Menikah Dengan Playboy

Menikah Dengan Playboy
Mama


__ADS_3

pemandangan yang sudah lama tak pernah ia lihat. bahkan sangat tidak ingin dia lihat. hatinya hancur melihat ayu menangis. laki laki itu berlutut di hadapan ayu. " dek,,," lirih tapi terdengar jelas. ayu menatap wajah laki laki yang berlutut didepanya.


bibirnya terbuka seakan ingin mengatakan sesuatu.dengan air mata yang mulai kembali berjatuhan, ayu langsung memeluk laki laki itu. mereka berpelukan dengan erat.bahkan laki laki itu juga ikut meneteskan air mata. adrian hanya terdiam dengan jutaan pertanyaan di kepalanya.


" kamu siapa?"memberanikan diri bertanya karena sudah tidak tahan lagi melihat laki laki itu terus memeluk istrinya.


laki laki itu melepaskan dekapanya dan menatap heran pada adrian. sementara ayu terdiam seolah tidak tertarik untuk mengatakan apapun.


" bahkan yang menikahkan kalian berdua, itu aku. bagaimana kamu bisa lupa?.


" kamu, bayu? kakaknya ayu? tanya adrian dengan wajah malunya. bagaimana bisa dia lupa dengan kakak iparnya sendiri. satu satunya keluarga kandung yang dimiliki istrinya. bayu mengangguk.


" maaf bay, kamu keliatan berbeda." adrian mencari jalan teraman.


tidak berapa lama, dokter dan perawat keluar dari ruangan, memperbolehkan anggota keluarga untuk melihat keadaan papa faris. mereka masuk bergantian. karena dokter menyarankan agar bergantian. adrian masuk kedalam ruang rawat.


hatinya hancur.air mata yang sedari tadi coba dia tahan, akhirnya berjatuhan. dadanya menjadi sakit dan sesak melihat banyak nya alat yang menempel pada tubuh papanya.


tubuhnya yang kekar itu hanya bisa terbaring lemah tidak bergerak.


adrian dengan kaki gemetar mendekati papanya.


" pah," panggil adrian sembari menggenggam tangan papa faris.


" pah, seumur hidup adrian, adrian tidak pernah membahagiakan papa. adrian selalu membangkang. adrian mencoba untuk tidak menjadi seperti papa.adrian benci orang orang yang bilang kalau adrian mirip papa.wajah kita juga mirip. dulu adrian benci pah. papa tau kenapa?" adrian terus menangis hingga sesegukan.


" karena adrian, tidak ingin seperti papa yang selalu diam disakiti perempuan. papa melakukan apapun agar mama tetap bersama kita. tapi mama melakukan apapun untuk meninggalkan kita. dan sekarang, adrian tau. papa menderita kan? papa melakukan segala cara untuk adrian agar tidak ditinggalkan mama. papa mencoba menjadi keluarga yang utuh demi adrian. papa melakukan segala cara untuk adrian bahagia. tolong pah, tolong. sekali ini aja. beri adrian kesempatan untuk membahagiakan papa.adrian mohon. jangan tinggalin adrian. beri adrian kesempatan pah." adrian merasa dadanya semakin sakit.


" pah, papa pasti bosen denger adrian ngomel ya? maaf pah. sekarang giliran anak anak papa yang lain mau ketemu papa. adrian keluar dulu pah.

__ADS_1


adrian melangkahkan kaki keluar ruangan. dia menghapus air matanya. kemudian bayu masuk kedalam ruangan.


" om, kenapa tubuh om yang kekar ini bisa berada ditempat ini?" ledek bayu menahan tangisnya.


" denger om, aku juga sudah dianggap anak kan om? itu berarti, om punya tiga anak.apa om ingat? gadis kecil yang dulu kehilangan suara karena orang tua dan adiknya meninggal?" bayu akhirnya menangis mengingat kejadian itu." sekarang, dia juga kehilangan suaranya. bahkan seluruh tubuhnya dingin dan gemetaran om. om tau itu artinya apa? dia menganggap om sebagai ayah kandungnya. dia sangat takut ditinggalkan oleh orang yang disayangi. om, bertahanlah om. bertahanlah untuk kami."


bayu keluar dari ruangan, kini giliran ayu untuk masuk. aku mencoba berdiri tapi kakinya yang gemetar hebat itu tidak mengizinkan tubuhnya untuk bangkit. adrian dan bayu yang menyadari hal itu serempak membantu ayu. " biar aku aja bay." pinta adrian. bayu mengangguk.


adrian dan ayu masuk kedalam. adrian membantu ayu untuk duduk kursi dan berdiri dibelakang ayu.


dengan tangan gemetar. ayu meraih jemari papa faris. tidak berapa lama, ayu dan adrian melihat papa faris meneteskan air mata.


ayu menjadi semakin tidak kuat menahan air matanya lagi. bahkan adrian juga tidak mampu untuk menguatkan ayu lagi. " sayang aku keruang dokter dulu ya." ayu mengangguk. setelah adrian meninggalkan mereka, ayu menghapus air mata papa faris.


dan kembali menggenggam jemari papa faris.


