MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Hasrat


__ADS_3

Shaka mendekatkan wajahnya pada Kenia memupus jarak yang menghalangi mereka berdua membuat dua pasang mata coklat itu beradu.


Entah mengapa jantung Kenia berdetak dua kali lebih cepat begitu juga dengan Shaka yang merasa jantungnya tak lagi beraturan.


"Sabar, ini belum apa-apa." batin Shaka.


Shaka meraih tengkuk Kenia melingkarkan tangan pada pinggangnya agar mendekat, mencoba meraih bibir Kenia yang mendominasi hasratnya.


Kenia memejamkan matanya sesaat ketika Shaka mulai menciumnya me***** kecil bibirnya, meskipun bibirnya hanya mengatup rapat saat Shaka menjelajahinya. Kenia membiarkannya, membiarkan Shaka menjalankan sebagian haknya sebagai suami, hanya sebagian karena jika seutuhnya Kenia mungkin belum mampu.


Dengan mata terpejam dan nafas yang memburu, Kenia sedikit membuka mulutnya, memberi kode pada Shaka agar memperdalam ciumannya.


Senyum seringai terbit dibibir Shaka, tanpa menunggu lebih lama lagi kembali me***** bibir Kenia, menjelajahinya, memainkan lidahnya. Meski baru pertama kali, bagi Shaka bibir Kenia adalah candu yang selalu membuatnya tidak ingin berhenti.


Tanpa Sadar Kenia mulai membalas lu**** Shaka, saling berpagut dalam nafas yang menderu.


"Hahhh...." Kenia hampir saja kehabisan nafas karena ciumannya dengan Shaka.


" Kau mau membunuhku kak ? jika kau tak melepaskan ciumanmu itu hampir saja aku kehabisan nafas." ucap Kenia ngos-ngosan.


"Bibir ini sekarang milikku dan hanya aku." ucap Shaka yang masih menatap Kenia penuh hasrat.


"Bolehkah? " tanya Shaka lagi dengan nafas menderu.


"Lupakan kak, aku hanya mengizinkanmu menciumku ! bukan yang lain." ucap Kenia seraya memejamkan matanya.


"Sampai kapan ? tanyanya lagi.


"Sampai aku benar-benar siap melakukannya kak." ucap Kenia.


Kini tubuh mereka kembali berjarak, meski mereka tidur diranjang yang sama.


"Okke baiklah, tak apa Ken ! dan sebagai gantinya kamu karus tidur dengan memelukku setiap malam."

__ADS_1


"Apa ? kenapa begitu ??? tanya Kenia tak terima.


" Iya atau aku kan memintanya malam ini Ken ?


Sontak Kenia bergidik, bukan karena tak ingin melakukanya hanya saja ia benar-benar belum siap akan hal itu, dimana ia akan menyerahkan diri seutuhnya kepada Shaka. Laki-laki yang kini menjadi suaminya.


"Oke aku setuju." putus Kenia cepat.


"Kalo begitu sini peluk aku Ken, dan biasakan dirimu."


"Satu lagi ! aku mau dipanggil sayang." seringai tipis terbit diwajah Shaka, ia berhasil mengerjai istrinya karena ancaman itu, menggelikan memang ! tapi tak apalah demi membuat Kenia nyaman menjadi istrinya.


Bagi Shaka percuma kalo melakukannya sekarang jika Kenia terpaksa, ia lebih rela menahan hasratnya lebih lama sampai istrinya benar benar menginginkannya.


"Sayang... ?" Kenia mengerucutkan bibir tanda protes.


"Ayolah Ken, aku ini suamimu.. tidak bisakah lebih manis sedikit."


"Ya.. ya.. ya.. sayang." ucap Kenia malas.


" Lah terus kenapa gak tidur suamiku yang tampan ini."


Aduh ni mulut kan ya kalo ngomong ngasal, bisa besar kepala dia.


"Coba sekali lagi Ken ?"


"Suamiku... " ulang Kenia.


"Sesuai janji kau akan tidur dengan memelukku kan ?" Ucap Shaka membuat Kenia mengernyit heran.


"Kau lupa, belum ada setengah jam Ken ! hmmm... "


"Baiklah, aku ingat."

__ADS_1


Kenia memutar bola matanya jengah, di situasi seperti ini Shaka memberinya pilihan berat.


Dengan terpaksa Kenia mendekatkan tubuhnya, menyandarkannya pada dada bidang milik Shaka meski batinnya terus mengumpat kesal.


Menyebalkan... mencari kesempatan dalam kesempitan ! arghhhhhhh..


damn !


"Aku mencintaimu Kenia." Bisik Shaka di telinga Kenia.


"Jangan terus mengumpatiku dalam hati, kupastikan kau akan jatuh cinta lebih cepat dari perkiraanku." bisiknya lagi.


"Ahhha... Suamiku kenapa kau sensitif sekali sampai-sampai bisa merasakan kalau aku sedang mengumpatimu kesal."ucap Kenia seraya memainkan jemarinya di dada milik Shaka.


"Aku tidak sensitif, aku memang tau kau sedang mengumpatiku !


Ternyata kau hampir sama dengan Sam, sebelas dua belaslah."


"Bisakah jarimu dikondisikan, jangan terus menggoda jika tidak ingin pertahananku runtuh." keluh Shaka.


"Ahh tidak, aku tidak mahir menggoda..


aku hanya mempraktekan dari film yang aku lihat, mereka melakukannya seperti ini." ucap Kenia mengulas senyum. Jemarinya berlarian kemana-mana menyusuri setiap inci tubuh atas suaminya.


"Ingat dengan benar Kenia, kau yang memulainya." bisik Shaka.


Hembusan nafasnya yang memburu mampu dirasakan Kenia, dan Lagi Shaka mulai mencium bibirnya, menjelajahi dengan hasrat yang membara. Perlahan bibir Shaka turun kebawah mengesap leher putih milik Kenia, mengigit-gigit kecil membuat leher putih itu merah seketika.


"Eummmmhh..." Erang Kenia membuat geleyar-geleyar aneh di tubuh Shaka.


Suasana menjadi panas,hasrat yang menggelora kini hampir menguasai diri Shaka.


"Stop... !" ucap Kenia sebelum Shaka benar-benar memakannya.

__ADS_1


" Sudah stop kak, Kenia ngantuk." cicit Kenia.


"Huhh.. maaf, hampir saja aku hilang kendali." ucap Shaka kemudian beanjak menuju kamar mandi memutuskan mengguyur tubuhnya dengan air dingin.


__ADS_2