Menikah Dengan Playboy

Menikah Dengan Playboy
Panggil Aku Sayang!


__ADS_3

Halo kesayangan?


Maaf sekali untuk cara penulisan novel ini tidak diperbaharui. Ngomong-ngomong ini adalah novel pertama yang aku buat. Awalnya pengen aku revisi, tapi ya udahlah! aku pikir untuk kenang-kenagan belajar buat Novel. Jadi maklumi kalau masih asal kasih tanda bacanya ya?


Oh iya, banyak yang chat dan maaf aku belum bisa bales, tapi novel ini akan aku selesaikan sesuai janji aku di novel yang berjudul " Suami Playboy ku "


Buat kalian yang suka sama novel ini jangan lupa kasih like dan komentarnya?


Sekian, dan terimaksih. Semoga para pembaca dalam keadaan baik dan Sehat selalu ya ❤️


ayu dan adrian sedang dalam perjalanan menuju kampus. adrian mengingat sesuatu yang ingin dia bicarakan tadi pagi.


" yu, panggil adrian sembari fokus mengemudi.


" hemm,


" bisa nggak mulai dari sekarang jangan panggil aku adrian? tanya adrian tanpa memalingkan tatapannya.


ayu bingung dengan pertanyaan adrian." maksut kamu?. tanya ayu sembari menatap adrian keheranan.


" panggil aku dengan sebutan yang romantis gitu, misal. suamiku atau cintaku atau honey atau babe gitu.


ayu mengerutkan dahi sembari menggaruk keningnya." memang kenapa aku harus panggil kamu dengan sebutan itu? ayu yang masih bingung hanya menatap datar wajah adrian.


adrian menghela nafas. " kamu aja bisa panggil alex itu kakak, kemudian dion kamu panggil mas. masak kamu panggil aku nama sih. nggak adil banget. gerutu adrian.


ayu tersenyum geli dengan ucapan adrian." ya udah mula besok aku panggil kamu mas adrian ya?. tanya ayu sembari mengelus pipi kiri adrian.


" nggak mau ah! aku nggak suka sebutan mas! kalau gitu kamu panggil aku babe aja. pinta adrian dengan wajah malu malunya.


tiba tiba ayu merasa kesal dengan tingkah adrian." aku nggak mau ah dri! kamu mau ngingetin aku sama sandra ya? waktu itu aku liat chat sandra panggil kamu babe. gerutu ayu sembari memanyunkan bibir ya.

__ADS_1


adrian sama sekali tidak mengingat tentang sandra. dia bingung bagaimana cara dia beralasan. " ya udah. aku panggil kamu sayang. tapi,..


" tapi apa? ayu memotong ucapan adrian.


" panggil aku sayang juga pokoknya! aku nggak mau dipanggil adrian lagi sama kamu. tegas adrian.


" ah! aku mau panggil kamu akang boleh? tanya ayu meledek.


" nggak mau ah! sayang! nggak mau yang lain.


" terserah kamu lah dri!. mendengar jawaban ayu, adrian mencubit pipi ayu. " auwh! adrian! ayu teringat dengan permintaan adrian yang baru saja dia bahas. " ah iya sayangku," ucap ayu dengan wajah menggemaskan.


adrian tidak bisa menahan senyumnya lagi. entah mengapa panggilan sayang dari bibir ayu membuat hatinya berbunga bunga. "sayang, nanti kamu pulang jam berapa? tanya adrian sembari mengelus kepala ayu.


ayu memalingkan wajah ke ke jendela mobil untuk menyembunyikan senyum bahagia dan rona malu diwajahnya. " kalau setiap hari senin, kuliah aku cuma sampai jam 11 dri, eh maksutnya sayang."


" aku tungguin ya? pinta adrian sembari menghentikan tangannya yang sedari tadi mengelus puncak kepala ayu.


ayu terkejut tapi tetap mencoba tersenyum ceria." sayang, kayaknya nggak usah deh. kamu mau kampus heboh lagi kayak waktu itu?


