MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Kehebohan dua mama


__ADS_3

Pelan-pelan Shaka menggandeng Kenia memasuki rumahnya, namun bukan membawa ke kamar. Shaka justru membawa Kenia ke kamar tamu yang berada di lantai bawah.


" Sayang, sementara kita akan pindah kamar di bawah, demi keselamatan calon bayi kita, bagaimana?"


"Tak apa, semua kamar toh sama saja." jawab Kenia.


"Emhh, sepertinya aku perlu menambahkan lift dirumah ini, jika kita pindah ke kamar tamu. Tak akan ada pemandangan indah dari atas yang bisa kamu lihat." Shaka tampak berfikir, sepertinya ia memang harus merenovasi rumahnya agar lebih nyaman.


Tok tok tok..


Suara ketukan pintu membuat Shaka bangkit dan membukanya.


"Permisi tuan, ini bibi buatkan Salad buah untuk non Kenia." Bi ijah datang dengan membawa seporsi salad buah komplit.


"Bi ijah tau aja, Ken lagi pengen yang seger- seger." ucap Kenia berbinar.


"Iya non, apapun yang non Kenia mau bilang aja sama bibik ya. Biar nanti anaknya nggak ecesan." ujar bi Ijah mengulas senyum.


Shaka memang sudah memberi tahu bi Ijah perihal kehamilan Kenia, ia juga meminta agar bi Ijah membuatkan Kenia makanan sehat.


"Bi tolong kamar atas beresin dan pindahin sebagian baju kami dan barang-barang kami ke bawah ya." titah Shaka.


"Sebagian aja bi." ulangnya lagi.


"Baik tuan, kalo begitu bibik permisi."


***


Shaka meraih benda pipih di sakunya, lalu menghubungi mama Dina dan mama Wina untuk menyampaikan kabar bahagia perihal kehamilan Kenia.


Setelah selesai ia kembali ke kamar menemani istrinya.


"Kamu mau sayang?" tawar Kenia sembari mengunyah salad buahnya.


"Enggak sayang, kamu makan aja. Kamu harus makan banyak biar calon anak kita sehat." Shaka mengusap lembut perut Kenia.

__ADS_1


Baru satu jam berlalu Shaka menelpon mamanya, namun sepertinya mama Wina dan mama Dina tak sabar untuk bertemu dengan Kenia.


Di luar terdengar dua mama itu heboh sekali,


"Win akhirnya sebentar lagi kita akan jadi omaaa, ah senangnya." seru Dina sembari berjalan masuk ke rumah Shaka.


"Iya Din, gak sabar aku mengendong cucuku." ucap Wina tak kalah heboh.


"Sayang...


Kenia, Shaka mama datang." Dina dan Wina langsung masuk.


"Paling mereka di kamar Win." ujar Dina.


Bi Ijah datang dari lantai atas sembari membawa sebagian barang pun terkejut.


"Siang nyonya." sapa bi Ijah.


"Mereka mana bik." tanya Wina tak sabar.


Dina dan Wina langsung menuju kamar tamu dimana Shaka dan Kenia berada, mereka begitu heboh menciumi dan memeluk Kenia saking senangnya.


"Ada satu lagi lah kejutannya." ujar Shaka tersenyum sembari menatap mama Dina dan Wina bergantian.


"Apa sayang, katakan. Jangan buat kami penasaran." seru Wina.


Kenia terkekeh, " Ken yakin habis ini pasti lebih heboh lagi."


"Kenia hamil anak kembar ma, anak kami kembar nantinya." ujar Shaka.


Sontak mama Dina dan Wina langsung heboh saking senangnya.


"Benarkah, cucuku kembar ?" ulangnya lagi.


"Iya mama, tapi belum tahu jenis kelaminnya. Masih tiga minggu usia kehamilan Kenia." Jelas Shaka.

__ADS_1


"Aku jadi semakin tak sabar untuk menimangnya, semoga sehat selalu ya sayang." Mama Wina memeluk Kenia.


"Iya Sayang, mama akan sering- sering kesini, atau kalian mau tinggal bersama kami agar Kenia dalam pengawasan.


"Eh enggak ma, Kenia sama kak Shaka disini aja." tolak Kenia.


"Iya mau, lagian Kenia nggak sendiri disini. Ada bi Ijah dan juga Toni." ujar Shaka.


"Ohh astaga, aku janji sama Toni akan menambah orang disini."


"Ohh, sebagai apa?" tanya mama Wina.


"Satpam mah." ujar Shaka


"Lah emang Toni kenapa, kenapa nggak kamu pakai body guard aja buat jagain Kenia." ujar mama Dina mengusulkan.


"Ish enggak ma, Kenia nggak mau." tolak Kenia lagi dengan bibir mengerucut tanda protes.


"Ini demi kebaikan kamu sayang, Shaka kan ke kantor pulangnya nggak nentu. Kalo kamu pengen jalan-jalan, mama nggak mau ya nanti kemana- mana terus sendiri, kamu udah bukan gadis lagi lo.. Kamu ini calon ibu dan anak kamu kembar, mama nggak mau kalian kenapa-napa sayang." ujar Mama Wina.


Tak berhenti disitu kehebohan dua mama, mereka juga meminta pengamanan Kenia diperketat.


Shaka tersenyum sendiri melihat mamanya dan mertuanya begitu khawatir, heboh sekaligus senang dengan kehamilan Kenia.


Ia memutuskan menuruti apapun mau mereka, termasuk memberikan pengawalan untuk Kenia ketika ingin keluar.




Like


Komen


Vote

__ADS_1


dan Rate yukkk jangan lupa di favorit 🖤


__ADS_2