Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 39


__ADS_3

"Ada apa non?, bibik lihat berapa hari ini non murung saja"tanya bik Ida


"Tidak tau ke napa bik hati Sarah sakit,mendengar kalau Andrian akan melamar Neysia. Ada rasa tidak rela bik melihat Andrian bersama wanita lain."


"Non Sarah yang sabar, bibik yakin non Sarah bakal mendapatkan pendamping yang lebih baik dari tuan Andrian"


"Ada ya bik ?yang lebih baik dari Andrian"tanya Sarah, di balas senyum oleh bibik.


"Asaalammualikum"ucap Andrian sambil mengutuk pintu


"Waalaikumslam, tuan Andrian"jawab bik ida


"Bik Sarahnya mana ?"tanya Andrian karna tidak melihat Sarah


"Non ada tuan Andrian di depan"ucap bik ida


"Oh iya bik, makasih"ucap Sarah lalu pergi menemui Andrian


"Ada apa Ndri ?"tanya Sarah, duduk di sebelah Andrian


"Ini Ra, aku ingin kamu hadir di hari bahagianya aku menggunakan seragam ini. "ucap Andrian sambil memberi sebuah kotak yang di bungkus dengan plastik bening. Sarah pun menerima kotak itu dengan senyum terpaksa


"Ra,kamu harus datang ya, jangan sampai tidak datang"pinta Andrian


"Iya Ndri, kamu tenang saja aku pasti datang kok"jawab Sarah.


"Makasih Ra,aku pamit dulu"ucap Andrian pergi meninggalkan Sarah.


"Assalammualaikum "ucap Tiara


"Waalaikumslam"jawab bik Ida sambil membuka pintu


"Eh non Tiara ke mana saja ?sudah lama tidak ke mari "tanya bik Ida


"Biasa lah bik orang sibuk, mana ada waktu buat kita"ucap Sarah tiba tiba


"Non Tiara sedang sibuk apa sekarang??sampai tidak ada waktu lagi "tanya bik ida serius. Belum sempat Tiara menjawab pertanyaan bik ida langsung di jawab dengan Sarah

__ADS_1


"Sibuk makan "ucap Sarah cengengesan, Tiara manyun menanggapi sahabatnya itu.


"Oh ya bik, bibik masak apa aku lapar ??"tanya Tiara


"Dasar gentong, baru tiba langsung nanyain makanan saja"sindir Sarah


"Kamu napa Ra?, sensi kali"tanya Tiara


"Oh ya Tia, kalau mau makan makan saja. Aku mau istirahat"ucap Sarah


"Ada apa dengan dia bik ??"tanya Tiara


"Mungkin non Sarah lagi sedih, soalnya tadi Andrian datang ke seni memberi non Sarah seragam untuk di hari bahagianya nanti. "jelas bik Ida


"Maksudnya hari bahagia?"tanya Tiara bingung


"Non tiara belum tau kalau tuan Andrian sebentar lagi akan menikah dengan kekasihnya "


"Kekasih??bukannya Andrian bersama Sarah sudah balikan "Bibik pun menggeleng.


"Ra,bukain dong pintunya aku mau masuk "


"Ra,kamu jangan sedih ya. Aku yakin kamu pasti dapat laki laki yang lebih dari Andrian."


"Apaan si, sok tau"


"Hahahha"Tiara tertawa bukannya tersinggung dengan jawban Sarah.


"Oh ya Ra, kapan acaranya ??"


"Nanti malam "jawab Sarah malas


"Pantasan saja muka lo udah kayak induk kucing gagal makan ikan asin"


"Nanti malam kamu yang temani aku ya"mohon Sarah pada Tiara


"Wanipiro"

__ADS_1


"Kamu tenang saja di sana banyak makanan yang mengandung lemak, kamu bisa makan sepuasnya, GRATISSSS!!!"ucap Sarah, Sarah sengaja menekan kalimat gratis, menyindir sahabatnya itu.


"Kamu tau Saja Ra, apa yang aku inginkan "


***


Malam ini malam yang paling tidak di inginkan dengan Sarah, karna di malam ini ia harus menyaksikan orang yang ia cintai melamar seorang gadis di depan matanya sendiri. Sudah bermacam cara yang sarah lakukan untuk melupakan Andrian mala justru membuatnya semakin cinta. Sarah memperhatikan lekuk tubuhnya di bayangn cermin, yang menggunakan pakaian pemberian Andrian."cantik"Gumamnya. Malam ini Sarah sengaja merubah penampilannya, biasannya ia selalu mengngikatkan rambutnya atau hanya di luruskannya saja. Untuk malam ini Sarah sengaja mengkeritingkan rambutnya di bagian bawah tidak lupa Sarah menambahkan sedikit hiasan di atas kepalannya hingga membuat ia semakin cantik.


"Ini beneran kamu Ra ?!!"Tiara tidak percaya kalau sahabatnya bisa menjadi cantik seperti boneka barby.


"Benar ini bukan Sarah,hi...hi...hi.. "canda Sarah yang mengikuti suara kuntil


"Terus kamu sipaa??!!!"tanya Tiara mulai panik


"Aku Adalahh......Mak..Kuntill..hi....hi...hi... "ucap Sarah sambil mendekati Tiara


"Jangan bercanda kamu Ra, gak lucu "Tiara terus mundur hingga terbentur dengan dinding.Sedangkan Sarah sudah tidak tahan melihat sahabatnya ketakutan.


"Palkkk"Satu jitaan mendarat di kepela Tiara.


"Hahahaha,,, Tiara sekarang sudah zamannya pak jokowi mana ada lagi namanya kuntilanak yang adanya virus corona yang lebih bahaya dari kuntilanak "Sarah tidak tahan menahan tawannya melihat sahabatnya ketakutan hingga ngompol.


"Gak lucu "kesal Tiara ,


Tidak memakan waktu lama dua sahabat itu pun tiba di sebuah hotel ternama di kotannya. Di mana di sana tempat Andrian mengadakan sebuah acara paling bersejarah di hidupnya.Dengan bermacam rasa yang di rasakan dengan Sarah. Ada rasa senang melihat orang yang ia cintai bahagia, ada rasa sesak harus melepaskan orang yang ia sayangi. Ketika Sarah melangkah kakinya menuju ruangan semua mata tertuju padannya. Sarah yang di pandang seperti itu membuatnya sedikit risih walaupun setengah dari mereka sudah kenal dengannya. Sarah pun mencari ke beradaan Andrian bersama Neysia dengan menggunakan ekor matannya. Mata Sarah tertuju dengan sepasang kekasih yang asyik bercerita penuh kebahagiann. Dengan cepat Sarah beralih pandangannya agar merasa lebih tenang.


"Ra ,kamu ke napa diam saja ?"


"Tidak apa apaTia, kita di sini saja ya"Sarah memilih bangku di bagian belakang. Agar ia tidak melihat kemesraan Andrian bersama Neysia


"Aku gak mau Ra, kalau di sini mendingan kita lihat vidionya saja. Tidak perlu ki harus ke sini "tolak Tiara.


"Aku mau di bangku paling depan Ra,supaya aku bisa puas melihatnya"


"Tapi Tia "


"Ayo dong Ra, plisss"Sarah hanya bisa pasrah dengan keinginan sahabatnya.

__ADS_1


"Kamu bisa Sarah, kamu buktikan kalau kamu bukan wanita cengeng"Sarah menyemangati dirinya sendiri


__ADS_2