MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)

MENIKAH Dengan Sepupu Kekasihku (MDSK)
Pantai


__ADS_3

"Hon, lihat kan tadi gimana Kenia? aku gak bisa bayangin gimana ganasnya kakak ipar."


"Beb, jika kamu mau. Aku juga bisa." kini Sam justru menggoda istrinya.


"Mau lagi ya..." Bujuknya.


"Enggak, aku capek. Baru juga nyampe! sebelum berangkat kan udah." Gerutu Kamila kesal.


"Ayolah honey, kita kesini buat menjalankan misi kan?" matanya mengerling nakal.


"Misi apa hon, bukannya kita kesini buat honeymoon ya? jangan-jangan kamu ngajak aku kesini, cuma buat buntutin kakak ipar."


"Misi membuat cucu." celetuk0 Sam dan langsung membuat Kamila ingin mencubitnya.


"Dasar kamu hon."


***


Sisi lain Villa, Kenia sedang menunggu waktu sore dengan bersantai di balkon kamarnya.


"Sayang..."


"Hm," Kenia hanya berdehem ria, ia masih asyik merentangkan tangannya. Menikmati sejuknya angin menjelang sore.


"Katanya mau ke pantai, jalan-jalan yuk."


"Bentar lagi sayang, matahari masih terlalu tinggi. Sedangkan pantai Kuta bagusnya buat menikmati sunset."


Tiba-tiba tangan kekar Shaka memeluknya dari belakang, membuat Kenia tersentak.


Shaka meletakkan kepalanya di pundak Kenia lalu menenggelamkan wajahnya di leher istrinya.


"Isshhh.. sayang jangan gitu."


"Sebentar saja Ken, seperti ini." ujarnya masih dengan posisi sama.


Shaka memang begitu dan Kenia cukup tahu.


Kenia memutar tubuhnya, " Sudah cukup ! ayo kita jalan-jalan, aku pengen banget es kelapa muda."

__ADS_1


"Baiklah, apa kita perlu mengajak mereka?" tanya Shaka.


Mereka yang di maksud sudah pasti Sam dan Kamila.


"Jangan dulu deh, mereka pasti lelah. Lagipula aku yakin mereka sedang tidur sekarang."


"Oke little." Shaka mengembangkan senyumnya.


Setelah bersiap Kenia meraih tas dan juga ponselnya, lalu mengajak suaminya turun.


Setelah keluar Villa, Kenia bisa melihat dengan jelas hamparan pantai terpampang luas di depannya, banyak turis berpakaian seksi disini.


"Kesana yuk, aku mau beliin kamu sesuatu." ujar Kenia menarik lengan Shaka.


Ia membawa suaminya ke toko kacamata terlebih dahulu.


Setelah menemukan dua kacamata yang cocok, Kenia lalu membayarnya.


"Kamu pake ini sayang." Kenia menyodorkan kacamata hitam pada Shaka.


"Kenapa harus hitam." Shaka bukan enggak suka dengan pilihan istrinya yang tiba-tiba menyuruhnya memakai kacamata hitam, ia hanya penasaran.


Shaka terkekeh melihat istrinya, " Kamu cemburu?"


"Kata siapa, aku bukan orang yang cemburuan." elahnya.


Namun kenyataannya sikap Kenia yang seperti ini, menunjukan bahwa ia sedang cemburu, dan Shaka sangat menyukai itu.


Tandanya Kenia benar-benar mencintainya.


Tak terasa matahari sudah hampir tenggelam, hingga cahaya jingga perlahan menghiasi langit pantai Kuta.


Shaka dan Kenia duduk diatas pasir seraya menikmati pemandangan pantai yang indah.


"Es kelapa mudanya mana, beliin." rengek Kenia seperti anak kecil.


"Bentar sayang, tadi aku dah bilang ke penjualnya, paling juga bentar lagi dateng." ujar Shaka.


Benar saja, tak butuh waktu lama untuk es kelapa muda itu berada di tangan.

__ADS_1


"Makasih mas." ujar Shaka pada pelayan itu.


Ia lalu menyodorkan satu untuk Kenia.


"Ini little, spesial buat kamu."


Kenia berbinar, dengan cepat ia meraih es kelapa muda itu dan meminumnya.


"Gimana enak." tanya Shaka penasaran karena baginya ini biasa saja rasanya.


"Enak, seger banget tahu." ujarnya lalu kembali menyedot minumannya hingga tinggal setengah.


"Apanya yang enak sih, enggak ada manis-manisnya." gumam Shaka pelan.


"Ngomong apa yang."


"Ehh, enggak. Lihat deh yang, indah banget ya." ujar Shaka.


Setelah minuman itu tandas, segera Shaka membayarnya dan mengajak Kenia menyusuri pantai.



Langit jingga begitu indah hari ini, Kenia mengalungkan tangannya di leher Shaka.


Memakas jarak diantara wajah mereka, hingga hembusan nafas saling beradu.


"Makasih sayang. Selalu membuatku senang." ujar Kenia tulus.


"Hm, apapun itu untukmu."


"Benarkah?"


"Iya sayang, untukmu."


***


Hay hay, kasih aku like komen dan rate agar semangat nerusin cerita ini...


Maafin author yang mungkin alurnya kurang greget atau gimana...

__ADS_1


Tapi author berterima kasih buat yang sudah bersedia mampir..


__ADS_2