Menikah Dengan Playboy

Menikah Dengan Playboy
Terjadi Lagi


__ADS_3

adrian dan ayu telah sampai di apartemen. entah mengapa masuk ke dalam apartemen membuat jantung ayu berdebar kencang. bagaimana tidak, ayu teringat saat malam pertamanya dengan adrian. saat melihat tubuh kekar adrian dari ujung kaki hingga ujung kepala dan saat mereka melakukan hubungan suami istri untuk yang pertama kali. apalagi mengingat ucapan adrian saat dikantor, semakin ayu mengingatnya semakin membuat wajahnya merah padam.


ayu menggelengkan kepala dan menepuk nepuk pipinya pelan."ya ampun! otak ngeres aku menghantui terus menerus.batin ayu.


adrian terus memperhatikan wajah ayu yang bersemu merah dan mematung menepuk nepuk pipinya. " dia kenapa ya? ah pasti dia kebayang tadi malam.hihihi.... baiklah, coba aku pastiin".batin adrian.


adrian berjalan mendekati ayu yang masih asik dengan pikiranya dan langsung memeluk tubuh langsing itu.


" aaaa.. kamu ngapain sayang? a,.. aku mau masuk kekamar dulu ya, mandi. sembari melepas pelukan adrian. bukan terlepas justru adrian mengeratkan pelukanya.


adrian mendekatkan bibirnya ke telinga ayu.


" sayang, kita mandi berdua ya? goda adrian.


ucapan adrian membuat tubuh ayu kehilangan energi seketika. " ya ampun. mandi? berdua? emmm tapi boleh juga kayaknya aku belum pernah. aduh! hush hush otak mesumku. jangan lakukan ini padaku. jangan membuat aku terlihat gampangan. batin ayu.


" emm aku, aku juga pengen buang air besar sayang, kan malu, kita mandi terpisah aja ya. ayu masih tetap mencoba melepaskan pelukan adrian.


" jangan bohong! bantah adrian sembari lebih mempererat pelukannya.


" nggak lah sayang, ngapain aku bohong. nanti kalau sudah selesai, aku langsung ke kamar kamu". ayu membulatkan matanya terkejut dengan ucapanya sendiri.


" ya ampun! mulut ku.mulut ku. kenapa kau lakukan itu. kenapa kau kehilangan kendali. kenapa kau membuat tubuh ini menjadi terlihat murahan. batin ayu.


adrian tersenyum senang mendengar janji ayu. ada rasa tidak percaya. bagaimana bisa dia mengatakan hal seperti itu. " ah, rasanya aku ingin melihat wajahnya, pasti mirip tomat " batin adrian sembari terkekeh sendiri.

__ADS_1


" ya udah sayang. aku masuk ke kamar dulu ya. ayu berjalan setengah berlari dengan wajah yang menunduk. mencoba untuk menyembunyikan wajahnya yang dipenuhi rasa malu.


sesampainya dikamar, ayu mengacak acak rambutnya sendiri dan memukul bibirnya. " aduhhhh!!! mulutku ini kenapa sih! aaaa aku mau pura pura hilang ingatan rasanya. tadi yang aku fikir di otaku bukan itu. wahai mulutku kenapa kau menghianati otaku! gerutu ayu.


adrian menuju ke kamar dengan tawa kecilnya. " dia pasti keceplosan. kalau nggak, mana mungkin dia berani ngomong begitu. sayangnya aku harus pura pura nggak liat exspresinya."


adrian dan ayu telah selesai membersihkan diri. adrian keluar dari kamar lalu duduk di depan tv menunggu ayu selesai. adrian menghela nafas dan membuangnya lewat hidung.dia merasa muak dengan berita yang sekarang sedang merajai acara gosip." cih! perempuan ini apa apaan sih. memang siapa juga yang mau menghamili dia. memangnya dia pikir aku nggak tau berapa laki laki yang tidur sama dia selama pacaran sama aku" gerutu adrian.


ayu keluar dari kamar, dia melihat adrian yang sedang menonton acara tv dengan wajah sebalnya." kenapa dia? kenapa komat kamit sendiri, dari mimik mukanya pasti dia lagi sewot." batin ayu. kemudian ayu menghampiri adrian lalu duduk di sebelah adrian.


ayu ingin melihat acara apa yang sedang ditonton adrian. sayangnya saat ayu sampai tengah iklan.


adrian tersenyum menyambut kedatangan ayu dan langsung melingkarkan lengannya dileher ayu." em wangi banget. kamu udah siap aja yank." ledek adrian.


