MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Istri manisku


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Kenia dan Shaka langsung menuju kamar.


Tubuhnya yang lelah membuat Shaka memilih merebahkan diri diatas ranjang.


"Kenapa tidak ganti baju dulu kak." sungut Kenia ketika melihat suaminya masih mengenakan pakaian formalnya.


"Ahh... aku lelah sekali Ken." Keluh Shaka dengan mata terpejam dengan tangannya sebagai sandaran.


Dengan sigap Kenia melepas sepatu Shaka, setelah selesai lalu beralih melepas jass yang dikenakan suaminya.


Setelah menyingkirkannya, Kenia hendak memaksa Shaka membuka kemejanya, namun tangannya terhenti saat Shaka menariknya hingga membuat Kenia jatuh tepat diatas dada bidang Shaka.


"Awh." pekik Kenia meringis, gegas ia bangkit dan menghindar.


"Aku akan mandi kak."


Kenia lalu berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah selesai dan memakai baju tidurnya Kenia kembali mendekat pada suaminya. "Sekarang mandilah! Aku sudah menyiapkan air hangat untukmu." ucap Kenia lalu menarik tangan Shaka.


"Ah baiklah aku mandi." ucap Shaka lalu bangkit dari posisinya dan beranjak ke kamar mandi setelah sebelumnya mengambil baju ganti.


"Selesai mandi Shaka sudah keluar dengan pakaian santainya. Namun dahinya mengernyit heran karena istrinya itu terus memandangnya tanpa berkedip.


"Kenapa ?"


"Emm itu anu, sebaiknya kau tidur kak, bukankah tadi kau bilang lelah."


Shaka lalu merebahkan tubuhnya kembali di atas ranjang, sedangkan Kenia masih dengan posisi duduknya.


"Tidak terasa jika bersamamu, seperti ini memandang istri cantikku, maka seluruh lelahku akan hilang." ucap Shaka mengulas senyum.


Astaga malunya aku...


Kenapa suamiku manis sekali ketika seperti ini, jantungku ini kenapa tidak terkontrol begini...


"Sudahlah kau membuatku gugup." ucap Kenia seraya beralih posisi. Kini tubuhnya ikut berbaring di sebelah Shaka, senyum manisnya terukir jelas.

__ADS_1


"Begitu ya istri manisku." Shaka memiringkan tubuhnya menghadap Kenia membuat pipi wanita itu bersemu merah.


Shaka meraih telapak tangan Kenia dan menempelkannya tepat dimana jantungnya berada.


"Seperti ini sayang, detak jantungku saat bersamamu. Kau membuatnya berdetak dua kali lebih cepat." ujar Shaka.


Kenia meraih tangannya kembali, lalu menelusupkan kepalanya didada bidang suaminya.


"Baiklah kita tidur sekarang." ajak Shaka namun tidak digubris oleh Kenia.


Ternyata istrinya telah lebih dulu terlelap nyaman dalam dekapannya.


Shaka tersenyum bahagia, meski pada awalnya ia tidak begitu yakin akan membuat Kenia luluh dengannya.


Namun takdir Tuhan begitu manis, hingga cinta yang awalnya bertepuk diangan Kini berada dalam genggaman yang akan saling menguatkan dan juga menyempurnakan.


***


Seperti biasa, setiap pagi Kenia bangun lebih awal demi baktinya sebagai istri yang baik untuk suaminya.


Dengan wajah berseri ia melangkah ke kamar bermaksud memanggil suaminya.


Namun Kenyataannya Shaka masih terlelap nyenyak dalam mimpinya, padahal waktu sudah menunjukkan pukul enam pagi.


Kenia menyiapkan pakaian kerja untuk Shaka, setelah itu ia kembali ke sisi ranjang dan membangunkan suaminya.


Shaka menggeliat saat tangan Istrinya bergerak membangunkannya.


"Pagi." sapa Kenia mengulas senyum.


Shaka mengerjap beberapa saat sebelum sadar. Astaga sepagi ini istrinya sudah terlihat cantik.


"Pagi istriku, Morning kiss." ucap Shaka seraya bangkit dan mencium bibir Kenia sekilas.


Kenia yang mendapat serangan sontak pipinya bersemu merah.

__ADS_1


"Mandilah, aku sudah menyiapkan semuanya." ucap Kenia kemudian.


"Ahh baiklah, tunggu aku dibawah sayang, hanya lima belas menit."


Namun bukannya turun kebawah, Kenia jutru menunggu suaminya di sofa kamar.


Selesai mandi Shaka keluar hanya mengenakan handuk yang melilit pinggangnya, karena ia fikir Kenia memang menunggunya dibawah.


Astaga suamiku... " pekik Kenia seraya menutup wajahnya dengan tangan.


Beberapa saat kemudian Shaka selesai bersiap dan turun bersama Kenia untuk sarapan.


Didapur bi Ijah yang melihat tuan dan nona mudanya terlihat begitu manis mengulas senyum bahagia.


**


Selesai sarapan Kenia mengantar suaminya sampai di depan rumah.


"Aku berangkat ke kantor dulu sayang. Kamu gapapa kan di rumah? Kan ada Bi Ijah. Kalo kamu kesepian kamu bisa pergi jalan-jalan." Ucap Shaka seraya mengacak lembut rambut Kenia lalu mencium keningnya.


"Iya sayang." ucap Kenia seraya mencium tangan Shaka.


"Ahh manisnya mereka, jomblo sepertiku bisa apa." ucap Toni yang pagi-pagi melihat kemesraan tuan mudanya.


"Hey Ton, berani ya kau melihat kami." ujar Shaka menatap tajam Kearah Toni.


"Ampun pak, gak sengaja.. soalnya kasat mata." alibi Toni.


"Kau ini." geram Shaka.


"Saya pergi dulu, jaga Nona muda! kalo ia mau jalan-jalan kamu harus nemenin."


"Lah yang jaga rumah siapa pak boss." tanya Toni heran.


"Besok saya tambah satu orang lagi." ucap Shaka seraya masuk mobil.

__ADS_1


Kenia tersenyum seraya melambaikan tangannya lalu masuk kedalam setelah Suaminya itu berlalu pergi.


__ADS_2