
lo bener mau tau? tanya adrian dengan wajah meledek.
" iya lah. saut dion dengan antusiasnya menunggu.
" ayu adalah wanita pertama dan satu satunya di hidup gue yang masih tersegel dengan baik. dan artinya gue laki laki brengsek yang merenggut kesucian dia. ucap adrian.
" wah! gila lo beruntung banget. saut dion.
seluruh tubuh alex gemetar mendengar ucapan adrian. ada rasa tidak rela, tapi mau bagaimana lagi. adrian adalah suaminya.
waktu semakin larut.mereka menyudahi pertemuan mereka dan kembali ke rumah masing masing.
sesampainya di apartemen adrian langsung masuk ke kamar ayu. dia tersenyum melihat istri cantiknya sudah tertidur. adrian mendekati ayu lalu membelai pipinya kemudian mencium keningnya.
" mandi dri! kamu bau alkohol. perintah ayu.
adrian terkejut." sayang, maaf aku ganggu tidur kamu ya? tanya adrian pelan.
" aku memang nggak tidur. jawab ayu.
" ya udah. aku mandi dulu.
adrian bergegas kekamar mandi untuk membersihkan diri. setelah selesai, adrian keluar dari kamar mandi dan langsung mendekati ayu.
"sayang, kamu marah ya? tanya adrian sembari mengusap usap rambut ayu.
ayu bangkit dan duduk dipinggir ranjang. sementara adrian masih dengan posisi jongkok dengan satu lutut menyentuh lantai.
ayu menatap wajah adrian." aku bukan marah. tapi aku kuatir. aku takut kamu pulang dengan keadaan mabuk parah." jawab ayu.
adrian bangkit dari posisinya nya dan duduk disamping ayu. " sayang, aku minta maaf. tapi aku juga sulit kalau harus berhenti total mendadak." balas adrian.
ayu menghela nafas dan menghembuskanya. " sayang, aku nggak minta kamu berhenti total. aku cuma mau kamu pulang dengan keadaan baik dan jangan mabuk berat." itu aja.
adrian tersenyum dan menganggukan kepala.
ayu yang tiba tiba teringat sesuatu langsung mengecek tubuh adrian depan dan belakangnya lalu juga seluruh wajahnya. karena dirasa baik baik saja, ayu bernafas lega.
" kamu ngapain sih yank? tanya adrian.
" kamu kan dari bar, kamu ngapa ngapain nggak sama perempuan?
adrian terkekeh mendengar pertanyaan ayu.
" tadinya ada perempuan yang mau ngapa ngapain aku. tapi aku inget kamu bilang, kalau kamu bisa bikin aku impoten. jadi aku langsung kabur deh. ucap adrian sembari meledek.
ayu tertawa kecil sembari mencubit pelan lengan adrian. melihat tubuh adrian yang sangat menggoda setelah mandi, ayu tiba tiba memeluk tubuh adrian dan membenamkan wajahnya di dada adrian. saat menyadari adrian hanya menggunakan handuk dipinggangnya, ayu bergegas ingin melepaskan pelukanya. tapi tertahan oleh satu tangan yang melingkar dipundak ayu.
" sayang, kamu pakai baju dulu sana! perintah ayu sembari mencoba melepaskan pelukanya.
adrian semakin menekan lengannya untuk menahan tubuh ayu. " kenapa aku harus pakai baju?
" memang kamu mau tidur pakai handuk itu?
__ADS_1
" memang siapa yang mau tidur sekarang?adrian balik bertanya.
" sudah kuduga!batin ayu. memang kamu mau ngapain lagi? ini udah malam loh sayang, besok kamu bisa bangun kesiangan. ucap ayu mencari alasan.
" ini baru jam 11 sayang. kalau cuma satu jam nggak masalah kan? tanya adrian dengan tangan yang mulai tidak bisa dikondisikan.
ayu mencoba melepas pelukan adrian, tapi tetap saja tubuh tinggi besar adrian tidak ada tandinganya kalau dibandingkan ayu. dan terjadilah lagi. ( kalian pasti sudah bisa menebak. hehe )
pagi harinya. ayu terbangun dan dilihatnya adrian masih tertidur pulas sembari memeluk tubuhnya. perlahan ayu memindahkan tangan dan kaki adrian dari tubuhnya. lalu bergegas mengambil ponsel. dia terkejut melihat jam di ponselnya." sayang! bangun!" ayu mencoba membagunkan adrian.
" sayang! ayo buka mata kamu. ini udah jam delapan. kamu kesiangan kan. aku kan udah ingetin semalam. kamu sih susah dikasih taunya.
" sayang! ihhh ngeselin amat sih! adrian!!!!! ayu berteriak di kuping adrian.
" aduh apaan si yank. jawab adrian dengan suara khas bangun tidur sembari mengucek matanya.
" ini udah jam delapan sayang, cepetan mandi sana.
