MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Bukan malam pertama


__ADS_3

Kenia duduk ditepi ranjang, tangannya bergerak kesusahan ketika ingin melepas gaun pengantinnya.


"Duh gimana ini, susah sekali sih " geruty Kenia.


Shaka keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang melilit pinggangnya, memperlihatkan dadanya yang bidang berotot seperti roti sobek.


"Kenapa kak Shaka tidak memakai baju? tanya Kenia seraya menutup matanya.


Ahh mataku yang suci jadi ternodai.


" Hey kenapa ? aku inikan suamimu, tak masalah kan jika suami telanjang didepan istri" ucap Shaka dengan senyum menggoda.


"Aaa jangan mendekat atau aku akan teriak kak." ancam Kenia saat Shaka berjalan kearahnya.


"hemm hemm " Shaka hanya berdehem ria dan kembali menuju lemari pakaiannya, mengambil bajunya.


"Tutup matamu jika kau tidak ingin melihatnya Ken" ucap Shaka menggoda.


Sontak Kenia menutup matanya, bagaimana bisa laki-laki yang belum ada semalam menjadi suaminya itu tanpa malu mengganti pakaian di depannya.


"Selesai, bukalah " ucap Shaka kemudian.


Kenia membuka matanya, dan benar Shaka sudah kembali memakai pakaian santainya, lalu duduk disofa.


"Ehm kak bisa minta tolong" ucap Kenia ragu.


"ada apa ? tanya Shaka mengernyitkan dahi.


"Bantu aku membuka gaunku,aku sangat kesusahan dari tadi" ucap Kenia memohon.


Shaka beranjak dari sofa lalu berdiri dihadapan Kenia.


"Berbaliklah" ucap Shaka yang diiyakan oleh Kenia.


Kenia membalikkan tubuh membelakangi Shaka, perlahan Shaka membuka restleting gaun yang Kenia kenakan dengan hati-hati.


Shaka menelan salivanya berat, punggung Kenia yang putih nan mulus mampu menggetarkan aliran gairahnya.


Tanpa sadar ia mengusapnya perlahan.

__ADS_1


"Maafkan aku Ken, aku tak bermaksud" ucap Shaka merasa bersalah.


"Seharusnya aku yang minta maaf kak, aku belum bisa memberikan hakmu sebagai suami, kumohon kak tunggu aku benar-benar siap melakukannya" ucap Kenia seraya membalikan badan menatap Shaka.


"Tak apa Kenia, aku bukan orang yang pemaksa, aku justru merasa bersalah karena kau dan Radit..... ? Ucap Shaka menggantung dan langsung dipotong oleh Kenia.


"Stop kak, aku tak mau membahas Radit lagi, takdirku adalah menjadi istrimu "


"Aku paham Kenia, sekarang bersihkan dirimu dan istirahatlah" ucap Shaka.


"Baiklah" jawab Kenia seraya berlalu ke kamar mandi.


Kenia masuk kedalam bathup dan menyandarkan kepalanya , membiarkan air hangat dengan busa merendam separuh tubuhnya agar lebih rileks.


Sejenak Kenia memejamkan matanya, fikirannya menerawang entah kemana kepalanya terasa berat.


"Ken.... Kenia... ? panggil Shaka seraya mengetuk pintu kamar mandi lantaran sedari tadi Kenia belum keluar.


"Astaga aku ketiduran" gumam Kenia saat sadar dirinya cukup lama berada di kamar mandi.


" pantas saja kak Shaka memanggilku" cicit Kenia.


" Ahh iya kak lima menit lagi selesai" sahut Kenia dari dalam kamar mandi.


Kenia keluar hanya dengan mengenakan kimononya, rambutnya yang basah ia biarkan terurai.


"Kenapa lama sekali, apa ini kebiasaanmu ketika mandi ? ucap Shaka memberengut.


"Aku ketiduran tadi, maaf ! ucap Kenia seraya duduk didepan meja riasnya.


"Aku bantu mengeringkan rambutmu" ucap Shaka sambil menyiapkan hair dryer.


"A.. tak perlu kak aku bisa sendiri nanti" sahut Kenia.


"Tidak ada penolakan" ucap Shaka singkat.


Setelah selesai mengeringkan rambut Kenia, Shaka beralih duduk ditepi Ranjang, menunggu Kenia mengganti pakaiannya.


Sedangkan Kenia telah menganti kimononya dengan pakaian tidur.

__ADS_1


"Kenapa belum tidur kak? tanya Kenia seraya merebahkan tubuhnya keatas Ranjang.


"Tidurlah terlebih dulu Ken, nanti aku menyusul !


Belum ada lima menit Shaka mengubah posisinya, merebahkan tubuhnya,Kenia sudah tertidur pulas.


Jemari Shaka bergerak perlahan mengusap pipi Kenia, dipandanginya gadis cantik yang kini telah sah menjadi istrinya.


Bibirnya mengukir senyum bahagia meski ini bukan malam pertama, Shaka merasa sangat bahagia.


Aku mencintaimu, meski aku tau berat bagimu menerimaku..


Aku mencintaimu, meski aku tau cintaku hanya akan bertepuk diangan..


Setelah puas memandangi istrinya yang terlelap kini Shaka ikut larut dalam mimpi indahnya.


***


Shaka terbangun ketika merasakan aliran panas yang menyentuh kulit tangannya, dilihatnya jam dinding yang menunjukan pukul satu dini hari.


Disentuhnya dahi Kenia memastikan apakah memang Kenia demam.


"Astaga, kenapa panas sekali " gumam Shaka.


Apa karena dia ketiduran dikamar mandi sampai sakit begini..


Shaka keluar kamar menuruni tangga, mencari cari letak dapur mengingat setelah resepsi mereka masih dirumah Kenia. Diambilnya baskom, air dan juga kain untuk mengompres lalu kembali ke kamarnya.


Meski Shaka lahir dari keluarga berada, tidak membuat dirinya manja apalagi perihal seperti ini.


Ditempelkannya kain pengompres pada dahi Kenia, berharap dengan ini sedikit mengurangi demamnya.


Diulanginya beberapa kali hingga dirasa panasnya berkurang.


"Semoga besok sudah sembuh Ken" gumam Shaka.


Dan Cuppp ! diciumnya bibir Kenia sekilas.


Ahhh aku sudah seperti maling saja mencuri cium istri...

__ADS_1


maafkan aku Ken, karna kau terlalu menggemaskan..


__ADS_2