MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Honeymoon (1)


__ADS_3

Setelah mempersiapkan semuanya, Mulai dari apa yang diperlukan di Bali dan meminta izin cuti pada papanya, akhirnya Shaka mengajak Kenia honeymoon ke Bali.


Rencananya, Sam dan Kamila juga akan menyusul esoknya.


Kenia sangat bahagia bisa liburan sekaligus menikmati honeymoon tertundanya bersama Shaka, baginya tak penting sejauh mana tempatnya, asal selalu bisa bersama dengan suaminya.


"Gimana menurutmu sayang, kamu suka?" tanya Shaka yang melihat istrinya begitu berbinar setelah sampai di villa.


"Ini indah sekali, pemandangannya sangat bagus." Kenia berdecak kagum.


"Jika kau mau, kita akan sering-sering kesini." ucap Shaka seraya memeluk istrinya.


Kenia bisa menikmati pemandangan pantai kuta dari villanya.


"Sekarang kita istirahat dulu di kamar."


"Tapi aku sangat ingin ke pantai." rengek Kenia seperti anak kecil.


"Kita bisa melakukannya besok, untuk hari ini aku ingin istirahat atau memakanmu di kamar." goda Shaka membuat pipi Kenia memerah seketika.


"Dasar mesum !"


"Haisshhh bukankah honeymoon itu, emt !" Ucapan Shaka tak berlanjut karena mendapat tatapan tajam sang istri.


"Sayang, ayo ke kamar."


Kenia mengangguk, ia juga merasakan lelah perjalanan tadi.


***

__ADS_1


"Ini kamar kita, disini ada empat kamar sayang. Tiga kamar utama, dan satu kamar tamu."


"Seperti rumah dong." tanya Kenia.


"Iya, tapi desainnya lebih minimalis. Mau lihat kamar kita?" tawar Shaka dan Kenia langsung mengangguk, bukan penasaran.


Lantaran ia sudah merasa sangat lelah sekali.



"Ini Kamar kita," ucap Shaka seraya mengajak Kenia untuk masuk.


Memang tak seluas kamar mereka di rumah, tapi disini cukup nyaman.


Terdapat bunga yang menghiasi ranjang membuat Kenia terkekeh," kau yang menyiapkannya sayang." bisik Kenia.


Shaka mengulas senyum," tentu saja dan itu untukmu."


Sore hari...


"Ahh rasanya aku ingin bermalas-malasan di tempat tidur. Udara disini sangat nyaman, aku jadi gak pengen ngapa-ngapain."


"Terserah kau saja sayang, lagi pula hanya ada kita berdua disini. Satu satpam dan satu art untuk bersih-bersih dan masak. Tapi hari ini bi Mirna gak bisa dateng karena ada urusan." jelas Shaka.


Kenia mengangguk paham, " itu artinya bi Mirna enggak nginep di sini?" tanyanya dan Shaka hanya menggeleng.


Kenia tampak berfikir sejenak, ia ingin masak tapi sungguh tubuhnya sedang sangat malas saat ini.


"Sayang aku lapar." rengek Kenia.

__ADS_1


Jika biasanya ia akan beranjak masak, namun kali ini ia hanya diam di tempat.


"Kita pesan makanan saja." putus Shaka akhirnya dan Kenia pun setuju.


Selang satu jam makanan yang mereka pesan akhirnya datang, Kenia segera turun dan membuka pintu, setelah menerimanya, Kenia menuju meja makan.


Segera Kenia ke atas memanggil suaminya yang masih berada di kamar.


"Sayang, ayo makan."


"Tapi aku ingin memakanmu lebih dulu." ucap Shaka mengerlingkan mata. Dalam hitungan detik ia berhasil memeluk istrinya.


"Jangan dulu."


"Hmmm." Shaka menghiraukan istrinya yang berusaha melepas diri.


"Sebentar saja, seperti ini." bisik Shaka hingga akhirnya Kenia memilih diam dan menurut dalam pelukannya.


Namun semakin lama pelukan itu semakin berubah, tangan Shaka mulai menjelajah.


"Stoppp, aku lapar. Jika kau tak membiarkanku makan dulu aku bisa pingsan." keluh Kenia.


Mau tidak mau akhirnya Shaka menghentikan tingkahnya.


"Baiklah ayo makan." ajaknya kemudian.


Kenia mengulas senyum kemudian meraih tangan Shaka dan mengajaknya turun.


"Bersabarlah sedikit, ini kan masih sore."

__ADS_1


"Baiklah, tapi nanti malam takkan ku biarkan kau lengah sedikitpun." bisik Shaka tersenyum smrik.


__ADS_2