" iya, jawab adrian sembari bangkit dari ranjang perlahan.
ayu dengan buru buru mendekati lemari untuk mengambil pakainnya dan hendak menuju keluar. " kamu mau kemana yank? tanya adrian.
" aku mau mandi juga lah.
" kenapa keluar? tanya adrian heran.
" mandi di kamar kamu sekalian ambil baju kerja kamu.
" kita mandi berdua aja yank. pinta adrian.
adrian terkekeh dan bergegas mandi. setelah selesai mandi adrian hendak menyusul ayu. tapi ayu sudah datang ke kamar lebih dulu dengan membawa pakaian kerja adrian.
" kamu udah mandi yank?
" udah lah. nih baju kamu. jawab ayu sembari menyodorkan baju untuk adrian kenakan.
" kamu mandi tumben cepet banget? biasanya kamu kan kalau mandi lama." gerutu adrian.
" aduh kamu jangan banyak gerutunya. ayo pakai bajunya.perintah ayu sembari memakai handbody dan memakai lipbalm.
adrian memakai baju kerjanya tapi matanya terus memandangi ayu. " gila! istri gue nggak pake bedak cuma lipstik doang sedikit udah cantik banget.kalau dia pake make up tebel kaya sandra gimana ya? pasti makin gila cantiknya." batin adrian dengan bibir tersenyum.
ayu yang melihat adrian memakai baju tapi matanya terus mengarah kepadanya membuat ayu menggelengkan kepala.
" sayang! kamu mau lebih siang lagi sampai dikantor? tanya ayu yang menyadarkan adrian dari lamunanya.
" ah? apa? iya ini kan lagi pakai baju yank. bantah adrian sembari bergegas memakai baju.
ayu mengambil dasi yang tergeletak diranjang dan memasangkan dileher adrian. sementara adrian sedang mengancingkan kancing di lenganya. adrian tersenyum melihat tingkah ayu yang seperti cacing kepanasan. " sayang, nggak usah buru buru begitu. hari ini nggak ada jadwal meeting kok." ucap adrian.
" tapi tetep aja. kan kamu wakil presdir. kamu harus kasih contoh yang baik dong. ucap ayu sembari membantu adrian memakai jas.
" iya sayang. masih terlalu pagi untuk kamu ngomel ngomel sayang. nanti kalau kita sudah punya anak, jangan banyak ngomel ya. ledek adrian.
__ADS_1
ayu mendengus kesal lalu menarik tangan adrian untuk segera berangkat. adrian menepikan mobilnya di depan pintu gerbang kampus." sayang, kenapa pas banget di depan sini? kedepan lagi dong. pinta ayu.
" nggak ah! nanti kamu repot balik lagi. jawab ayu.
" aduh terserah kamu lah. ayu hendak membuka pintu mobil tapi ternyata masih terkunci.adrian tersenyum melihatnya.
" sayang, buka dong kunci mobilnya. pinta ayu dengan wajah manis memohon.
" kamu ada yang lupa ya? tanya adrian.
'cup.
ayu mengecup bibir adrian.
adrian menarik wajah ayu seolah menginginkan lebih. dengan cepat ayu munutup bibir adrian dengan tanganya.
" sayang! kita lanjutin nanti malam ya. ucap ayu sembari tersenyum.
" kalau kata kata ini pasti berguna.batin ayu.
" ok! kamu siapin diri aja. aku mau durasi yang lama, terus minimal tiga kali ya.
" iya iya sayang. aku keluar dulu ya. hati hati dijalan.
setelah ayu keluar dari mobil, adrian melajukan mobilnya.selly dan via sudah menunggu ayu keluar. mereka tau, pasti ayu ada didalam mobil itu.
ayu tersenyum menghampiri selly dan via.
" hai geng! sapa ayu kepada dua sahabatnya itu.
" yu, kamu nggak mau kenalin kita sama dia. tanya selly.
ayu hanya menanggapi dengan senyum.
''hei geng! tegur rara dan vallas dari kejauhan.
" cih! liat tuh mereka. kayak mau nyebrang jalan gandengan terus. gumam via.
ayu dan selly tertawa mendengar ucapan via.
" ya udah biarin aja. kita tungguin dia biar bareng masuk ke kelasnya. ucap ayu.
tiba tiba ponsel ayu berdering. " siapa ya? nomornya aku nggak kenal". lalu ayu mengabaikan panggilan tersebut. dan fokus memperhatikan rara dan vallas. ponsel ayu berdering lagi tapi kali ini dari papa faris.
" yu! jawab tuh. berisik tau. ucap selly.
" iya ini mau dijawab.
hallo. oh...,, iya, kenapa ya? papa saya mana?.
prak!!
ponsel ayu terjatuh dan membuat segerombol sahabatnya itu terkejut. bibir , tangan bahkan seluruh tubuh ayu gemetar. mata yang seketika bercucuran air mata.
__ADS_1
sahabat sahabat yang melihat ayu terkejut sekaligus bingung apa yang terjadi.