Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 78


__ADS_3

Setelah kepulangan Neysia, Noval memikirkan ucapan sang mama. "Apa yang di katakan mama benar, Caca butuh sosok seorang ibu. Tapi yang membuat Noval tidak yakin apakah Neysia mau dengan nya, aku kan seorang duda sedangkan Neysia gadis perawan cantik mana mungkin ia mau dengan duda.Tapi, apa salahnya di coba dulu" Noval berperang dengan pemikirannya.


"Pa, Aca boye minta cetuatu(Pa, Aca boleh mintak sesuatu)" Aca membuyar lamunan sang ayah


"Anak papa yang cantik mau mintak apa? pasti akan ayah turuti keinginan putri cantik papa"


"Yang benal pa, papa dandi kan(yang benar pa, papa janjikan)"


"Benar dong sayang, mana mungkin papa membohongi putri papa. Anak papa mau mintak apa?" tanya Noval sambil mencium sang anak


"Aca mau tante tantik jadi mama Aca(Aca mau tante cantik jadi mama Aca)" ucap Caca lalu langsung menundukkan kepala takut di marahi papa.


"Aca lihat papa dulu" ucap Noval sambil menatap Caca


"Papa tidak janji ya, tapi papa bakal usaha demi Caca"


"Benalan pa? papa tidak mala cama Aca(Benaran pa? Papa tidak Marah sama Caca)"


"Tidak sayang, papa tidak marah dengan Caca" Noval pun langsung memeluk putri kesayangannya.


"Matatih papa(maksih papa)"


Di tempat lain ........


"Assalammualikum"ucap seseorang


"Waalikumsalam" jawab Dewi


"Masuk pak" Ucap Dewi ketika melihat siapa yang datang


"Rame Dew?" tanya Andrian


"Alahamdulillah" jawab Dewi


"Neysia nya mana?" tanya Sarah


"Kak Neysia ke toelet mbak"


"Baby Ansa sekarang sudah besar ya" ucap Dewi sambil mencium baby Ansa


"Mbak Dewi boleh pinjam"


"Emang kamu pikir anak mbak barang, mau main pinjam-pinjam" Sarah pun memberi baby Ansa pada Dewi


"Eh ada kak Sarah" ucap Neysia baru tiba sambil menyalami Sarah


"Kak Andrian gak ikut kak?" tanya Neysia


"Ikut, gak tau ke mana "


"Anak ku mana kak?"


" Ansa maksudnya?" tanya Sarah


"Ya ia lah kak, terus siapa lagi?"


"Kakak kirain ada anak baru" jawab Sarah cengengesan


"Ah kak Sarah, apaan sih"

__ADS_1


"Beneran lo Nay?"


"Gak ada kak gak ada"


"Yakin gak ada" goda Sarah


"Assalammualikum" ucap Andrian baru tiba


"Waalaikumslam"


"Kak Andrian" Neysia pun menyalami Andrian


"Tumben kak ke sini?"tanya Neysia


"Seharusnya kakak nanya tumben?" jawab Andrian cengir kuda


"Maksud nya kak?" tanya Neysia tidak ngerti


"Lupakan saja" ucap Andrian dengan senyum mengoda


"Kak, jawab dulu. Maksudnya apa? Nay tidak mengerti" rengek Neysia


"Maksud nya kak Andrian. Tumben kamu ada di toko Nay, biasanya kamu jarang ada di toko" ucap Neysia sambil tersenyum


"Nay selalu ada di toko kok kak. Kakak saja jarang main ke toko"


"Oh ya Nay, kakak dengar-dengar kamu lagi dekat sama seseorang" ucap Andrian


"Iya kak, cuma sekedar teman"


"Teman hidup juga tidak masala" kata Andrian


"Gak la kak, dia juga sudah punya anak kok. Nay dekat sama anaknya bukan sama bapaknya kak."


