Menikah Dengan Playboy

Menikah Dengan Playboy
Rencana Yang Gagal


__ADS_3

adrian sudah mulai bosan bermain game di ponselnya, akhirnya adrian melajukan mobilnya di depan gerbang kampus. dia sengaja menunggu ayu disana dengan tujuan agar laki laki yang pernah menggoda ayu melihatnya.


jam kuliah telah usai.ayu bergegas merapikan barang barangnya. " yu!. panggil valas sembari mendekat ke arah ayu.


" kita jadikan? kita naik mobil gue aja ya. nanti thomas biar bareng sama candra. belum sempat ayu menjawab thomas dan candra menentang valas.


"nggak! ucap thomas dan candra yang bersamaan.


" kalian sejak kapan kompak begitu? buku ketek gue merinding nih! gumam valas.


" em,,. geng, aku,


" jangan bilang lo nggak ikut ya! saut selly dengan wajah cemberutnya.


" iya yu, kita kan sudah merencanakan ini dari seminggu yang lalu, gerutu candra.


ayu yang tidak enakan menggenggam tangan kiri candra. " can, aku tau, tapi hari ini aku bener bener nggak bisa ikut. aku janji dilain hari. pinta ayu sembari tersenyum penuh memohon.


" gila! cantik amat dia pas lagi begini. mana bisa gue nolak. ini tangan gue dipegang ayu nggak akan gue cuci. hehehe batin candra.


" ya udah yu, kalau memang nggak bisa, tapi janji lain hari kamu ikut ya?


sembari melepas genggaman tangannya ayu mengangguk dan tersenyum. sedari tadi thomas menatap tajam wajah candra. dia merasa marah melihat tangan ayu menggenggam tangan candra. " nggak! gue nggak akan menyerah untuk lo yu. siapapun saingan gue, gue akan hadapi. batin thomas sembari mengepalkan tangannya.


" huh!! wanita cantik ini terlalu banyak acara. gerutu rara.


" maaf ya ra dan semuanya. aku janji kok lain hari aku ikut.


" ya udah lah. mau diapain lagi. ayok kita berangkat. ajak valas. semua mengangguk setuju.


segerombol anak muda itu berbarengan keluar dari kampus. saat dalam perjalanan banyak para pelajar perempuan tengah berbisik heboh." kenapa si mereka? kayak habis memang lotre.batin ayu. ' ih iya cakep banget udah gitu mobilnya keren ya. sepintas ayu mendengar apa yang sedang mereka gosipkan.


ayu mengeluarkan ponsel dari tasnya untuk menghubungi adrian. saat sedang melakukan panggilan, langkah ayu terhenti karena teman teman wanitanya berhenti mendadak. wajah mereka menatap kagum pada sesuatu. itulah yang bisa ayu baca. panggilan tersambung.


" hallo sayang, adrian.


" kamu dimana? ayu belum menyadari keberadaan adrian. sementara teman temanya tengah berbisik ria.


" di pintu gerbang.

__ADS_1


jawaban adrian membuat bola mata ayu membulat dengan bibir terbuka. ayu menggeser tubuh vian yang menutupi pndangannya. " ya ampun! batin ayu. dilihatnya laki laki itu tengah terduduk di bagian depan mobil sembari menggenggam ponsel yang menempel di kuping kanannya.


" hallo!".ayu setengah berbisik.


kamu ngapain di depan situ?! tunggu aku ditempat lain aja.


adrian yang menyadari keberadaan ayu sengaja melempar senyum manisnya sembari melambaikan tangan ke arah belakang via dan selly. karena ayu berada dibelakang mereka. ayu mencoba untuk berpura pura tidak tau.


" sel, dia melambaikan tangan ke kita? tanya via. selly tidak menjawab karena sibuk memandangi adrian.


thomas mengepalkan tangannya. dia tau adrian dan ayu memiliki hubungan spesial. thomas juga melihat ayu tengah menghubungi orang yang sedang menunggunya di depan pintu gerbang itu.


" sayang! panggil adrian ke arah via dan selly.


" duh mampus! kenapa dia teriak teriak begitu. dia mau apa sebenarnya. gerutu ayu.


