Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
100


__ADS_3

"Terimakasih tante" ucap Caca langsung memeluk Naila


"Nek ayok. Aca sudah tidak sabar bertemu mama" Ketika dapat izin dari Naila, Caca lansung menarik lengan nenek


"Sabar Ca, kalau Caca seperti ini bagai mana nenek bisa jalan cepat"


"Iya nek, maaf" Caca melepaskan tangannya dari pergelangan nenek


"Ma......"panggil Naila


"Ada apa Nai?" tanya mama


"Apa Naila boleh ikut?" tanya Naila penuh harap


"Boleh" jawab mama sambil menggandeng tangan Caca.


Tidak memakan waktu lama Mama bersama Caca tidak lupa dengan Naila, meraka pun tiba di rumah sakit di mana tempat Neysia di rawat. Mama langsung membawa Caca di dalam ruangan Neysia.


"Mama........" teriak Caca sambil mendekati ke arah Neysia yang tengah berbaring di atas ranjang.


"Caca..." panggil Noval

__ADS_1


"Pa mama kenapa?" tanya Caca merasa aneh melihat Neysia terbaring lemah tak sadarkan diri.


"Mama istrihat sebentar"


"Istrhat? Ke napa tubuh mama di pasang ini?" tanya Caca sambil menunjukkan selang-selang yang terpasang di tubuh Neysia. Noval tidak menjawab pertanyaan putrinya.


"Pa... Banguni mama. Aca rindu mama pa" rengek Caca


"Papa... Ayo dong pa. Jangan diam ajah"


"Caca tunggu ya, biarkan mama istirahat dulu"


"Hikss......hikkkssss... papa jahat. Aca benci papa" ucap Caca yang penuh dengan isak tangis


"Mama.... Jahat sama Aca, mama sudah tidak sayang Aca lagi. Ma, Aca mohon ma bangun. Aca kangen mama" ucap Caca sambil memeluk tubuh Neysia. Sedangkan yang lain hanya bisa mengeluarkan air mata melihat interaksi antara ibu dan anak walaupun hanya ibu sambung. Sudah lima belas menit Caca menempelkan ke palanya di atas perut Neysia dengan isak tangis.


"Mama... Bangunnn. Kenapa mama bobok terus? Mama tidak kasihan sama Aca, Aca lapar ma. Aca belum makan ma" tanpa di sadari Neysia mengeluarkan cairan bening.


"Permisi pak, waktunya cek pasien" ucap perawat itu ramah


"Aca sini dulu sayang, buk dokternya mau bangunin mama. Aca sama papa dulu ya sayang"

__ADS_1


"Hikkss,,,,hikksss,, gak mau pa. Aca mau sama mama"


"Hey adek cantik" sapa buk dokter. Caca tidak menjawab ucapan buk dokter


"Ibu periksa mamanya dulu ya. Biar mama adek tidak bobok lagi" rayu dokter itu,


" Buk Dokter janji ya, bangunin mama Aca. Aca rindu mama" Mohon Caca sambil memegang tangan buk Dokter.


" Iya sayang, buk Dokter janji bakal bangunin mama adek. Tapi, adek juga bantu buk doktet ya"


"Aca harus ngapain buk Dokter? Aca rela lakuin apa saja asal mama Nay bangun buk Dokter" Ucap Caca


"Adek cukup do'a saja, semoga tuhan memberi kesembuhan pada mama Nay" ucap buk dokter sambil mengusap air mata Caca.


"Iya buk dokter. Aca bakal do'ain mama Nay selalu. Karena Aca sayang sekali sama mama.Nay"


"Ya sudah adek tunggu sama papa dulu ya. Buk dokter coba bangunin mama adek dulu" Buk dokter pun membawa Caca pada Noval


"Iya buk Dokter"


"Ya allah sembuhkanlah mama Nay, Aca tidak mau mama Nay bobok terus. Aca tidak punya mama lagi kalau mama Nay bobok tuhan. Ya tuhann Aca yakin tuhan bisa bantu Aca, bangunin mama.. Aca janji Tuhan, kalau mama Nay bangun Aca tidak akan pernah tinggal shalat lagi. Aca tidak nakal lagi, Aca janji Tuhan tidak makan permen lagi. Aca mohon Tuhan banguni mama Nay" Caca berdo'a . Semua yang ada di sana mendengar do'a Caca merasa tersentuh. Sangat tulus kasih sayang antara ibu dan anak sambung itu.

__ADS_1


Bersambung...


Terimakasih yang sudah setia membaca karya author. Jangan lupa tonggalkan jejakya. Dengan cara like, komen, dan Vote. okk


__ADS_2