
sepanjang perjalanan, ayu hanya diam. begitu juga dengan thomas. dia tidak bersemangat jika ayu tidak bersemangat. melihat ayu dan thomas yang diam sedari tadi, para sahabat mencoba untuk mencairkan suasana. hal hal konyol dan receh sudah mereka ucapkan. tetap saja kedua orang ini tidak bergeming.
" sel, thomas pasti patah hati banget ya? dari tadi cuma ngeliatin ayu tapi nggak ngomong apa apa. " bisik via. diangguki oleh selly.
" hei.! hei.! aku masih bisa denger. " saut thomas.
" hihihi..... maaf mas, lagian kamu diem mulu. jangan patah hati mas. ada aku yang nganggur. " jawab selly meledek.
thomas terdiam tidak ingin menjawab.
" wah geng. hari udah mulai sore nih. kita terlalu asik cuci matanya. " ucap vallas.
" iya nih. via.
" ya udah. ayo buruan kita nonton. jangan sampai kemaleman nanti pulang nya. " ucap ayu.
vallas dan rara membeli tiket. candra ayu dan thomas membeli makanan.
" yu, besok jadi? "
" iya. jadi can.
" kamu yakin?
" yakin lah.
thomas mengerutkan dahinya bingung dan penasaran.
" ehemm..!! apakah ada yang nggak aku tau? sejak kapan kalian jadi sedekat ini? tanya thomas dengan wajah tak suka.
ayu dan candra terkekeh.
" kamu ngambek apa dasarnya mas? cemburu atau kenapa nih? " ledek candra.
" ah,. aku penasaran.
" jangan cemburu mas. ayu cuma mau kerja paruh waktu.
" apa?!! kerja paruh waktu? kenapa?
" karena, aku bosan dirumah mas, kalau pulang kuliah, aku cuma diem aja nggak ada kerjaan. suntuk banget. " saut ayu.
" dimana? aku mau juga dong.
candra merangkul pundak thomas.
" maaf mas. aku tahu niat terselubung mu.
tapi masalahnya, lokernya hanya untuk satu orang.
thomas menepis tangan candra.
" ini pasti akal akalan kamu can!
candra tertawa geli. ayu menatap bingung.
" enggak kok mas, aku serius.
__ADS_1
" udah ah! kalian ini kenapa sih! ayo kita gabung sama yang lain.
setelah selesai menonton film, mereka memutuskan untuk kembali kerumah masing masing. saat akan berjalan menuju keluar gedung satu pesan masuk untuk ayu.
adrian: sayang kamu dimana? aku pulang kerumah kamu nggak ada?
ayu mengerutkan dahinya. " dia dari mana? bukanya aku suruh dia istirahat? ' batin ayu.
ayu: di mall X.
adrian: udah mau pulang atau belum?
ayu: ini mau jalan pulang.
adrian: tunggu! aku jemput.
ayu: nggak usah! banyak temen yang bisa antar pulang.
adrian: jangan yank. aku mohon.
ayu menghela nafasnya pasrah. dia memutuskan untuk menunggu adrian.
" yu aku antar ya? " tanya thomas.
ayu tersenyum. " makasih mas, tapi ada yang jemput aku.
" siapa?
" adrian.
thomas sedikit terlihat marah.
" mas, nggak perlu ngomong begitu. " saut candra.
" laki laki itu udah keterlaluan banget.
yang lain hanya mengangguk meng iyakan ucapan thomas.
ayu tersenyum. " makasih buat perhatian kalian. tapi, pernikahan antara aku dan adrian, bukan cuma tentang kami. ada seseorang yang penting dibalik pernikahan kami.
tak lama kemudian, adrian tiba. ayu dan para sahabatnya berdiri. adrian keluar dari mobil masih dengan kemeja dan penampilan yang kusut. berjalan menuju pintu untuk kursi penumpang. lalu membukanya. intruksi untuk ayu agar segera masuk.
" geng, aku duluan ya. " ucap ayu.
para sahabatnya menatap dengan perasaan iba melihat ayu pergi. thomas mengepalkan tangan. candra melihat itu.
