
"Sayang aku ingin mengatakan sesuatu"ucap Oki dengan menatap sang ke kakasih.
"Kamu mau mengatkan apa??, serius sekali mukannya !"
"A aku "Oki diam sejenak melanjutkan ucapannya.
"Apa sayang yang ingin kau katakan?, bukannya kita sudah lama kenal jadi kau tidak usah sungkan dengan ku "ucap Sarah
"Aku ingin menikahi mu yank, tapii!! "
"Tapi apa?, Bukannya itu sesuatu yang baik"jelas Sarah
"Iya, tapi aku belum punya usaha. Aku takut nanti kamu tambah susah dengan ku "keluh Oki
"Hal itu tidak usah di fikirkan yank, apa kamu lupa kalau aku sudah punya usaha peninggalan papa ?"
"Aku tidak mau menyusahkan mu yank "elak Oki
"Aku tidak merasa kalau kamu menyusahkan ku yank, kita bisa jalani usahanya sama sama "ucap Sarah
"Makasih yank, Tapii !! "ucap Oki tergantung
"Tapi apa lagi sayang?, yang membuat kamu ragu ?"tanya Sarah
"Bagaimana dengan mbak Susan? kamu tau sendiri kalau mbak Susan tidak pernah menyukai ku"
"Soal mbak Susan kamu tenang aja, nanti biar aku yang menjelaskan semuannya dengan mbak Susan. Aku yakin setelah itu mbak Susan pasti merestui kita"
"Kamu yakin yank "Sarah pun mengangguk tanda kalau ia yakin.
__ADS_1
"Makasih sayang, aku sangat mencitai mu "ucap Oki sambil memeluk Sarah tidak lupa Oki meninggalkan jejak pemilikan di leher sarah.
Sarah yang di perlakukan seperti itu membuat ia merasakan ada suatu magnet yang menyalur di dalam tubuhnya. Untung saja ia bisa mengendalikan nafsunya kalau tidak akan terjadi perang dunia.
"Apaan si kamu ki ??!!! jangan kurang ajar!! "Bentak Sarah
"Maaf yank aku hilaf "Oki bersujud dengan Sarah memohon maaf atas perbuatan yang telah ia lakukan.
"Bangun la, jangan di ulangi lagi " perintah Sarah tegas
"Iya yank, aku janji "Oki pun memberi tanda V dengan Sarah.
Di tempat lain....
"Mbak Susan. "Sapa Andrian
"Eh Andri, Sarahnya mana ?"Tanya mbak Susan karna tidak melihat batang hidung sang adek
"Ada apa Andri ?? kok bengong ?"tanya mbak Susan.Setelah mbak Susan nanyainn Sarah.Andrian menjadi diam seribu bahasa.
"Tidak apa apa mbk??"jawab Andrian dengan senyum
"Oh ya, sampaikan pesan mbak sama Sarah "
"Iya mbak, Hanif nya mana mbak ?"
"Hanif sudah sekolah lagi, mangkanya kalian berdua cepat cepat punya dedek bayi. Biar tidak merasa kesepian. "ucap mbak Susan dengan senyum menggoda
" Do'ain aja mbak "ucap Andrian
__ADS_1
"Pasti, mbak duluan Andri. Nanti Hanif lama menunggu "pamit mbak Susan
"Iya mbak, salam sama kak Hendra "
Mbak Susan mengangguk, pergi meninggalkan Andrian.
"Aku tidak bisa menyumbunyikan masalah ini.Lama lama pasti mbak Susan akan tau. Lebih baik mbak Susan tau dari ku sendiri dari pada orang lain."batin Andrian
"Weni.. "panggil Andrian. Kebetulan Weni melewati Andrian.
"Eh Andrian ketemu lagi kita "ucap Weni senang
"Mana istri kamu, kata mbak Susan kamu sudah mempunya istri. Selamat ya "Weni pun mengulur tangannya memberi selamat dengan Andrian, tapi di tolak dengan Andrian
"Kenapa ??"Tanya Weni bingung melihat sikap Andrian.
"Siapa mbak Susan? kamu mengenali mbak Susan Wen ?"Tanya Andrian
"Mbak Susan? iya aku mengenal mbak Susan ,Kita satu team senam. "Jelas Weni
"Oh, "ucap Andrian singkatat
"Terus kamu tau aku menikahi saudaranya mbak Susan dari mana ??"tanya Andrian penasaran
"Dari mbak Susan sendiri saolnya kita satu team senam dengan mbak Susan di beri undangan oleh mbak Susan. Dan di sana ada foto kamu"jelas Weni
"Ohhh. "jawab Andrian
"Aku duluan Ndri, nanti istri mu sala paham lagi,sampai bertemu kembali "Weni pun pergi meninggalkan Andrian .
__ADS_1
**bersambung.
Terimaksih buat pencinta novel telah berkenan membaca karya author. Jangan lupa like, komen dan satu lagi vote nya.salam hangat dari Author**..