" pah, bangun! bangun! kalau papa ninggalin ayu juga, ayu juga akan pergi dari dunia ini." ancam ayu didalam hati dengan air mata yang membanjiri pipinya. ayu memang tidak mengatakan apapun yang bisa papa faris dengar. tapi seolah papa faris tau apa isi hati ayu, mata papa faris juga terus mengalirkan buliran air mata.


ke esokan harinya. ponsel adrian berdering.


dilihatnya panggilan itu dari dion.


" *apa.


" bro gue liat berita lo pagi ini.


" berita apa?


" katanya sandra hamil anak lo. foto lo rame di sosial media. bahkan juga semua acara gosip isinya tentang lo*.

__ADS_1


adrian menghembuskan nafas kasar.


" yon saat ini, bokap gue lagi dirumah sakit karena kecelakaan. gue nggak ada waktu untuk urusin yang begituan. lo bisa bantu gue? beberapa bukti ada di ponsel gue. nanti gue kirim ke lo. panggilan diakhiri.


" perempuan ini kenapa menggila disaat begini sih. batin adrian.


ayu dan bayu bersiap untuk pergi ke rumah sakit. karena semalam bayu membawa ayu untuk pulang dan istirahat. sementara adrian tetap menunggu dirumah sakit.


dikampus. thomas menunggu kedatangan ayu di depan pintu gerbang. vallas menceritakan tentang kemarin membuat thomas menghawatirkan keadaan ayu. dia sibuk mondar mandir di depan pintu gerbang. tapi, thomas hanya bisa tertunduk lemas. jam kuliah akan segera dimulai. tapi ayu tidak juga datang. thomas sudah mencoba menghubungi dan mengirim pesan tapi tidak ada respon dari ayu.


sesampainya di rumah sakit.ayu dan bayu mempercepat langkahnya untuk menemui papa faris. tapi langkah ayu dan bayu terhenti seketika saat melihat dua wanita keluar dari ruangan papa faris. ayu mendekati dua wanita itu dengan sorot mata tajamnya.


kenapa kalian ada disini? pertanyaan itu yang coba disampaikan oleh ayu.


" kalian siapa? tanya wanita paruh baya dengan dandanan mewahnya. ayu hanya diam dan menatap marah kedua wanita itu.


" sayang! panggil adrian. adrian mendekati ayu. adrian melihat ada dua punggung wanita yang kelihatanya sedang berargumen dengan ayu. adrian langsung memeluk ayu.


" kamu udah makan? kamu masih nangis semalaman? tanya adrian dengan memegang kedua pipi ayu. ayu hanya mengangguk dengan mata yang mulai berkaca kaca. ada rasa bahagia di hati bayu melihat adiknya sangat dicintai oleh suaminya. tapi tidak dengan kedua wanita yang ada dibelakang adrian.


" adrian, panggil wanita paruh baya itu. adrian memutar tubuhnya kebelakang. adrian mengerutkan dahi dengan bibir bergetar menahan marahnya.


" adrian, ini mama sayang. ucap wanita paruh baya itu. adrian hanya tersenyum sinis.


" kenapa anda mengenalkan diri anda sebagai mama saya? saya tetap mengingat anda. anda tau kenapa? karena saya sangat membenci anda!. mama adrian hanya terdiam dengan wajah sedih bercampur marah.


pandangan adrian beralih kepada wanita disamping ibunya. sejenak adrian coba mengingat wanita yang pernah dia lihat itu.


" kamu bunga sekretaris papa? ngapain kamu datang sama perempuan ini?.tangan adrian mengepal keras.

__ADS_1


ayu menyadari adrian sudah sangat marah. ayu meraih kepalan adrian. mencoba untuk sedikit meredam emosinya. adrian menoleh ke arah ayu. ayu tersenyum dan menggelengkan kepala. ' jangan sayang. tahan emosi kamu.' itu yang adrian baca dari exspresi ayu. adrian tersenyum dan mengangguk. dia menggenggam tangan ayu dan masuk keruang papa faris. sementara bayu memutuskan untuk menunggu ayu dan adrian keluar sembari duduk di kursi tunggu.


wajah kedua wanita itu sangat sedih bercampur marah karena perlakuan adrian terhadap mereka.


__ADS_2