MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Oppa


__ADS_3

Sam masuk keruangan Shaka dengan membawa beberapa kantong makanan dan juga minuman, setelah sebelumnya Shaka menghubunginya.


"Nih makanan yang kau minta." ucap Sam seraya meletakkan kantong diatas meja dekat sofa.


I LOVE YOU OPPAAAAAA MUA MUA MUA....


Pekik Kenia riang dari ruang kamar membuat Shaka dan Sam mengernyitkan dahi seketika.


Apa tadi bilang, I love you ?


apa dia sedang menelfon selingkuhannya..


Dan tadi oppa ? siapa oppa ?


beraninya dia menggoda istriku.


"Sepertinya kakak ipar mencintai pria lain selain dirimu Ka, kau dengar tadi? akh manis sekali dia mengucapkannya." ujar Sam menahan tawa.


Sebenarnya Sam tau betul Kenia tergila-gila drama korea, dia dan Kekasihnya hampir memiliki banyak kesamaan. Apalagi pekikan -pekikan histeris saat menonton drakor itu.


Shaka beranjak lalu menghampiri Kenia didalam kamar, pandangannya menyelidik ketika menemukan Kenia hanya asyik menonton drama korea, bahkan istrinya itu terlihat sama sekali tidak memegang ponsel.


"Kau bicara dengan siapa Ken, apa kau sedang menelpon? siapa oppa itu ?" terocos Shaka.


"Oppa? iya aku sangat menyukai oppa kesayanganku. Maaf membuatmu terganggu dengan teriakanku, aku tak bisa menahannya." ujar Kenia tak merasa bersalah.


Sam yang mendengar perdebatan suami istri gagal paham itu tak lagi bisa menahan tawanya, Sam terbahak hingga perutnya merasa sakit.


"Dan kau Sam, kau mentertawakanku ? beraninya kau mentertawakanku ?" geram Shaka.


"Ada apa sebenarnya?" Kenia heran lantaran tiba-tiba suaminya bersikap seperti itu, sungguh ia merasa bersalah karena tak bisa mengontrol suaranya saat menonton tadi.


"Jelaskan padaku Ken, siapa oppa ? Kenapa kau bilang I Love You pake mua mua lagi. Apa kau lupa, semalam kau bilang mencintaiku." Shaka mengerang frustasi, ia menghela nafas kasar lalu kembali ke kursi kerjanya.


Kenia keluar dari kamar, sepertinya suaminya memang salah paham.

__ADS_1


Sedangkan Sam, ia memilih duduk disofa dengan muka menunduk menahan tawa.


"Sayang." Kenia menghampiri Shaka lalu menangkup wajah suaminya.


"Lihat aku ! apa kau sedang meragukan perasaanku sekarang, apa kau marah dengan teriakanku tadi? aku hanya terbawa suasana menonton tadi, dia oppa kesayanganku." jelas Kenia.


"Siapa oppa itu... " tanya Shaka.


"Tentu yang ada di drakor yang aku tonton tadi, memangnya kau kira siapa." sungut Kenia.


"Astaga..


Aku kira." Shaka menghela nafas lega.


"Hahaha... " tawa Sam pecah seketika.


"Diam." teriak Kenia dan Shaka bersamaan membuat Sam menutup mulutnya seketika.


"Kakak ipar, aku sarankan kau tidak menunjukan oppamu dengan Shaka, aku takut dia semakin frustasi karena kalah tampan." ucap Sam seraya berlalu keluar ruangan Shaka.


Kenia mengulas senyum, jadi tadi suaminya salah paham dengan Oppanya.


Tanpa menjawab ucapan Kenia, Shaka langsung meraih pinggang istrinya memeluknya lalu menciumnya bertubi-tubi membuat Kenia bersemu merah.


***


"Sayang bisakah aku keruangan papa sebentar, semenjak pindah rumah aku belum bertemu dengan beliau, aku ingin menyapanya mumpung aku ikut denganmu ke kantor." pinta Kenia.


"Baiklah, apa perlu aku mengantarmu?"


" Ahh tidak, kau lanjutkan pekerjaanmu. Aku akan segera kembali." ucap Kenia seraya beranjak pergi.


Dijalan menuju ruangan papa Wira, Kenia merasa tak nyaman dengan tatapan karyawan-karyawan Admaja group yang memandangnya tak suka.


Orang-orang aneh kenapa memandangku seperti itu, apa salahku..

__ADS_1


apa aku terlihat sangat buruk...


Belum sempat sampai diruangan mertuanya, langkah Kenia terhenti karena Ara menghadangnya dengan tatapan sinis.


"Hey ******, berani sekali kau menggoda pak boss kesayanganku." umpat Ara didepan Kenia.


Sontak Kenia terkejut, "cobaan macam apa ini." gumam Kenia.


"Hey kenapa kau diam saja, dasar ****** ! aku yakin wanita sepertimu pasti rela tidur dengan bossku demi harta." olok Ara kemudian.


Kenia maju selangkah, tangannya reflek memegang kerah baju Ara.


"Kau bilang apa ? ****** ? bukankah itu lebih pantas tersemat untukmu karena melakukan segala cara untuk menggoda suami orang." ujar Kenia menahan emosi. Baru pertama ikut ke kantor sudah mendapat kejutan seperti ini.


"Dan kau ingat baik-baik, aku memang tidur dengan boss kesayanganmu itu, setiap hari setiap malam sesukaku. Apa kau marah, apa kau akan berteriak bahwa aku ****** ? kupastikan suamiku tidak akan membiarkanmu menginjakkan kaki di Admaja group lagi"


Kenia berlalu meninggalkan Ara yang mematung karenanya.


Setelah menyapa mertuanya dan mengobrol sebentar, Kenia memutuskan untuk kembali ke ruangan Shaka.


"Kenapa sayang, kau terlihat sangat kesal." tanya Shaka heran.


"Entahlah aku tidak suka dengan karyawan-karyawanmu yang genit itu, padahal mereka yang mencoba menggodamu, Kenapa mereka menuduhku yang tidak-tidak karena bersamamu." Terocos Kenia kesal.


"Ohhhh tunggulah sebentar lagi Ken, aku akan memberi mereka pengumuman. Sekarang kita makan siang dulu." ucap Shaka mengulas senyum.


Setelah selesai makan siang Shaka kembali melanjutkan pekerjaannya, sedangkan Kenia masih setia menemani suaminya itu.


Pukul empat sore Shaka dan Kenia keluar ruangan, kini ia berada dimana semua karyawannya berkumpul. Hari ini Shaka akan memperkenalkan Kenia kepada karyawan-karyawannya di Admaja group secara langsung.


"Selamat sore, saya yakin kalian semua pasti tau maksud saya mengumpulkan kalian disini. Saya akan memperkenalkan wanita disamping saya ini, Dia istri saya ! saya harap kalian lebih sopan dan menjaga sikap kepadanya." Ucap Shaka tegas.


"Baik pak." jawab semua karyawannya serentak.


"Kalo begitu kalian boleh pulang." ucap sam mewakili Shaka.

__ADS_1


Setelah mereka selesai, kini Kenia dan Shaka bergegas kembali kerumah, mengingat ini sudah jam pulang kerja.


Kenia mengulas senyum,apalagi ketika melihat ekspresi kesal Ara tadi, jika bukan karena citranya sebagai istri dari Shaka, mungkin Kenia juga tak segan menghajar perempuan tadi.


__ADS_2