MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Rumah sakit Hermina


__ADS_3

Esoknya, begitu lelah Kenia sudah hilang, ia memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter obgyn.


Ditemani Shaka, Kenia tengah bersiap.


Sengaja Kenia menunggu waktu telat datang bulannya agak lama untuk memeriksakan diri. karena dulu pernah, waktu ia masih muda jadwal datang bulannya sering nggak tepat. Jadi Kenia memutuskan untuk memeriksa kandungannya sedikit terlambat.


Dan semoga ia benar-benar hamil, karena ia sudah tak sabar menantikan kehadiran Shaka junior di rahimnya.


Rumah Sakit Hermina


Kenia


Aku masih tak percaya, jika aku datang ke rumah sakit Hermina.


Rumah sakit yang dulu sering aku kunjungi, namun bukan sebagai istri dari Tuan muda Admaja.


Kadang takdir serumit ini, tapi aku bersyukur!


Aku bahagia bersama suamiku kak Shaka, dan aku sudah mencintainya sekarang.


Awal-awal terberatku telah terlewat, dan harapanku ketika hadir kembali bertemu dengan kak Radit,


Kita sudah sama-sama bahagia...


Bukankah itu juga termasuk janji, janji kita dulu saat kita memutuskan untuk ikhlas melepaskan.


Janji bahwa kita akan sama-sama bahagia pastinya...




Kenia menggandeng lengan Shaka erat, ia sedikit gugup juga berdebar.


Penasaran dan takut kecewa, perasaannya campur aduk sekarang.


Sedangkan Shaka, ia terlihat santai.


Shaka dan Kenia berjalan menyusuri lorong rumah sakit, hingga akhirnya sampai di loby Shaka bertanya rekomendasi dokter obgyn terbaik di rumah sakit Hermina.



"Misi mbak, mau tanya rekomendasi dokter obgyn terbaik disini, saya mau mengantarkan istri saya periksa kehamilan." Tanya Shaka pada salah satu resepsionis rumah sakit Hermina.


"Mohon maaf pak, untuk lebih jelasnya silahkan tanya pada Dokter Radit pemilik rumah sakit Hermina, beliau pasti sangat tau dokter obgyn terbaik disini."

__ADS_1


" Tapi mbak, apa bisa menemui dokter Radit tanpa membuat janji terlebih dulu." tanya Shaka.


"Bisa pak, tapi sekali lagi mohon maaf karena untuk hari ini dokter Radit hanya datang sebentar ke rumah sakit tadi pagi, kemudian pergi lagi."


Shaka manggut-manggut sebentar, kemudian mulai berfikir.


"Kalo begitu dokter obgyn yang praktek di jam sekarang ini saja mbak." putus Shaka.



"Baiklah pak, ada dokter Maura yang sedang praktek hari ini. Ruangannya ada di sebelah sana. Bapak tinggal lurus aja, nanti sebelum ruang rawat mawar." ucap resepsionis itu memberi tahu.


Kemudian mereka berjalan sesuai pengunjuk dari resepsionis tadi, mencari dimana ruangan dokter Maura.


Setelah mendaftar, Kenia antri di depan.


Lumayan juga yang periksa kehamilan hari ini sehingga Kenia menunggu giliran cukup lama.


"Masih lama lagi ya yang?" tanya Kenia pada Shaka karena memang suaminya yang mengambil nomor antrian.


"Sabar, masih lima lagi baru giliran kita sayang, ajh andai Radit ada. Mungkin kita tak perlu susah-susah mengantri." ujar Shaka.


"Bukannya itu ruangan kak Radit," tunjuk Kenia di salah satu ruang yang dulu sering iya kunjungi.


Kenia mengangguk, Shaka berjalan menuju ruangan kerja Radit.


"Maaf sus, dokter Raditnya ada." tanya Shaka pada seorang perawat yang baru saja keluar dari ruangan dokter Radit.


"Maaf tuan, apa sudah membuat janji?"


"Saya sepupunya sus."



Suster itu tampak mengingat-ingat sesuatu, kemudian ia tersenyum.


" Maaf tuan Shaka, tapi dokter Radit sedang pergi. Baru saja dengan kekasihnya."


"Kekasih?"



"Ohh ya sudah terima kasih,sus."


Shaka Kembali menghampiri Kenia dengan raut wajah kecewa.

__ADS_1


"Nihil sayang."


"Nihil?" ulang Kenia.



" Nihil, dia pergi sama kekasihnya." ujar Shaka tersenyum kemudian duduk di samping Kenia.


"Bukannya ini hari Rabu ya, jam kerja pula."



*Jadi kak Radit pergi sama kekasihnya, baguslah!


Kak Radit sudah bahagia sekarang*..



"Syukurlah, kak Radit sudah punya kekasih."


ujar Kenia.


"Iya, aku sangat bersalah jika sampai saat ini dia masih jomblo karena aku mengambil kekasihnya."


"Dasar kamu yang." Kenia mencubit pinggang Shaka gemas.



"Selanjutnya Nyonya Kenia Anindira Admaja." panggil salah satu suster sembari mengisyaratkan masuk.


Kenia bangkit berdiri di ikuti Shaka kemudian masuk ke ruang periksa dokter Maura.



@@@@



***Hallo, selamat pagi semoga harimu menyenangkan..


Maaf telat update, akhir-akhir ini sibuk di reallife 🖤


Jangan lupa tinggalkan jejak dengan like komen dan Rate..


di vote juga boleh banget biar akunya semangat***!

__ADS_1


__ADS_2