Menikah Karena Ancaman

Menikah Karena Ancaman
episode 53


__ADS_3

Flash back on.


Beberapa bulan yang lalu.


Zira melangkahkan kakinya menuju panti asuhan amal bakti. Dia termasuk dari beberapa orang yang hampir sering mendonasikan pendapatannya ke panti asuhan amal bakti.


Bahkan dia sering membawakan mainan ataupun makanan untuk anak-anak panti, karena menurutnya pasti anak-anak panti akan merasa terhibur dengan di bawakan berbagai macam mainan.


Zira sering menghabiskan waktu luangnya untuk berada di panti asuhan itu. Dia memang menyukai anak kecil apalagi anak panti, dia merasa senasib dengan anak-anak panti bedanya sepeninggalnya orang tuanya, dia diasuh oleh sang nenek.


Zira sudah akrab dengan penjaga panti bahkan dia sudah di anggap keluarga dari penjaga panti.


Zira sedang bermain diluar dengan anak-anak panti, ada seorang wanita yang memperhatikannya dari jauh.


Wanita tersebut masuk kedalam ruangan yang di dalamnya terdapat seorang ibu yang sudah sepuh, dia adalah ibu Ani ketua dari panti asuhan amal bakti.


"Apa kabarnya nyonya Amel." Tanya Ibu panti ramah.


"Baik bu, ibu sehatkan." Tanya nyonya Amel balik.


Nyonya Amel mempunyai sifat yang dermawan, dia merupakan donatur terbesar bagi panti asuhan amal bakti. Semua penjaga panti sangat segan dan hormat kepadanya, mereka selalu memperlakukan nyonya Amel dengan sangat khusus walaupun wanita paruh baya itu tidak menginginkannya.


Nyonya Amel dan Ibu Ani melakukan percakapan seputar panti, kemudian.


"Ibu siapa gadis yang sedang bermain dengan anak-anak, saya perhatikan dia sering datang kesini." Tanya nyonya Amel.


"Mungkin maksudnya nyonya adalah Zira. Zira juga termasuk donatur untuk panti asuhan amal bakti, dia sering menghabiskan waktu luangnya disini, bahkan dia sering membawakan anak-anak mainan dan juga makanan. Anak-anak sangat akrab dengannya. Dan dia menyayangi mereka seperti menyayangi adiknya sendiri." Jelas ibu Ani.

__ADS_1


"Apa pekerjaannya." Tanya nyonya Amel lagi.


"Oh dia adalah pemilik dari Zira boutique." Jawab Ibu Ani.


Flashback Off


***


Zira masih duduk di atas kasur memikirkan nasibnya, mungkin kalau sebagian cewek jika berada di posisi dia akan menangis bombay tapi tidak dengannya.


Dia melangkahkan kakinya keluar dari kamar menuju ruang tamu tempat Ziko berada.


"Tuan."


"Hemmmmm." Sambil melirik kearah Zira.


Rambut Zira acak-acakan ada yang naik ada yang turun seperti dollar naik turun.


"Trend 2020." Ucap Zira cepat.


"Rapikan dulu rambutmu, kamu seperti kuntilanak kehilangan sisir." Ucap Ziko cepat.


Zira kembali ke kamar untuk merapikan rambutnya. Dia melihat dirinya kedalam cermin


"Ih betul kata si ubi kayu, aku seperti kuntilanak kehilangan sisir." Gumam Zira pelan.


Setelah merapikan rambutnya dia kembali ke tempat Ziko.

__ADS_1


"Tuan, kamu harus membatalkan rencana nyonya Amel, hanya kamu yang bisa membatalkannya." Ucap Zira cepat.


"Kamu belum kenal singa betina rupanya, kalau singa betina sudah mengaung tidak akan ada yang bisa membatalkannya." Ucap Ziko santai.


"Dasar anak duralex itukan ibumu bisa-bisanya kamu mengatakannya singa betina, kamu mau di kutuk jadi batu gilingan." Ucap Zira cepat sambil memukul tangan Ziko.


Kevin yang mendengar ucapan Zira tertawa.


"Nona kenapa tidak sekalian di kutuk jadi cobek aja." Ucap Kevin sambil tertawa.


"Tunggu cobek dan ulekan masih saudara kan." Tanya Zira ke Kevin.


"Masih nona mereka satu ibu beda bapak." Ucap Kevin dengan gelak tawanya.


Zira kembali menatap Ziko, dengan tatapan yang mematikan.


"Jadi enggak bisa ya." Tanya Zira lagi.


"Ya enggak bisalah, aku aja anaknya tidak bisa apalagi kamu." Ucap Ziko santai.


Zira mondar mandir enggak tentu arah, dia berpikir keras untuk membatalkan rencana nyonya Amel.


"Hei kamu kenapa mondar mandir, seperti setrikaan aja." Gerutu Ziko.


"Iya aku memang setrikaan, aku lagi menyetrika otakku yang kusut." Ucap Zira ketus sambil tetap mondar mandir.


"Duduk! Kamu kalau sekali lagi masih mondar mandir, aku kasih kamu hadiah sebuah piring cantik." Ucap Ziko cepat.

__ADS_1


"like komen dan vote yang banyak ya."


__ADS_2