MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Merindukan Mama


__ADS_3

Shaka memandang istrinya heran, karena tiba-tiba raut wajah Kenia berubah murung.


"Hey sayang, kamu ini kenapa ?


"Aku tiba-tiba merindukan mama, dari dulu aku emang gak bisa jauh dari mama kak.


Meskipun aku sering berdebat, aku sering membantah apa kata mama tapi sebenarnya aku sayang banget sama mama." wajah Kenia menunduk sendu.


"Apa kau mau ke tempat mama hari ini? lagi pula jarak rumah kita tidak terlalu jauh dari rumahmu Ken.


Hanya saja jika kita kesana, mungkin tidak akan menginap."


"Aku mau kak, rasanya lama sekali jika menunggu weekend untuk kesana, mungkin aku belum terbiasa jauh dari mama."ucap Kenia antusias, kini senyumnya kembali merekah.


"Ahh, baiklah. Kita kerumah mama sekarang."


"Makasih suamiku tersayang." ucap Kenia mengulas senyum.


"Sama-sama cinta."


Shaka merasakan gejolak hebat dalam dadanya, jika biasanya Kenia merespon biasa saja, kali ini sikap manis Kenia mampu membuat dadanya bergetar hebat.


Cinta memang seaneh ini ya....


***


Mobil berhenti tepat didepan rumah orang tua Kenia, begitu turun Kenia langsung berhambur masuk tanpa memperdulikan mang Ujang yang lebih dulu menyapanya. Sedangkan Shaka hanya mengangguk sopan seraya tersenyum lalu mengekori Kenia.


"Sore Pa Ma." ucap Kenia ketika mendapati Wina dan Edward sedang bersantai diruang tamu.


"Kenia...." sahut Wina girang lalu memeluk Kenia karena putri semata wayangnya itu datang.


"Sore Ma pa." Ucap Shaka mengulas senyum.


"Eh anak mama yang paling ganteng." ucap Wina.


"Gimana kabar kalian nak." tanya Edward kepada Kenia dan juga Shaka setelah mereka duduk.


"Kami baik pa." sahut Kenia.


"Kenia bilang, ia sangat merindukan mama dan papa. Makanya Shaka ajak Kenia mampir kesini. Tapi maafkan kami ma pa. Kami tidak bisa menginap hari ini." jelas Shaka.


"Tak apa, papa tau besok kau harus ke kantor.Gimana rumah baru kalian ? apa Kenia merepotkanmu." tanya Edward.

__ADS_1


"Tidak sama sekali pa, Kenia istri yang baik dan cukup mandiri." puji Shaka.


"Ahh benarkah ?" batin Kenia tersipu.


"Kenia mama harap kamu bisa menjadi istri yang baik, lihatlah Shaka ia begitu mencintaimu." Ucap Wina kemudian.


Bi Mina yang menyadari kehadiran Nona muda serta suaminya, berkutat di dapur,membuatkan teh lalu mengantarkannya ke ruang tamu.


"Ini minumnya Tuan nyonya."


ucap bi Mina seraya meletakkan cangkir demi cangkir keatas meja.


"Makasih bik." ucap Kenia tersenyum manis.


Astaga...


dia bahkan bisa bersikap semanis itu dengan pembantu, hari ini aku menemukan lagi sisi baik dirimu yang membuatku semakin tergila-gila little....


Mereka menikmati teh seraya berbincang-bincang sesekali mereka saling melempar tawa bahagia.


Kenia memasuki kamarnya, sekedar melepas rindu pada tempat dimana ia sering beradu. Tempat dimana ia diam-diam menangis dan meluapkan segala keluh kesahnya. Sungguh Kenia rindu masa dimana ia tinggal dirumah ini, meski kedua orang tuanya selalu bersikap tegas, nyatanya kasih sayang mereka tetaplah abadi dihati Kenia.


Keluar dari kamar, kenia mencari mama Wina yang ternyata sedang didapur menyiapkan makan malam bersama bi Mina.


"Mama..." Kenia berhambur memeluk mamanya.


"Mama juga kangen kamu sayang. Iya mama pasti bakal main kesana, tapi mungkin tidak untuk saat-saat ini." ucap Wina sedih.


"Gimana calon cucu mama." tanya Wina antusias.


"Astaga mama, Ken nikah baru seminggu ditanya cucu pula." Kenia memberenggut kesal.


"Ohh iya mama lupaa hehe." Wina terkekeh.


"Sekarang bantu mama bawa semua masakan ini ke meja makan ya Ken."


"Siap ma."


Kenia telah selesai menyiapkan berbagai macam masakan diatas meja, sedangkan Shaka dan mertuanya yang sedari tadi sibuk mengobrol diruang tamu kini sudah berada dimeja makan.


"Ayo kita makan." ajak Wina kepada suami serta anak dan menantunya.


"Makanlah Ka, Ken pasti jarang memasak untukmu." ucap papa Ed yang membuat Kenia langsung mengerucutkan bibir.

__ADS_1


"Papa, Ken itu rajin masak lho, karena Ken istri yang baik. Iyakan sayang? ucap Kenia seraya melirik Shaka. Sorot matanya mengisyaratkan agar suaminya itu berkata iya.


"Tentu pa, Kenia bahkan masak tiap hari untukku,masakannya sama enak seperti punya mama." ucap Shaka memuji.


"Benarkah, karena dia anak mama." ucap Wina tersenyum bangga.


"Ahh ayolah kita makan. ujar Kenia membuat mereka menghentikan obrolannya.


Setelah makan malam, Kenia dan Shaka akhirnya memutuskan pamit pulang.


***


Dijalan Kenia mengulas senyum.


"Terima kasih sayang." ucap kenia senang.


"Sama-sama little, apapun keinginanmu. Jika aku bisa aku akan melakukannya." ucap Shaka seraya mengacak rambut Kenia gemas.


"Cium dulu." ucap Kenia menggoda seraya menunjuk pipinya dengan senyum.


sontak Shaka menepikan mobilnya dan berhenti.


Diraihnya tengkuk leher Kenia, awalnya Shaka hanya menempelkan hidungnya, lambat laun nafasnya mulai memburu.


Cupp ! Shaka mencium kilas bibir kenia lalu melepaskannya dengan cepat sebelum setan membuatnya hilang kendali.


"Kenapa dibibir." protes Kenia memberenggut.


"Karna bibirmu lebih manis." sahut Shaka asal membuat Kenia bersemu merah.


"Ayo kita pulang kak."


"Ini kita mau pulang memangnya mau kemana lagi. Ohh atau kamu mau kita melanjutkannya dirumah Ken." goda Shaka.


"Astaga kak, aku masih datang bulan." sungut Kenia.


"Sampai kapan."


"Emmm satu hari lagi selesai." ucap Kenia asal.


Sebenarnya Kenia sudah selesai saat ini, hanya saja ia sedikit gugup jika harus mendapat serangan mendadak tanpa persiapan.


Setidaknya aku harus berendam aroma terapi dulu agar tubuhku sedikit wangi, ohh astaga fikiranku." gumam Kenia lirih nyaris tak terdengar sama sekali oleh suaminya.

__ADS_1


🌸🌸🌸


Hallo readersku sayang ! maaf hanya bisa up 1 eps sehari. makhlum emak-emak yang sibuk ngurus debay 😊 jangan lupa tinggalkan like komen dan Vote agar aku semangat 😚


__ADS_2