" aku tau, kamu pasti sangat ingin mereka berpisah. kamu terlalu fake mas. kamu sama sekali tidak suka bergaul. apa lagi berbincang dengan banyak orang. kamu rela berpura pura untuk bisa dekat dengan ayu. yah, aku tau lah bagaimana perasaan kamu. " batin candra.
sementara didalam mobil.
" sayang, kamu mau pergi ke tempat lain nggak?
" enggak. aku pengen cepet pulang. aku capek.
adrian terdiam dan fokus menyetir mobil. sesampainya di apartemen. ayu membuka pintu dan masuk. langkahnya terhenti. dilihatnya kue ulang tahun yang sangat cantik berada di meja. lengkap dengan hiasan hiasan di meja.
" tadinya, aku mau buat kaya yang di hotel hotel gitu. tapi aku rasa, aku gagal.
__ADS_1
ayu membalikan tubuhnya menghadap adrian. " terimakasih.
adrian membalas dengan senyumnya. dia mendekatkan wajahnya hendak mencium ayu. ditahan menggunakan telapak tangan oleh ayu.
" kamu mandi dulu. terus istirahat. kamu keliatan kusut banget.
adrian mendesah sebal.
" apa apaan dia? aku cuma mau cium. apa dia tidak sadar kalau sudah beberapa hari ini kita tidak berciuman? " gerutu adrian.
adrian berjalan menuju kamar mandi. ayu duduk ditepian tempat tidur.
" huh!!! ya ampun. jantungku kayak mau lari keluar. deg deg kan. aduh! sial! kenapa sih aku pura pura nolak ciuman dari adrian? sok jual mahal banget. ah! dasar perempuan gatel. kamu harus pertahankan diri kamu. ingat rencana yang sudah kamu dan candra siapkan. baiklah. huh.... huh.....huh...." gumam ayu dalam hati sembari terus menarik nafas dan membuangnya perlahan.
adrian keluar dari kamar mandi. ayu tidak sadar mengalihkan pandangan menatap tubuh kekar adrian.
" ya tuhan! **** nya. mana boleh aku melewatkan yang beginian. lihat! sedikit lagi handuk yang melingkar dipinggangnya pasti melorot. " ayu membulatkan mata berharap handuk yang dipakai adrian melorot.
" hei handuk gila! cepat melorot! kenapa lama sekali sih!. " ayu sadar dari lamuannya. membulatkan matanya dan menggeleng gelengkan kepala.
" dasar iblis wanita mesum! racun apa yang mengotori otak ku. hei,.... tapi lihatlah, bayangkan saat kalian bercinta, bukankah kamu menikmati tubuh **** nya itu. " ayu mengangguk anggukan kepalanya tanpa sadar.
adrian menatap ayu bingung.
" apa yang kamu pikirin sih? kamu dari tadi ngeliatin aku sambil geleng geleng kepala. terus juga ngangguk. "
adrian menyunggingkan seringainya.
" kamu pasti lagi berfikir mesum ya. iya pasti!
hahahahaha " batin adrian.
" yank, " adrian berjalan mendekati ayu.
" hemm,
" bisa pijit punggung aku sebentar? aku capek banget. kerjaan dikantor terlalu numpuk.
" hemm.
adrian sudah duduk disamping ayu. ayu mengubah posisi duduknya untuk menghadap ke punggung adrian.
" oh,. ya ampun. cobaan apa lagi ini. kenapa tubuh indah ini harus ku sentuh. ya ampun!! dasar otak gila ya! kenapa mesum banget sih!
'hei,.. nikmatilah pemandangan ini. sayang sekali tidak dinikmati kan.
' hei.. diriku yang lain. berhentilah mengganggu otak ku. jangan meracuni otak ku dengan kengeresanmu.
' apa?!! jangan terlalu munafik. sudah lah dorong tubuh adrian lalu tarik handuknya.
' hah! dasar gila! jangan membuat otak ku kejang karena racun mesum mu!!!
" yank,
" hemm
" kamu ngapain megang handuk aku?
__ADS_1
ayu membulatkan mata. tanpa sadar dia tengah mencengkram handuk yang melilit ditubuh adrian. dengan cepat dia menarik tangannya. memukuli perlahan.
" dasar sinting! mamalukan sekali. hancur sudah harga diriku. apa tadi yang mau aku lakuin? ya tuhan!!! " ayu terus mengutuk dirinya sendiri.