MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Cuplikan #BukanpelarianCinta


__ADS_3

Hallo hallo hallo, ada yang kangen nggak sama Shaka? sama Kenia? atau sama Author?


Seneng deh, banyak yang suka karya aku yang ini nih, dahal masih tahap belajar nulis, dan belum sempat revisi, oya gaesssss!


Mampir ke BPC dong, itu tuh bukan pelarian cinta🥰🥰



Ceritanya Dokter Radit sama Rain😘😘


Mampir ya? mampir dong!


#Cuplikan


Rain senang sekali membawa Nora dalam pelukannya, bahkan bayi kecil itu justru bertingkah lucu sekali dan menggemaskan, sangat berbeda dengan baby Zain yang lebih suka di gendong laki-laki.

__ADS_1


Kenia pun mengizinkan Rain menggendong Nora sesuka hati, karena Kenia yakin sebentar lagi Rain juga akan sama sepertinya, menikah dan memiliki anak.


"Kau terlalu asyik dengan baby Nora sehingga mengacuhkanku." Seru Radit, namun dengan ekspresi tersenyum.


"Hey mas, apa kau sedang cemburu dengan anakku." Kenia menimpali, merasa anaknya telah merebut sesuatu milik Radit.


"Haha, ampun! aku hanya bercanda." Radit terkekeh, sedang Rain hanya menggelengkan kepala melihat kekasihnya itu.


"Shaka sama Zain mana, Ken?" tanya Radit, pandangannya masih mengedar ke sekeliling pesta.


"Tau tadi katanya mau nyamperin Dion, boleh nitip Nora bentar? aku ingin ke toilet." seru Kenia kepada Rain.


**


Seperginya Kenia ke toilet, Radit mendekat ke arah Rain hingga jarak tersisa beberapa senti.

__ADS_1


"Kau memang cukup diandalkan sayang untuk menjaga Nora." pujinya terkagum melihat Nora begitu nyaman bersama Rain.


Rain mengulas senyum, " Karena aku calon ibu, aku juga memiliki sisi nyaman dan sifat keibuan yang terpendam."


"Benarkah, aku kira kau akan terus menerus meracik minuman di clubnya Dion,"


"Apa kau sedang meragukanku sekarang, apa kau ingin bukti?" mimik wajah Rain berubah serius.


"Hay aku hanya bercanda sayang, kamu tetaplah ibu untuk anak-anakku kelak."


Radit dan Rain sedang berbicara dengan baby Nora, meski baby mungil itu belum bisa menjawab, tapi ia sudah bisa merespon setiap ucapan orang dengan kekehan kecil dan tatapan mata yang menggemaskan.


"Aku jadi tak sabar ingin segera punya anak." Seru Radit.


"Baiklah, kita bisa menikah besok pagi." sahut Rain enteng.

__ADS_1


Radit yang mendengar ucapan Rain pun tertawa, " Kalo kamu gak kesiangan, kita nikah." Si empu langsung mengerucutkan bibir, karena Rain memang hobi sekali bangun siang.


***


__ADS_2