Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 76


__ADS_3

Hari terus berlalu terkadang tanpa kita sadari, sama seperti Neysia. Tanpa Neysia sadari ia telah membuka toko selama 6 bulan. Di mana sekarang toko Neysia sudah banyak pelanggan, terkadang Neysia bersama Dewi merasa kewalahan meleyani para pelanggan.


"Huffzzz, capek" keluh Neysia


"Sabar kak, akan indah pada waktunya. Oh ya kak, kenapa tidak nambah karyawan kak?"


"Benar juga ya Dew, satu atau dua lagi ya Dew?"


"Iya kak"


"Kenapa kakak tiba-tiba ingat sama anak itu ya Dew?" tanya Neysia


"Anak mana kak? Dewi lupa"tanya Dewi sambil mengingat-ngiatkan anak yang di maksud Neysia


"Anak yang kabur dari papanya"


"Ohh... Caca" tebak Dewi


"Iya"


"Hahahah." Dewi terbahak. Sedangkan Neysia mengerutkan dahinya melihat Dewi terbahak


"Napa kamu Dew kesurupan?"


"Kakak, rindu sama anaknya apa sama bapaknya" tanya Dewi menggoda


"Kakak tidak bilang rindu, tapi"


"Tapi apa? " ucap seseorang baru tiba


"Noval..." Neysia terkejut, tiba-tiba saja Noval sudah ada di belakangnya


"Maaf, selama ini belum sempat ke sini. Soalnya baru pulang" ucap Noval


"Tidak masalah" Jawab Neysia cuek


"Hehehe,, mungkin aku yang ke pedean kalau kamu rindu aku" canda Noval


"Caca mana?" tanya Neysia mengelak ucapan Noval


"Caca lagi tidak enak badan. Karena selama ini ia selalu merengek ingin bertemu dengan mu."l


"Sekarang dia di mana?"


"Rumah sakit" jawan Noval


"Rumah sakit?" tanya Neysia lagi. Noval pun mengangguk


"Ayo kita ke sana" Neysia langsung menarik tangan kekar Noval.


"Ehem.. Kak Ney" Goda Dewi

__ADS_1


"Apaan si Dew?" Kesal Neysia


"Sudah berani main pegang-pegangan tu" ucap Dewi sambil naik turun alisnya. Dengan cepat Neysia melepas genggamannya dari Noval, sedangkan Noval menahan tawa.


"Maaf" ucap Neysia. Noval tersenyum


"Dew, toko tutup saja" perintah Neysia


"Tutup? kakak mau ke mana?" tanya Dewi


"Kakak, mau ke rumah sakit"


"Siapa yang sakit kak? baby Ansa" tebak Dewi


"Bukan Dew, Caca yang sakit"


"Oh.. calon anak kakak" goda Dewi


"Oh iya kak, Dewi boleh keluar" pamit Dewi


"Boleh, tapi ingat pulang tidak boleh mlam-malam"


"Terimakasih kakak ku super cantik" Puji Dewi langsung mencium pipi Neysia. Dewi sudah tak sungkan lagi dengan Neysia, mereka seperti saudara kandung, mana di tambah mukannya sedikit mirip.


"Kalian kakak adek yang sangat akur. Beda sekali dengan ku" ucap Noval sedih jika mengingat saudaranya


"Sabar saja Nov, kamu yang harus banyak mengalah" nasehat Neysia


"Dew, kakak pinjam kak Nay dulu ya" pemit Noval


"Bawak saja kak, sekalian ke KUA" goda Dewi. Noval senyum-senyum sendiri mendengar ucapan Dewi


Tidak memakan waktu lama Neysia pun tiba di sebuah rumah sakit ternama di kota ini. Neysia mengikuti langkah kaki Noval menuju rungan di mana tempat Caca di rawat. Di mana di sana ada ibu paru bayah yang sedang menunggu Caca.


"Assalammualikum" ucap Neysia


"Waalikumsalam" jawab ibu paruh baya itu


" Duduk nak" perintah ibu. Neysia pun mengambil posisi sebelahan dengan ibu.


"Kamu Neysia ya?" tanya ibu


"Iya tante, aku Neysia" jawab Neysia ramah.


"Sudah berapa lama Caca di rawat tan?"tanya Neysia basa basi


"Jangan panggil tante ya, panggil saja mama" ucap Mama


"Eh iya tan, eh ma" jawab Neysia terbata-bata


"Ma, Noval berangkat dulu. Titip Caca" pamit Noval

__ADS_1


"Nay, aku tinggalin dulu ya. Aku harus balik ke kantor" pamit Noval. Di balas angguk oleh Neysia


"Nak, apa kamu ada hubungan dengan Noval?" tanya mama


"Tidak ada ma, aku baru berapa kali bertemu dengannya"


"Mama berharap kalian berjodoh"ucap mama. Di balas senyum oleh Neysia


"Tampan si sayang duda, tapi tidak masalah lah. Kalau dudanya seperti Noval, tampan nan tajir" batin Neysia


"Neysia" panggil mama membuyar lamunan Neysia


"Eh iya ma maaf"


"Ucapan mama jangan terlalu di ambil hati"


"Biasa saja ma"


"Oh ya mama titip Caca sebentar ya, mama mau ke toelet"


"Iya ma, Neysia bakal jagain Caca"


Setelah kepergian mama, Neysia mendekati Caca yang tengah berbaring lemah di atas ranjang pasien.


"Caca sayang, bagun ya. Tante rindu sama caca. Tante banyak baju model terbaru nanti Caca bisa memilih sepuasnya yang mana Caca mau, tapi Caca bangun dulu" Neysia mengecup setiap sudut muka Caca. Mama yang melihat pemandangan itu langsung mencekrek momen itu, langsung di kirim dengan putranya Noval.


Tringgg (pesa masuk). Dengan cepat Noval membuka pesan itu dengan hati was-was pikiran sudah melayang-layang ntah ke mana. Tanpa Noval sadari ia tersenyum bahagia melihat pesan yang masuk


"Pak Noval ada apa? kok senyum-senyum sendiri" tanya Seketaris Noval


"Tidak ada apa-apa. Lanjut kerja yang benar" Bentak Noval meluapkan kesesalannya.


"Sedang jatuh cinta ya pa?" goda Bima bukan lain seketaris Noval


"Sudah sana kerja yang benar. Kalau tidak nanti gaji kamu saya potong" ancam Noval


"Haha.. Jangan la pak. Kasihan sama bebeb saya nanti"


"Itu ma dl(derita lo)"


"Bos yang kejam"


Bersambung....


Terimakasih sudah setia baca karya Author. Author butuh bantuan kalian semua, jangan lupa like, komen, dan vote


salam kenal dari Author..


"


ap

__ADS_1


__ADS_2