Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Nasi sudah jadi bubur


__ADS_3

Setiap hari Andrian menghabiskan waktunya hanya di ruang kerjanya saja. Dalam satu minggu setelah kejadian itu membuat Andrian jadi malas untuk menemui siapa pun. Apa lagi menemui para karyawannya, karna Andrian sudah tau kalau mereka pasti menanyakan Sarah karna selama 4 bulan ini Sarah selalu bersama dengannya. Tapi untuk hari ini Andrian terpaksa harus menemui para karyawannya, karna akan mengadakan rapat bulanan antar karyawan. Semua karyawan dari anak cabang maupaun induk, semuanya sudah berkumpul.menunggu kedatangan bos mereka bukan lain adalah Andrian.


"Assalammualaikum. "Ucap Andrian dengan Rama


"Waalaikumsalam pak bos"jawab karyawan serentak


"Apa kabar semua, bapak harap kalian semua baik baik saja. Dalam masala apa pun, baik masala peribadi maupun masala kerja "


"Kami semua baik pak, hanya saja kantong kami yang kurang baik "jawab Toni bercanda


"Baik la, mulai bulan depan gaji kalian semua bapak naikkan 10persen. Jika tembus target bonus kalian bapak naikan 5 persen."


"Yang benar pak ??"tanya Para karyawan senang


"Apa bapak pernah main main dengan ucapan bapak kalau tentang pekerjaan ?!!"Tanya Andrian tegas


"Bapak memang bos yang paling top marktop "puji karyawan sambil memberi tanda dua jempol.


"Kalian bisa aja, kalau maunya sudah dapat.Pertemuan kita hari ini cukup sampai di sini.Bapak harap kita semua semakin kompak kerja samanya,"

__ADS_1


"Assalammualaikum"ucap Andrian mengakhiri pertemuan.


'Pak Andrian selama satu minggu ini sangat aneh "ucap Rina dengan teman kerjannya


"Iya kamu benar Rin, Biasanya pak Andrian kalau pertemuan seperti ini pasti ia semangat sekali,berbeda sekali dengan hari ini. Hari ini dia seperti kematian istri tidak semangat sama sekali "ucap salah satu karyawan cabang.


' Jangan asal ngomng aja"ucap Rina tegas


"Maaf kak "


"Selama satu minggu ini aku tidak pernah melihat mbak Sarah ke toko. Biasannya mbak Sarah selalu ikut dengan pak andrian "ucap Toni


"Mari kita makan, dari pada ngurusin pak Andrian lebih baik kita manjakan perut kita ,mumpung makan gratis "ajak Rina


"Ya ela mbak Rina kalau yang gratisan pasti no 1"ledek salah satu karyawan cabang. Walaupun mereka berbeda toko tapi mereka semua akrab,tidak memandang siapa pun


""Hahahaha""Gelak tawa semua karyawan.


Di tempat lain :

__ADS_1


"Bibik tidak yakin Nak Andrian seperti itu non Sarah, bibik tau betul Andrian seperti apa "ucap bibik tidak yakin dengan apa yang di ceritakan Sarah


"Awalnya Sarah juga tidak percaya bik ceritanya Tiara.Setelah Sarah melihat dengan mata kepala Sarah sendiri, Sarah percaya semua apa yang Tiara ceritakan"


"Apa non Sarah sudah bicara baik baik dengan nak Andrian??."


"Tidak bi,Sarah terbakar emosi saat itu. Sarah mintak Andrian langsung menceraikan Sarah malam itu juga"jelas Sarah dengan bibik


"Kalau menurut bibik, lebih baik non Sarah selediki dulu. Mungkin saja wanita itu teman bisnisnya nak Andrian. Memang non Sarah melihat pak Andrian sedang apaan dengan wanita itu ?"


"Sarah hanya melihat mereka sedang mengobrol, tapi Sarah tidak tau apa yang mereka obrolkan. Karna jarak kami lumayan jauh"


"Lebih baik non selidiki, walapun non sudah mintak berpisah dengan nak Andrian. Bibik yakin nak Andrian tidak seperti itu "


"Tapi bik, nasi sudah jadi bubur. Andrian pasti sangat membenci Sarah bik, Karna Sarah sudah menghinanya dengan berbagai ucapan yang tak pantas di ucap bik"ucap Sarah dengan berlinang air mata dalam pelukan bibik.


Bersambung


Jangan lupa likenya

__ADS_1


__ADS_2