" sayang, kamu kan harus bekerja, lebih baik kamu ke kantor saja. nanti kalau papa butuh kamu bagaimana? bantah ayu dengan memasang wajah manis nya.


adrian yang semakin mencurigai ayu tetap teguh pendirian." tidak apa apa sayang, aku sudah menyelesaikan pekerjaan hari senin di hari minggu kemarin. adrian sengaja menggunakan bahasa formal untuk menegaskan kata katanya seolah tidak bisa dibantah lagi.


ayu yang mendengar ucapan adrian tidak bisa lagi membantah. bibirnya sedikit cemberut. sebenarnya hari ini, dia dan teman temanya sudah sepakat untuk nongkrong di cafe ditempat candra bekerja paruh waktu.


sesampainya dikampus. ayu bergegas keluar mobil. " sayang", panggil adrian sebelum ayu menutup pintu mobil.


" iya sayang, kenapa lagi? tanya ayu yang sedikit kesal.


" cium dong!

__ADS_1


" hah! kamu jangan aneh aneh ah! bentak ayu.


" kalau gitu aku ikut masuk ya?


ayu sangat paham maksut ucapan adrian. yah yang pasti itu sebuah ancaman. ayu menundukan kepala dan mendekat ke arah adrian. ' cup. ayu mencium bibir adrian dan tersenyum manis. adrian menarik kedua sisi pundak ayu dan menciumnya buas hingga beberapa menit berlalu. ayu sudah mulai kehilangan nafas dan mendorong pelan tubuh adrian.


" sayang! udah!. lipstick aku jadi ilang kan. bentak ayu. lalu mengeluarkan lipbalm dari tasnya, dan menggunakan spion mobil adrian untuk berkaca. " sayang aku masuk dulu ya? dada...." adrian tersenyum dan mengangguk. ayu berlalu menuju kelasnya.


selly, rara dan via, terpaku melihat apa yang dilakukan ayu di mobil. kenapa ayu menungging cukup lama? apa yang dilakukan bersama orang didalam mobil. tadinya mereka ingin memanggil ayu, tapi karena ayu sepertinya sedang mengobrol dengan orang didalam mobil, akhirnya mereka mengurungkan niatnya.


" ayu! panggil selly, via, dan rara. dengan setengah berlari menghampiri ayu yang akan menuju kelas.


" eh kalian, kenapa lari larian sih? jalan biasa juga pasti sampai kok.


" yu, tadi kamu abis ngapain? tanya rara. via dan selly yang terkejut dengan pertanyaan rara langsung mencubit bagian perut rara. dan rara sedikit mengaduh.


" maksutnya kamu tadi dianter sama siapa? soalnya tadi kita liat kamu keluar mobil keren. bikin kita iri aja yu, eh kayanya pernah liat mobilnya. ucap selly sembari meletakan jari telunjuknya ke bibir dan memasang wajah berfikir.


" oh itu, dia itu sua,.. eh maksutnya em,. ayu bingung ingin memperkenalkan adrian sebagai apa. " jangan kepo ah! ucap ayu sembari berjalan meninggalkan sahabat sahabatnya. ayu tidak tau bagaimana akan menghadapi respon sahabat nya kalau tau kebenaranya.


ketiga sahabatnya hanya menghela nafas kecewa dengan bibir setengah manyun.


" ayu nggak seru nih main rahasia rahasiaan. gerutu via yang diangguki selly dan rara. lalu bergegas menuju kelas.


ayu masuk kedalam kelas dengan wajah cerianya, dia tidak lupa menyapa thomas, candra, valas dan yang lainya. lalu berjalan menuju bangku yang paling belakang. bangku yang hampir 1 tahun dia duduki.


claire melirik tajam ke arah ayu. yang membuat ayu terperanjak.


" ya ampun tuhan! dari mana asal mata mengerikan ini? jantungku hampir saja berlari keluar karena lirikanmu. ejek ayu.


calire tetap menatap ayu dengan sangat mengerikan, seolah dia ingin menelan ayu.

__ADS_1


" lihat saja. aku akan membuat hidupmu menderita karena kamu, semua teman laki laki ku mulai menjauhiku. batin claire.


........


__ADS_2