dia bilang. aku udah paksa mama ku. aku mau tinggal sama mama. tapi mama bilang nggak mau. mamaku sampek bilang, kalau aku cuma merepotkan mama nantinya.
" iya, setiap orang tua, pasti sangat ingin anaknya jadi sukses. nanti kalau udah sukses, jangan lupain mama kamu. dia udah banyak berkorban.
" iya kamu bener yu. sekarang aku udah jauh lebih baik.
" iya baguslah. jangan terlalu lama sedih. kamu harus terus melanjutkan hidup.
" iya. kita tetep temenan ya yu. meskipun cuma bisa lewat online.
" iya. aku janji akan terus hubungi kamu.
" dan satu lagi yu, kalau kamu datang kesana, jangan lupa bilang aku. rumah aku terbuka lebar buat kamu.
ayu mengangguk dan tersenyum.
" yu,.
panggil claire. tapi dengan wajah yang sedikit aneh.
" apa?
" emm, apa kamu baik baik aja?
" maksut kamu?
" hubungan kamu dan pacar kamu itu?
ayu terkekeh. " sebenernya aku dan dia udah nikah claire.
" apa?! dasar laki laki brengsek.
ucap claire sambil berdiri. matanya melotot. menyesali ucapannya sendiri. claire menutup bibir dengan telapak tangan.
ayu membulatkan mata terkejut. jantungnya berdetak sangat kencang.
" claire, apa ada yang kamu tau?
" em,, maaf yu. aku nggak bermaksut begitu.
claire duduk kembali ke posisi awal. hanya saja rasanya jadi kurang nyaman.
" claire, aku sebenernya kurang tau bagaimana adrian yang sebenarnya. aku sama dia di jodohin. kalau kamu tau sesuatu, tolong kasih tau. sebelum aku terlalu jauh.
" sebenernya, beberapa bulan yang lalu, aku, aku liat adrian sama perempuan di kafe. kalau diliat dari cara meraka ngobrol, kayanya bukan temen biasa. soalnya mereka mesra banget.
ayu mengepalkan tangan. matanya memerah. mencoba mengontrol emosi pun, sepertinya sangat sulit. pikiranya melayang kesemua arah. mengingat pernah mendengar tante nela dan papa faris.
tante nela: tega sekali kamu memberikan ayu kepada anak mu yang brengsek itu.
mengingat pesan dari alex dan sekarang mendengar dari claire.
" apa mungkin? aku udah sejauh ini kan? dia masih seperti itu? apa dia cuma pura pura cinta sama aku? kenapa dia mainin perasaan aku? memang dia siapa berhak ngelakuin ini ke aku?
__ADS_1
..................