MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Perhatian Kecil


__ADS_3

Shaka membawa bubur yang telah bi Mina buatkan untuk Kenia ke dalam kamar, meletakkan nampan yang berisi air dan semangkuk bubur yang masih panas diatas nakas.


Tangannya tergerak memegang jemari Kenia.


"Makan dulu ken setelah itu minum obat biar kamu ada tenaga dan lekas


membaik " ucap pelan Shaka tersenyum hangat.


"Kenia nggak nafsu makan kak, rasanya pusing sekali " keluh Kenia dengan wajah pucatnya. Bibirnya ia paksakan tersenyum seolah bicara aku tidak apa-apa, tapi kenyataannya tubuhnya sungguh lemas sekali.


Perlahan Shaka meraih mangkuk bubur itu, menyendok dan meniupnya pelan setelah dirasa tidak terlalu panas Shaka menyuapkannya pada Kenia.


"Aaa......." ucap Shaka seraya menyodorkan suapan ke mulut Kenia.


Kenia pasrah dan menerima suapan Shaka.Dan lagi Shaka menyuapkan buburnya berulang-ulang.


"Sudah kak, aku sudah kenyang " ucap Kenia.


"Baiklah, sekarang minum obat pereda nyerinya dan Vitamin " balas Shaka seraya menyiapkan air dan obat untuk Kenia.


"Aku bisa sendiri kak " sungut Kenia mengambil alih obatnya dan langsung meminumnya.


Shaka mengulas senyum, ketika keadaan Kenia mulai membaik.


"cepat sembuh little, kau terlihat menggemaskan saat sedang sehat" gumam Shaka pelan.


"Kak Shaka bilang apa ???


" Tidak Ken, istirahatlah ! ucap Shaka mengecup puncak kepala istrinya.

__ADS_1


"Aku akan mandi, kamu tidak apa-apa kan aku tinggal ? tanya Shaka memastikan.


"Haisss, kak Shaka cuma mau mandi ! lagian kamar mandinya masih dikamar ini. Apa yang perlu dikhawatirkan ?


" Hehe iya juga ya, aku hanya khawatir sama kamu Ken ! ya udah aku mandi " ucap Shaka nyengir kuda membuat Kenia tertawa kecil.


***


Wina memasuki kamar Kenia , terlihat raut wajahnya begitu cemas.


"Sayang... Kenia kamu tidak apa-apa nak ?


"Tak apa ma, hanya kelelahan dan sedikit pusing " ucap kenia.


Shaka keluar dari kamar mandi dengan pakaian santainya, cuti pertama setelah pernikahan, masa bodohlah dengan cuti ! yang terpenting Kenia. Lagian itu perusahaan milik papanya.


" Mama " sapa Shaka mengulas senyum.


"Papa dibawah nak, tadinya papa mau ikut ke atas, tp gak jadi takutnya ganggu pengantin baru. Ehh ! pas nyampe kamar Kenia ternyata kamu lagi mandi, yaudah mama masuk " jelas Wina.


"Ishhh... apaan sih ma ! ganggu apa coba " sungut Kenia.


"Kamu itu Ken, kalian kan pengantin baru harusnya.....


" ucap Wina menggoda putrinya.


" Sudah ma, kasian Kenia tu mukanya sampai merah mama godain terus


hehe" ucap Shaka mendekat.

__ADS_1


"Yaudah mama turun dulu, kasian papamu ! cepat sembuh Kenia sayang biar bisa segera buatin mama cucu " ucap Wina berlalu.


Pipi Kenia merona, mendengar mamanya yang terus menggodanya.


"Apa yang kau fikirkan ? tanya Shaka mengernyit lantaran Kenia senyum-senyum ga jelas.


*A*hh mama, sialkan aku jadi kepergok kak Shaka senyum senyum sendiri.


Malunya aku..


" Emmm itu anu kak, kapan kita pulang kerumah Kak Shaka ? tanya Kenia beralibi.


" Kamu maunya kapan ? yang penting kamu dah sembuh." ucap Shaka.


"A..aku udah sembuh kok, gimana kalo nanti malem" usul Kenia.


"Baiklah, nanti aku telpon Sam." ucap Shaka.


"Ehh, jangan kak ! kak Shaka lupa Kamila ada di Indo, kasian Sam kalo mesti ngurusin kita. Kita bawa mobil sendiri aja ya, lagian mobil aku juga gak dipake disini." ucap Kenia.


***


Shaka duduk bersantai dibalkon kamar Kenia setelah memastikan istrinya istirahat , pandangannya menyapu setiap sudut luar rumah itu. Rumah yang menurutnya sederhana jika dibandingkan dengan rumah orang tuanya. Tapi baginya point terpenting bukan terletak pada sederhana atau mewahnya, melainkan kehangatan didalamnya.


Awal perjuanganku, meski aku tau ! aku tak akan mampu menjadi lelaki impianmu.. Tapi aku akan menjadi diriku..


diriku yang selalu mencintaimu dengan caraku sendiri..


Berharap pada Tuhan, akan sedikit celah agar aku bisa singgah dihatimu yang pernah patah...

__ADS_1


Little ku...


selamanya aku mencintaimu dan akan terus mencintaimu...


__ADS_2