
tiga bulan kemudian.
semua berjalan sesuai rencana, ayu fokus untuk kuliah, adrian kini sudah semakin lihai. bahkan sudah beberapa kali dipercaya papa faris untuk mengurus beberapa proyek.
" adrian! panggil ayu. aku mau masuk!. ayu memegang gagang pintu tapi belum membukanya.
" masuk aja. jawab adrian sembari mengaitkan kancing kemejanya.
" kan ini hari minggu, kok kamu pakai kemeja, mau kemana? ihh jangan jangan kamu janjian sama cewek ya dri! tanya ayu dengan bibir mengerucut layaknya anak anak yang minta permen.
adrian menggeleng kepala dan menghela nafas." aku mau ketemu client yu, dan dia ada waktunya hari minggu ini.
" bohong ah, kamu sekarang nggak pernah ada waktu dri,jawab ayu dengan tatapan tidak percaya. karena sudah hampir satu bulan ini mereka jarang bertemu. adrian juga sering pulang tengah malam dan berangkat pagi.
" memang selama ini, kamu pernah liat aku berbohong? ayu udah ya! aku harus buru buru berangkat. adrian sengaja mengatakan itu dan bergegas pergi untuk mencegah ayu mengatakan hal hal yang akan membuat suasana hatinya buruk.
" dri ini kan baru jam tujuh. adrian tetap diam dan berlalu tanpa mengatakan apapun. kenapa dia berubah seperti ini? aku ini kenapa sih? kan memang ini tujuan aku menikahi adrian. yasudahlah. karena hari ini adrian nggak ada waktu aku jalan sama temen temen aja.
obrolan group.
" hai geng! jalan yuk. ayu.
" ayo!. via.
" ikut!. rara.
" mau!. selly.
" gabung!. thomas.
" gabung!. candra.
__ADS_1
" ikut woi!. valas.
" oke geng, kita nonton aja ya, film yang horor tapi. mumpung banyak cowok. hahahaha. semua anggota menyetujui. semenjak tiga minggu lalu thomas dan candra masuk ke dalam group pertemanan mereka. berbeda dengan valas yang sudah dua bulan bergabung karena rara dan valas pacaran.
sesampainya di mall, ayu langsung menghampiri teman temannya yang sudah menunggu.
" duh elah yu! lo lama amat sih! untuk lo cantik. kalau nggak udah gue maki maki. gara gara lo kaki kita pegel nih.ujar valas sambil mengelus elus kakinya.
" duh maaf geng! macet banget. aku pesen ojek online di cancel terus, jadi terpaksa naik taxi. thomas yang melihat ayu berkeringat, menyeka keringat ayu dengan lengan kanannya yang dilapisi jaket. semua yang menyaksikan mereka hanya bisa menghela nafas.
" woi! bisa nggak, kalau mesra liat tempat? ucap via. kasian nih yang pada jomblo!
" duh iya, maaf geng, lagian kamu thomas! jangan terlalu baik sama aku. nanti aku jatuh cinta sama kamu kan repot. hahahahaa. thomas tersenyum mendengar ucapan ayu.
" aduh! jaga perasaan gue dong! ujar candra.
selly dan via hanya bisa saling memeluk karena tidak punya pasangan.
" kalau di dunia ini tinggal candra ama kebo sawah, gue akan senang hati pilih kebo sawah. jawab selly uang membuat segerombol anak muda itu terbahak bahak.
" udah ayo geng! kita naik ke atas! nanti keburu abis tiket nya. tau sendiri film itu laku banget. ujar ayu. didalam perjalanan menuju bioskop mereka melewati restaurant yang kelihatanya diperuntukan orang orang kaya.
" geng! mau makan dulu nggak? ajak thomas. sembari menunjuk sebuah tempat makan.
