Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 95


__ADS_3

Hai kak jangan lupa mampir ya ke sini,


"Salah Alamat berujung Nikah) di tunggu ya kaka. Sekian, terimakasih. Salam hangat dari author, buat kita semua.


"Tante Aca mau pulang" rengek Caca


"Iya sayang nanti kita pulang. Aca main dulu ya sama tante" Rayu naila


"Aca takut tante. Nanti ayah sama bunda cariin Caca"


"Kan tante sudah bilang sama Caca. Kalau tante sudah mintak izin sama ayah Caca"


"Tante gak bohongkan??" tanya Caca. Naila pun mengangguk memberi jawaban. Caca pun mengikuti langkah Naila, di mana Naila membawa caca ke dalam mobil miliknya.


"Caca tante boleh tanya?"


"Boleh dong tante. Tante mau tanya apa?"


"Apa Caca sudah ketemu sama mama kandung Caca?"


"Mama Neysia"


"Bukan. Mama kandung Caca"


"Mama Aca cuma satu tante, yaitu mama Neysia" jawab Caca


"Itu bukan mama mu!!!" ucap Naila sedikit teriak


"Hikss,,,hikksss,,, tante kok jahat sama Aca"


"Maaf,, tidak ada maksud tante jahat sama Caca"

__ADS_1


"Terus ke napa tante bilang kalau mama Neysia bukan mama Aca?" ucap Caca dengan isak tangis


"Maafin tante ya sayang, tante hanya bercanda" ucap Naila menenangkan Caca.


"Benerankan tante cuma bercanda?" tanya Caca


"Iya sayang iya" ucap Naila sambil memeluk tubuh mungil Caca.


"Maafin mama sayang, selama ini kamu tidak merasakan kasih sayang seorang ibu. Hingga membuat kamu takut kehilangan wanita yang telah memisahkan kita. Mama janji, mama akan mengambil papa mu kembali dari wanita itu. Agar kita selalu bersama-sama" batin Naila, lalu melepaskan pelukannya dari Caca.


"Tante kenapa menangis?"


"Tidak sayang, tante hanya rindu sama anak tante. "


"Memangnya anak tante ke mana?"


"Anak tante pergi bersama papanya"


"Iya, ini tante mau menjemputnya"


"Ok.. Aca temani ya tante"


"Sayang andai kamu tahu, tante ini adalah mama mu nak"


Kembali ke Noval....


"Hikksss....hikksss... Mas, cariin Caca sampai ke temu. Aku tidak mau ke hilangannya" ucap Neysia dengan isak tangis


"Iya, mas akan berusaha cariin Caca sampai ke temu. Mas juga tidak bisa kehilangan Caca"


"Nay, kamu tenang dulu. Kakak bersama yang lain akan mencari Caca. Sampai ke temu"

__ADS_1


"Iya kak. Bagaimana kalau Caca sudah di bawah penculik, lalu di jual. Tidakk......." Teriak Neysia histeris


"Kalau kamu memikir yang tidak-tidak. Itu benar-benar akan terjadi. Maka dari itu kamu tenang dulu, kita akan mencari Caca sampai ke temu" Nasehat Andiran


"Hikss..hiksss... Mana bisa Nay tenang kak. Sudah seharian Caca masih belum ketemu"


" kita bisa apa dek? Yang penting kita sudah berusaga mencari Caca kemana saja. Semuanya kita serahkan diri ke pada yang maha kuasa, yakinlah Caca akan baik-baik saja"


kembali ke Caca...


"Tante Caca mau pulang. Nanti mama pasti kuatir sama Caca"


"Oh iya tante lupa kasih tahu Caca. Kata papa tadih Caca bobok sama tante malam ini. Karena mama bersama papa ada acara"


"Gak mungkin. Biasanya kalau papa menghadiri acara apa pun, pasti Aca selalu di bawa"


"Tante gak bohong. Kalau Caca tidak percaya, Caca telfon sendiri sama papa"


"Iya deh,, Caca percaya" ucap Caca melanjutkan memakan cemilan yang di sipakan Naila


"Apa Caca suka sayang?" tanya Naila mendekati Caca


"Iya tante, Aca sangat menyukainya"


"Apa selama ini Caca tidak pernah memakannya? Nak"


"Tidak tante. Kata mama, makanan itu bisa merusak daya pikir kita tante. Karena terlalu banyak mecin. Caca sering menangis dengan Papa, untungnya saja ada mama yang selalu untuk Caca. Aca sayang mama Nay" Ucap Caca senanang jika mengingat Neysia bersamanya.


"Ya sudah kalau gitu Caca, tidur dulu ya. Tante mau mandi dulu. Selamat bobok gadis manis" Sebelum Naila pergi meninggalkan Caca, terlebih dahulu Naila mengecup kening Caca dengan rasa kasih sayang..


Pada penasaran tidak apa alasan mama Caca bisa berpisah dengan Noval. Ikuti terus kisahnya. Ingatnya jangan lupa like, komen dan vote. Agar author lebih semangat nulisnya

__ADS_1


__ADS_2