Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Muncul lagi


__ADS_3

Dretttt..Dretttt. Panggilan telfon. Sudah 10 kali panggilan tapi Sarah enggan mengangkatnya.Tidak tau kenapa Sarah sangat kesal jika mengingatkan panggilan Nindri pada Andrian.


"Ada apa dengan ku? kenapa aku jadi jeles seperti ini. Aku tidak boleh jatuh cinta dengannya,tidak boleh tidak boleh. "Sarah berperang dengan hatinya.


"Ra kamu di mana??, Kenapa kamu tidak mengangkat telfon ku ?!" Pesan Whatsap


Sarah masih enggan membalasnya.


"Ra balas pesan ku, kamu di mana jangan membuat ku jadi kautir seperti ini."


'Ra balas pesan ku"lagi lagi Andrian mengirim pesan dengan Andrian.


"Tidak perlu kuatir dengan ku, aku bisa jaga diri ku sendiri."balas Sarah


"Ra kenapa kamu seperti ini "Sarah enggan membalasnya


Di Tempat lain


"Lo kenapa ?"tanya Tiara karna dari tadi sahabatnya itu hanya memasang wajah kusam aja.


"Gue tidak tau Tia, kenapa rasanya sakit mendengar orang lain memanggil Andrian dengan sebutan sayang. Apa lagi itu mantannya"


"Hahahah,, tandanya itu kamu sudah cinta dengan suami kamu Ra"Jelas Nindri


"Tidak Tia,aku tidak boleh jatuh cinta dengannya"

__ADS_1


"Kenapa?? wajar ajalah kalau kamu jatuh cinta dengan suami mu sendiri."


"Tidak Tia,cinta ku hanya untuk Oki .Tidak ada untuk orang lain."


"Dasar bodoh,jelas jelas Oki sudah pergi ninggalin kamu. Apa yang bisa kamu harapkan dari Oki. Kalau aku jadi kamu Ra,tidakkan ku lepaskan suami ku kalau seperti Andrian. Sudah tampan baik lagi."Omel Tiara


"Bodoh ah, aku lapar "ucap Sarah


"Kebiasaan deh kamu Ra, kalau lagi di nasehati pasti bawaannya selalu ngeles. "Tiara kesal.Sedangkan Sarah senyum senyum menanggapi sahabatnya itu.


No tidak di kenal :


"(Sayang aku rindu berat dengan mu ")pesan whatsap


"Ada apa ??, kenapa wajah mu berkerut seperti itu"tanya Tiara


No tidak di kenal :


(Sayang ini aku Oki )


"Aneh lu Ra, tadi manyut aja sekarang senyum senyum tidak jelas "


"Tia aku senang sekali, Oki menghubungi ku lagi??"Sarah bahagia sekali


Tiara hanya bisa tersenyum melihat sahabatnya sebahagia itu.

__ADS_1


"Terserah lo aja deh Ra, "jawab Tiara pasyrah


"Maaf ya Ra bukannya aku ngusir kamu, Apa kamu gak kasihan dengan suami mu. Pasti dia lagi nyariin kamu Ra "ucap Tiara


"Biarain aja, gak penting "


"Mati aku "ucap Sarah


"Kenapa mati Ra ??"Tanya Tiara heran


"Aku lupa kalau mbak Susan ada di rumah, bisa di omelin tujuh hari tujuh malam ini. Tia bantuin aku "Rengek Sarah


"Apa yang bisa aku lakuin Ra, aku gak mau ikutan di omelin mbak Susan. Cukup satu kali" Tiara ingat waktu mereka SMP dulu, di mana ia di marah habis habis oleh Susan karna ketahuan maling jambu tetangga. Tetannga itu sampai melaporkan dengan pak RT.


"Ayo dong tia, lo gak kasihan lihat aku "Sarah mengiba di hadapan Tiara. Hingga membuat Tiara jadi tak tega.


"Baik la aku bantu, tapi ingat hanya satu kali ini saja "


"Makasih unyuk unyuk ku, kamu memang sahabat terbaik ku "ucap Sarah sambil mencium sahabatnya itu.


Tidak memakan waktu lama dua sahabat itu pun tiba di kediaman Sarah. Di depan pintu sudah di tunggu oleh buk salpam dengan memasangkan wajah yang amat mengerikan ,lebih mengeri dari hantu mak cigung. Sarah sudah tau ia akan habis habisan di marah oleh sang kakak. Tapi ia masih bersikap dengan santai.


"Ra muka mbak Susan ngeri amat, seperti pampir yang ingin memakan mangsa "bisik Tiara


Aku pasrah .....

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2