Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 32


__ADS_3

Prov Sarah :


Aku merasa hidupku hancur seketika ,mendengar ucapan dari orang yang selama ini berada di sisisku. Tidak pernah terbayang dengan ku, jika mereka musuh terbesar dalam hidup ku. Aku terus menyulusuri jalan di tengah derasnya hujan. Aku tidak tau arah dan tujuan hidup ku lagi. Aku sempat berfikir lebih baik aku menghadapi sang ilahi (mati ). Karna aku merasa tidak ada gunanya aku untuk hidup,karna orang yang selama ini aku anggap menyangai ku teryata lebih busuk dari bangkai.Aku menuju di tengah jalan di temani dengan derasnya hujan, aku melihat sebuah mobil menuju ke arah ku, dengan cepat aku berdiri di tengah jalan sambil merentang ke dua tangan ku. Aku berharap mobil itu menabrak ku tapi sayangnya mobil itu berhenti di hadapan ku dan menghampiri ku. Aku kesal dengan pemilik mobil itu kenapa tidak langsung menabrak ku saja. 'Justru pemilik mobil itu mendatangi ku.Betapa terkejutnya aku melihat siapa pemilik mobil itu, aku tidak bisa berkata apa apa, ia menutupi tubuh ku dengan jaket yang ia gunakan, ia pun membawa ku ke dalam pelukannya. Aku ingin meronta dari pelukannya tapi hati ku menolak, hati ku merasa nyaman dalam pelukan pemilik mobil itu.


"Apa yang kamu lakukan Ra??, di tengah derasnya hujan. Apa kau sudah gila ?"tanya Andrian


"Tabrak aku!!, aku ingin bersama Papa dan Mama. Aku ingin bahagia bersama mereka "aku menangis tersedu sedu, aku berjongkok dengan melipat ke dua tangan ku. "Tabrak aku !!"ucap ku dengan isak tangis.


Andrian sudah tak mampu melihat ke adaan wanita yang pernah ia cintai seperti ini. Andrian pun mengangkat tubuh ku membawa ke dalam pelukannya.


"Jangan tangisi yang tidak berguna, kasihan dengan mata mu yang mulai membengkak akibat ke bodohan mu "ucap Andrian


"Hiksss,,,,hikks,,, kamu pasti senangkan melihat aku dengan ke adaan seperti ini."


"Sarah kau memang gadis bodoh"ucap andrian memarahi ku


"Ke napa kau senang sekali mangatakan aku bodoh. "Cemberut ku


"Memang begitu,, apa yang sudah terjadi dengan mu?? ke napa kau seperti anak kucing kehilangan induk "ucap Andrian.


Fla****shback..


"Hahaha, mari kita merayakan ke bahagian kita"ucap Susan sambil bertos ria bersama dua temannya, bukan lain adalah Tiara bersama Oki.

__ADS_1


"Jangan terlalu senang mbak, rencana kita belum selesai saratus persen "ucap Tiara


"Kamu tenang saja Tia, rencana kita sudah 90 persen. Kamu tidak perlu kuatir."


"Tapi ingat mbak, Semua hartanya Sarah kita bagi tiga, mbak tidak boleh curang "ucap Oki


"Kamu tenang saja, semuannya mbak beri untuk kaliam berdua."


"Terus apa alasannya mbak memintak kami menghancurkan Sarah. Jika mbak tidak mengiinkan hartanya ??"tanya Oki


"Hahaha, mbak hanya ingin melihatnya menderita. Mbak ingin hidupnya hancur berkeping keping "Ucap Susan dengan senyum sinis


"Baiklah mbak jika itu ke inginan mbak, kami akan melaksanakan dengan baik "


"Tenang saja mbak, aku tidak pernah menyukainya. Aku hanya menyukai uangnya,hahaha. Dia itu bukan selera ku mbak, mana mungkin aku bisa jatuh cinta dengannya."ucap Oki


"Anak yang pintar "puji Susan


"Kamu jangan samapai memberi tahunya, kalau tidak lihat saja apa yang terjadi dengan keluarga mu "ancam Susan dengan Tiara


"Setelah rencana kita berhasil, kalian menikah lah mbak akan memberi semuannya untuk kalian berdua. Sedangkan Sarah ia hanya bisa meratapi nasibnya yang malang. "ucap Susan dengan senang.


"Hahaha,, mbak memang paling top"puji Tiara.

__ADS_1


Cairan bening terus membasahi wajah mulus Sarah. Andrian langsung menghapusi setiap tetesan yang membasahi wajah mulus Sarah dengan menggunakan baju yang ia gunakan.


"Berhenti lah menangis, aku akan selalu berada di sampingmu di saat kau membutuhkan ku."ucap Andrian,


"Aku bersyukur jika kau sudah mengetahui semuannya. "ucap Andrian


Apa selama ini kau sudah tahu semuannya ? ?tanya Tiara


"Tentu "ucap Andrian sambil tersenyum dengan Sarah.


"Ke napa kau tak memberi tahu ku ??! kau jahat"


"Apa kau percaya dengan ku di waktu itu ?"tanya Andrian


"Iya maaf "ucap Sarah


"Istrahat lah, aku sudah lelah"ucap Andrian


"Ndri makasih ya "ucap Sarah. Andrian pun mengangguk


Bersambung.


Terimaksih buat para pencinta novel telah berkenan membaca karya Author.

__ADS_1


jangan lupa like,komen,satu lagi votenya.


__ADS_2