MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
jalan-jalan


__ADS_3

" Sayang bangun...." Kenia mengoyang-goyangkan tubuh suaminya, lama tak ada respon. Ia memilih mandi dan berendam air hangat dengan aroma therapi.Sepertinya fikirannya saat ini sedang butuh ketenangan.


Kenia merebahkan diri diatas bathup yang telah ia isi dengan air hangat dan aromatherapi.


"Hmm, seperti ini nyaman sekali tubuhku."


Kenia menghela nafas pelan, menikmati harum wangi yang kini membasuh tubuhnya.


"Harusnya honeymoon itu bangun pagi kek, ajak aku jalan-jalan liat matahari terbit. Lah ini, mereka kesini liburan apa pindah tidur sih." gerutu Kenia sembari membasuh tubuhnya.


Ia memakai kimono dan mendekati suaminya, setengah jam berendam membuatnya sedikit lebih segar.


"Bangun sayang, ayo jalan-jalan."


Kenia kesal melihat suaminya masih asik tidur.


Kemudian terlintas ide jahat di dirinya, segera ia mengambil gelas berisikan air diatas nakas, Kenia membasahi tangannya lalu ia kibaskan ke wajah Shaka.


Benar saja, Suaminya langsung membuka mata.


Meregangkan otot-ototnya, lalu bersandar di kepala ranjang memandangi Kenia yang telah beranjak untuk menganti pakaiannya.


"Tidur aja terus, emang kesini mau liburan apa mau tidur si." Kenia ngedumel di depan kaca riasnya, ia sedang memoles wajahnya dengan make up.


Tok..tok..tok..


Kenia membuka pintu, terlihat Sam dan Kamila sudah rapi dengan pakaian trendnya.


"Pagi kakak ipar." sapa Sam tersenyum.


"Hay Ken, mau ikut kita? hm, habis sarapan kami mau ke Nusa penida." ucap Kamila semangat.


Kenia melirik Shaka sejenak, bibirnya mengerucut sebal.


"Tanya aja sama Shaka." ujarnya lalu kembali masuk dan duduk di sofa.


"Gimana Ka? mau ikut ?" tawar Sam.


"Kalian tunggu di bawah, aku siap-siap dulu." ujarnya beranjak dari ranjang.


"Okay siap kakak." ujar mereka bersamaan.


"Ken, kita tunggu di bawah ya." ucap Kamila.

__ADS_1


Kenia mengangguk tersenyum, aneh kan ! ia bis bersikap manis pada Sam dan Kamila, namun dengan Shaka kadang ia terlihat manja, kadang ia juga kesal.


Begitu Shaka selesai mandi dan bersiap, Kenia mengajaknya turun.


"Ayoo cepat."


"Pelan-pelan sayang, aku gak pengen kamu kenapa-napa."


"Hm, baiklah maaf." ujar Kenia.


"Sarapan dulu kakak ipar." titah Sam.


"Iya wanita hamil gak boleh telat makan." sambung Kamila.


"Hm, mereka bener. Kita sarapan dulu. Bi Mirna kasian juga kalo masak, enggak kemakan." ucap Shaka.


Mereka akhirnya memutuskan sarapan terlebih dahulu sebelum akhirnya pergi ke Nusa penida.


Secepat kilat Kenia dan Shaka menandaskan sarapannya, setelah minum dan dirasa sudah benar-benar selesai.


"Bi, beresin ya." titah shaka pada bi Mirna.


"Siap tuan." Bi Mirna memang kepalang cuek, jarang bicara dan hanya seperlunya sesuai pekerjaannya.


Tujuan hari ini adalah Nusa penida.


"Sampai." Sebuah pemandangan pantai nan indah yang bisa di nikmati dari atas tebing.



Broken Beach atau yang lebih dikenal sebagai Pasih Uug oleh warga lokal setempat, merupakan tebing karang setinggi 200 meter yang menjorok ke lautan. Tebing ini terkena abrasi air laut selama berabad-abad, sehingga lubang mirip gua raksasa terbentuk di bagian tengah secara alami.


Nah, dari lubang inilah sebutan Pasih Uug (Pantai yang rusak) atau Broken Beach muncul dan dikenal oleh masyarakat dan turis yang datang ke Nusa Penida.


Kenia duduk memandangi Broken beach dengan Kagum, sedangkan Sam dan Kamila sedang asyik berfoto ria.


Sesekali Sam dan Kamila jahil memfoto kakak iparnya dengan Shaka dari belakang.


"Mereka itu, hihhh... gemesin kan ya." Kamila memandangi hasil jepretan Sam.


Sam menarik pinggang istrinya, menatapnya begitu intens.


"Kita juga, bahkan kita lebih manis dari pada mereka." bisiknya menggoda.

__ADS_1


"Ishh, kamu ini." Kamila memerah seketika.


****


"Kenia duduk bersandar di pundak Shaka, namun dengan pandangan masih tertuju pada deburan ombak di bawahnya.


"Kamu suka." tanya Shaka.


Kenia mengangguk senyum, kemudian ia mencium pipi suaminya.


"Hm, kau mau menggodaku disini." Shaka menangkup wajah Kenia dan menempelkan hidungnya.


Hembusan nafasnya terdengar jelas dan dapat dirasakan Kenia.


Wanita itu terpejam, seperti menikmati setiap sentuhan suaminya.


Beberapa menit kemudian, padangan itu berubah ke arah perut datar Kenia.


"Kamu ingin sesuatu sayang." tawarnya.


"Emmm, aku ingin foto di GWK, terus makan es krim."


"Apa kau juga ingin periksa kehamilan juga." tawarnya.


Kenia menggeleng, " kapan-kapan aja kalo udah pulang. Aku masih belum yakin sayang."


"Baiklah kalo begitu, coba kamu lihat Kamila. Kamu mau foto-foto juga."


"Boleh.."


Shaka mengeluarkan ponselnya, lalu tangan satunya menarik pinggang Kenia agar mendekat.


"Cekrek.."


Kenia tersenyum, "lagi..." titahnya.


Puas berfoto, mereka juga mengabadikan lewat Video. Kenia tampak begitu bahagia.


Hay hay readers...


terima kasih buat supportnya...


like komen dan Votenya yaaa... ❤

__ADS_1


Author sayang kalian...


__ADS_2