" jangan macem macem dri. tegas ayu tanpa menatap wajah adrian.


jerit ayu, karena adrian menggigit telinga ayu.


" sakit dri!" sambil mengusap usap telinganya.


" kan kita udah sepakat, jangan panggil aku nama. tapi kamu dari tadi dri, dri, terus." ucap adrian dengan wajah sebalnya.


" duh maaf sayang, ini kan hari pertama kita merubah nama panggilan, jadi ya kamu maklumi kalau masih suka lupa. pinta ayu.


adrian hanya tersenyum sembari mengusap kepala ayu.

__ADS_1


" sayang, kamu tadi nonton apa sih? tanya ayu.


adrian terlihat malas untuk menjawab, tapi dia juga tidak mungkin tidak menjawab takut nanti ayu salah paham. " gosip. semua acara gosip dipenuhi sama berita sandra hamil." ucap adrian dengan wajah sebalnya.


ayu memalingkan wajah adrian yang menatap tv ke arah wajah ayu dengan kedua telapak tanganya. " sayang, aku percaya sama kamu. jadi,kamu jangan kuatir aku salah paham. aku tau kamu pasti punya solusi untuk masalah ini." ucap ayu sembari tersenyum manis.


ayu baru menyadari jika jarak antara wajah adrian dan ayu hanya beberapa cm. " ya tuhan! kenapa lagi sih tangan aku ini. ngapain pakek deketin muka adrian. ih lagi lagi. setelah ini kamu lihat ya tanganku. aku akan menghukumu. gerutu ayu dalam hati. ayu yang merasa salah tingkah, mencoba untuk memundurkan wajah dan melepaskan tangannya dari wajah adrian. tapi kalah cepat dengan bibir adrian yang melesat tepat dibibir ayu. awalnya tangan ayu ingin mendorong tubuh adrian, tapi lagi lagi, hatinya mengatakan " jangan! jangan menolak! sudah nikmati saja'


adrian mengangkat tubuh ayu dan masuk kedalam kamar. ayu yang merasa sangat malu, hanya bisa diam melihat apa yang dilakukan adrian. adrian mencium seluruh lekuk tubuh ayu tanpa terkecuali. dan terjadilah hubungan suami istri. karena kelelahan mereka akhirnya tertidur pulas dengan saling memeluk.


waktu berlalu dan malam mulai tiba. ayu menggeliat terbangun dari tidurnya. ayu membuka matanya perlahan. dilihatnya adrian tidak ada dikamar. ayu meraih ponselnya di atas nakas. " ya ampun, udah mau malam aja. gumam ayu." ayu bangkit dari ranjang dan menuju kamar mandi. setelah selesai mandi, ayu terheran karena tidak juga melihat adrian. dia bergegas menuju kamarnya sendiri untuk mengganti baju.


ayu terkejut melihat adrian yang tengah sibuk menyusun barang barang pribadinya dikamar ayu. " sayang, kamu ngapain? tanya ayu heran.


adrian yang menyadari ayu masuk, hanya tersenyum ke arah ayu. " aku, nyusun barang akulah. mulai sekarang kita tidur berdua" ucap adrian.


ayu terdiam dan mematung mendengar ucapan adrian. " kalau tidur berdua, berarti tiap malam bisa gituan ya, ya ampun! otak mesum aku kambuh lagi. batin ayu. ayu mencoba menggelengkan kepala berharap otak mesumnya menghilang tanpa jejak.


" sayang kamu udah mandi kan? kamu ganti baju ya, kita langsung ke rumah papa. ajak adrian.


ayu yang masih mematung bergegas mendekati lemari untuk mengambil baju gantinya.


setelah mendapatkan baju yang di inginkan, ayu bergegas ke kamar mandi untuk mengganti bajunya.


adrian menggeleng keheranan melihat ayu yang masih malu malu didepannya. " dia kenapa sih? kan gue udah liat semuanya." batin adrian.

__ADS_1


.........


__ADS_2