" lo gila ya mas! bisa bangkrut gue kalau makan disini. jawab valas.membuat anak anak muda itu terkekeh. sementara ayu, sedari tadi dia sibuk dengan media sosialnya. sangking sibuknya beberapa kali ayu hampir menabrak orang lain. sementara thomas memperhatikan langkah ayu. karena takut akan menabrak orang lain,akhirnya thomas merangkul pundak ayu. karena sangat serius dengan ponselnya bahkan ayu tidak menyadari siapa yang merangkulnya.
" ayu! kita udah nyampek! mau sampai kapan mainin ponsel? tiket sama camilan udah beres. ucap thomas yang membuat ayu tersadar kalau sedari tadi dia hanya sibuk dengan ponsel.
" waduh! maaf geng! ya udah kita langsung masuk aja. segerombol anak muda itu dengan asik menonton film horor. ayu duduk ditengah tengah antara candra dan thomas. karena ayu merasa takut, sedari tadi ayu memegangi lengan candra bahkan membenamkan wajahnya di lengan candra. thomas menatap candra tajam. sedangkan candra tersenyum kegirangan. tanpa mereka sadari sepasang mata membuntuti dari tadi.
setelah film selesai, mereka bergegas untuk pulang, " yu aku antar pulang ya? ajak candra.
__ADS_1
" jangan yu! sama aku aja! ajak thomas.
" duh kalian kenapa sih, aku pulang nya sama via dan selly, kita mau naik taxi. kita udah janjian tadi. candra dan thomas hanya membuang nafas kasar nya. " ya udah kita duluan ya?". via, selly dan ayu bergegas menaiki taxi.ayu turun paking belakang karena dia yang paling jauh dari mall.
sesampainya di apartemen pukul tujuh malam. ayu membuka pintu dan dilihatnya ruangan yang masih gelap. pertanda adrian belum pulang.
" kenapa sih aku harus sedih kalau dia jarang pulang? kenapa sekarang aku merasa kesepian? bahkan setiap malam aku selalu memasak untuk dia. tapi besok paginya aku harus membuang makanannya. aku sering ketiduran si sofa untuk menunggu dia pulang. batin ayu yang membuat tubuhnya mematung dalam kegelapan. tiba tiba lampu menyala dengan terangnya membuat tubuh aku tersontak kaget.
" ngapain kamu berdiri disitu gelap gelapan? ayu yang menyadari adrian sudah pulang saat lampu menyala, berusaha untuk bersikap biasa.
" ngakpapa! aku masuk dulu dri, mau mandi!
jawab ayu. entah mengapa rasanya dia sedang tidak ingin melihat atau berbicara pada adrian.
" ok! aku tunggu di sofa. ada yang mau aku bicarain. ucap adrian aembari berjalan dan membuka kancing ditangannya lalu menggulungnya hingga menonjolkan sikunya.
ayu yang baru menyentuh handle pintu terhenti dan menghela nafas.
" dri, bisa besok aja? hari ini aku bener bener capek. aku juga nggak pengen denger apapun. pinta ayu sembari membuka pintu kamarnya. entah perasaan apa yang saat ini menghantuinya. " ya tuhan, aku kenapa sih? aku yang menginginkan ini dari awal. tapi kenapa perasaan ini tiba tiba muncul. batin ayu.
' tok...tok...tok...
" ayu! keluar sekarang atau pintunya aku dobrak! bentak adrian dengan suara lantangnya.
" aduh adrian kenapa sih? dia nggak tau apa, kalau aku sedih liat dia, aku kesepian. hiks hiks. batin ayu. karena adrian terus mengancam akhirnya ayu membukakan pintu kamarnya dengan wajah malasnya.
" kamu kenapa si dri?. kan aku,.. belum selesai ayu berbicara, adrian mendorong tubuh ayu agar dia bisa masuk. lalu menutup pintunya. ayu hanya terdiam.
" kamu pacaran sama dia?. ayu mengerutkan dahinya bingung dengan pertanyaan adrian.
" maksut kamu apa sih? siapa yang pacaran? kalau ngomong itu jangan langsung begitu, aku nggak paham.
__ADS_1