"Ntalah kak, mungkin dia juga punya kekasih"


"Atalammualaitum (Assalammualaikum)"ucap seseorang


"Waalikumsalam" Jawab Andrian


"Ante antik(Ante cantik)"Teriak Caca langsung menghampiri Neysia minta di gendongkan oleh Neysia


"Muachh..muachh..muachh..Caca cantik sekali" puji Neysia sambil mencumbu Caca


"Matatih tante, tante lebih tantik(Makasih tante, tante lebih cantik)" Balas Caca


"Nay ini anak siapa?" tanya Sarah bingung melihat Caca sangat lengket bersama Neysia


"Hehe, Nay sampai lupa kalau ada kak Sarah bersama kak Andrian. Ini Caca kak, anak yang kita bahas tadi" Jelas Neysia


"Oh ini.. Tapi, kalian seperti ibu dan anak"ucap Sarah


"Iya sih kak, banyak yang bilang seperti itu" ucap Neysia malu-malu


"Assalammualikum"ucap Noval baru tiba


"Waalaikumsalam" jawab Mereka serentak


"Noval" ucap Noval sambil mengulur tangan dengan Andrian

__ADS_1


"Andrian" Jawab Andrian menerima uluran tangan Noval


"Mari duduk"Tawar Andrian


Noval pun mengambil posisi di sebelah Andrian. Banyak hal yang di berbincangkan Andrian bersama Noval.


"Mari di minum" ucap Neysia memberi secangkir kopi pada Andrian bersama Noval.


"Makasih" jawab Noval


"Hiksss.....hikksss..." Tangisan baby Ansa


"Cupp...Cuppp. Anak bunda kenapa nangis? Ante Dewi jahat ya" Sarah pun mengambil baby Ansa dari gendongan Dewi


"Caca.. mayu endong adek bayi tante(Caca,, mau gendong adek bayi tante)"Rengek Caca tidak tahan melihat muka bakpau baby Ansa yang naik turun.


"Kalau gitu Caca turun dulu ya" Neysia pun menuruni Caca dari gendongan


"Anak mami kenapa nangis.." Ucap Neysia sambil mengambil Baby Ansa dari gendongan Sarah


"Wah..Wah.. anak mami semakin berat" Neysia pun menimang-nimang baby Ansa yang gembul


Baby Ansa tertawa bahagia di buat seperti itu, sampai-sampai mengeluarkan air terjun(pipis di celana) karena ke asikan tertawa.


"Hahahahah...Hahahha.. Adek nya pipis" Tawa Caca dengan lompat-lompat


"Ayuk jahat ya dek. Tawain adek" ucap Neysia


"Hahahah.. Adek nya ucu(adek nya lucu)"


"Ca, pulang yuk nak" ajak Noval


"Aca tak mau puyang pa, Aca mayu main tama adek(Aca tidak mau pulang pa, Aca mau main sama adek)" Tangis Caca


"Ya sudah Caca main sama adek. Biar papa yang pulang" rayu Neysia


"Papa pulang ada, Aca mayu main tama adek(Papa pulang saja, Aca mau main sama adek)" Caca menyeret tangan papanya


Semuanya yang ada di sana tertawa melihat tingkah Caca.


"Ya sudah papa pulang dulu, nanti papa jemput ya. Ingat jangan nakal"


"Ote papa(oke papa)" Caca memberi tanda dua jempol pada sang papa


"Nay, titip Aca ya" Neysia pun mengangguk


"Kak Andrian, mbak Sarah aku pamit" ucap Noval sambil menyalami kedua sepasang sumai istri


"Asalammualikum" ucap Noval pergi meninggalkan mereka.


"Dek, sepertinya Noval anak baik" puji Andrian


"Kakak sok tau" Andrian tersenyum menanggapi Sarah.


Bersambung..


Minalaidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin. Dari author untuk kita semua


Selamat menyambut hari raya idul fitri, mohon maaf jika ada kata-kata Author yang kurang menyenangkan.

__ADS_1


Terimaksih yang sudah setia membaca karya Author selama ini. Dukung author terus ya .


Salam kenal dari author


__ADS_2