" via, dia manggil kamu atau aku? tanya selly.


" yang jelas pasti bukan kita! ketus via.


ayu yang sudah kesal dengan tingkah adrian tidak memiliki pilihan lain, selain menghampiri makhluk tuhan yang luar biasa ganteng itu. ayu mengakhiri panggilannya lalu menggeser tubuh via dan selly perlahan berlari menuju adrian.


" gila!! itu pacarnya? tanya valas.


" kayaknya iya. jawab rara.


" pantesan dia batalin acara kita geng. aku juga kalau punya pacar kayak dia nggak mau jauh jauh dari dia.gerutu selly.


candra dan thomas terdiam melihat apa yang terjadi barusan. candra tau benar laki laki itu adalah pacar ayu karena mereka pernah bertemu di swalayan. tapi tidak dengan thomas. keinginan untuk mendapatkan ayu jadi semakin besar.


" jadi kita gimana geng? tetap mau pergi nggak nih? kenapa kita berdiri disini dari tadi? ucap valas.


" gue nggak jadi ikut! jawab thomas. tanpa mendengar apa yang akan dikatakan teman temannya itu thomas dengan cepat berjalan menuju parkiran.


valas, selly, rara, dan via menggeleng keheranan.


" ya udah geng, kalau jadi ikut, ayok kita jalan. tapi kalau nggak ya lain hari aja. ujar candra.


" jadi can! kita naik mobil gue aja ya. ajak valas. candra menjawab dengan anggukan.

__ADS_1


didalam perjalan menuju kantor, ayu terdiam dengan wajah sebalnya.


" sayang, kamu kenapa sih? merengut aja. nanti cantikmu hilang lo. ledek adrian dengan tawa kecilnya.


" aku sebel sama kamu. ngapain kamu nungguin aku di depan gerbang? kamu mau jadi pusat perhatian? ketus ayu.


adrian menghela nafasnya." sayang, aku kan bosan diparkiran. nggak ada yang bisa dilihat buat cuci mata. makanya aku ke depan gerbang nungguin kamu. atau kamu malu ya aku jemput? kamu malu karena aku panggil sayang di depan banyak orang? kalau kamu malu ya udah mulai besok aku nggak akan ke kampus kamu lagi. ucap adrian dengan tanpa menatap wajah ayu.


ayu terkejut dengan ucapan adrian." dia kenapa? apa datang bulan? kok sensitive banget.batin ayu.


" sayang, aku bukan malu. tapi kamu liat nggak tadi? semua mata perempuan sibuk ngeliatin kamu. bujuk ayu sembari memeluk lengan adrian yang tengah memegang kemudi.


adrian tersenyum penuh kemenangan.


" sayang, kamu masih marah? tanya ayu.


" hemm.


" ya udah kalau gitu. ayu hendak melepaskan lengan adrian yang tengah dipeluknya.


" jangan dilepas!. ayu tersenyum mendengar ucapan adrian.


" berarti kamu udah nggak marah lagi kan?


" dari tadi juga aku nggak marah. bantah adrian.


sesampainya dikantor semua mata mengarah pada sepasang sejoli ini. bagaimana tidak, mereka berjalan bergandengan tangan erat. para pegawai yang biasa mencuri pandang hanya menunduk diam tak berkutik.


" cih!! liat mereka. para pegawai itu. kenapa si pakai baju kerja seketat itu. sampai kancing bagian dadanya hampir mau lepas. gumam ayu.


" sayang, kamu mau makan apa? tanya adrian sembari masuk keruangan adrian yang telah dibuka oleh sekretarisnya.


" apa aja. aku makan semua kok. kamu aja bisa aku makan. ucap ayu sembari menatap wajah tampan adrian. tidak lupa dengan senyum cerahnya.


adrian terlihat sedang meminta asistan nya untuk membelikan makanan.


" tunggu ya sayang.


" iya.

__ADS_1


" dri,eh maksut aku, sayang, ruangan kamu bagus ya? tanya ayu sembari mengarahkan pandanganya menuju seisi ruangan.


__ADS_2