MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
sikap yang dingin


__ADS_3

Menjelang pukul 12 malam Sam sudah berada didepan rumah Shaka.


Kenia yang sedari tadi menunggu suaminya disofa ruang tamu beranjak membuka pintu.


Dengan dibantu Sam, Shaka berjalan sempoyongan masuk kedalam rumah.


Sam ikut membantu memapah Shaka sampai dikamar.


Sedangkan Kenia, ia memilih mengekor dibelakang mengingat tadi Shaka menolak bantuannya.


"Aku pamit pulang kakak ipar." ucap Sam undur diri.


"Sebaiknya kau menginap Sam, ini sudah terlalu larut. masih banyak kamar kosong dibawah. Kau tinggal pilih mau tidur dimana."


"Apa tidak merepotkan kak ?" tanya Sam.


"Tidak sama sekali Sam, sekarang istirahatlah. Biar kak Shaka aku yang urus." ucap Kenia dan diangguki oleh Sam.


"Baiklah, aku akan mengabari mama kalo begitu." ucap Sam lalu berlalu meninggalkan Kenia dan Shaka.


Sam memilih turun dan tidur dikamar tamu. Sedangkan Kenia, ia melepas jaket dan sepatu Shaka. Menyiapkan air putih dan obat diatas nakas jika sewaktu-waktu suaminya terbangun.


Bau alkohol yang menyeruak sungguh membuat Kenia sedikit mual. Meski begitu ia tetap berada disamping Shaka.


Bermacam pertanyaan mengganggu fikirannya, dari nomer hape yang tidak aktif dan juga suaminya yang pulang malam dalam keadaan mabuk dan sikapnya ? sikapnya sungguh berbeda dari sebelumnya. Bahkan Shaka menolak Kenia memapahnya ke kamar, apapun alasannya tidak seharusnya ia bersikap dingin seperti itu.


Bahkan tadi begitu sampai kamar ia langsung terpejam tanpa berkata sepatahpun.


Apa yang membuatmu seperti ini..


Apa aku punya salah denganmu, kenapa kau bersikap dingin padaku, apa ini memang sifat aslimu.


Kumohon jangan buat aku bingung,


dengan keadaanmu yang seperti ini.

__ADS_1


Kenia berbaring disamping Shaka, namun semakin iaberusaha keras memejamkan matanya, fikirannya semakin berat.


Tanpa terasa sudah satu jam lebih ia merenung, merebahkan diri sambil menatap langit-langit kamar.


Shaka terbangun, kepalanya terasa pusing sekali. Kenia yang belum sempat tidur sontak beranjak hendak memberi obat untuk suaminya. Namun lagi-lagi Shaka berusaha menepisnya.


"Kamu kenapa kak, kenapa sikapmu padaku berubah ?" tanya Kenia.


Sungguh ia sudah tak tahan dengan sikap Shaka yang menolaknya.


"Tidurlah, tak perlu susah payah mengurusku." ucap Shaka dingin.


Diraihnya air dan obat yang telah Kenia letakkan kembali diatas nakas, lalu meminumnya.


"Tidak seharusnya kau bersikap seperti itu padaku, aku nunggu kamu dari tadi dan sekarang sikapmu seperti ini. Apa kau tak merasa salah sedikitpun." ujar Kenia masih dengan posisinya.


"Aku tidak memintamu menungguku." ucap Shaka kemudian ia memilih untuk tidur dan tak menggubris apa yang dikatakan Kenia.


Kenia sungguh tak mengerti harus seperti apa dan bagaimana. Shaka dengan mudahnya berubah sikap ketika Kenia sudah terlanjur mencintainya.


***


Pagi hari..


Seperti biasa pagi buta Kenia menyiapkan sarapan bersama bi Ijah, entah mengapa sejak Shaka menyukai masakannya ia lebih sering berkutat di dapur.


Kenia menyiapkan hasil masakannya dengan Bi ijah ke atas meja. Lalu hendak menghampiri Shaka yang masih berada dikamar.


Lagi-lagi langkahnya terhenti karena Shaka lebih dulu turun dengan pakaian formalnya.


"Pagi.." sapa Kenia mengulas senyum.


Namun yang terjadi Shaka hanya menatapnya tanpa membalas sapa Kenia, membuat wanita itu menunduk sendu.


Bersamaan dengan itu Sam yang semalam menginap juga sudah keluar dengan pakaian rapinya.

__ADS_1


"Sarapan dulu kak Shaka, Sam." titah Kenia.


"Ohh maaf sepertinya aku tak ada waktu untuk sarapan pagi." ucap Shaka seraya berlalu keluar rumah.


Kenia terkejut,sungguh ia tak tau apa yang membuat suaminya berubah drastis.


"Pagi kakak ipar." sapa Sam dengan senyum.


"Pagi Sam, kau tau kakakmu itu sikapnya menjadi aneh begitu." tanya Kenia menyelidik.


"Ahh saya kurang tau kak, tapi suasana hatinya sedang buruk sepertinya sejak kemarin." jelas Sam.


"Kemarin? kemarin bahkan ia berangkat baik-baik saja." ucap Kenia heran.


"Awalnya begitu kak, tapi sejak ia pulang lagi untuk mengambil dokumen ia berubah. Bahkan kemarin yang handle kerjaannya aku. Dia hanya tidur seharian dikamar ruangannya. Dan malamnya ia mengajakku ke blackzone, club milik Dion tempat dimana Radit juga mabuk disana." jelas Sam.


"Apa ia pulang lagi.. ?


"Iya kak ya sudah aku dan kak Shaka berangkat dulu, jaga dirimu kakak ipar." ucap Sam sebelum akhirnya menyusul Shaka yang sudah menunggunya didalam mobil.


***


Jadi ia pulang lagi, kenapa aku tak tau


..


jam berapa ia pulang, oh astaga..


kemarin aku bertemu Radit didanau, apakah ia melihatku, jangan-jangan ia salah paham dan mengira aku jalan-jalan dengan Radit..


"Aku harus memastikan sendiri kepada Toni, jam berapa kak Shaka pulang lagi mengambil dokumen.


Pantas saja sikapnya berubah, mungkin ia fikir aku masih berhubungan dengan Radit.


padahal jelas-jelas aku melarangnya mempertemukanku dengan kak Radit." gumam Kenia.

__ADS_1


__ADS_2