
Jangan lupa mampir ke sini ya kak.
"Salah Alamat Berujung Nikah"
"Assalammualikum" ucap Andrian baru tiba
"Waalaikumsalam" jawab mereka serentak. Andrian langsung menyalami ke dua orang tua Noval.
"Kak Andri" Ucap Neysi lalu menyalami sang kakak, yang di ikuti dengan Noval.
"Ayahhh......" Teriak ansa bersamaan dengan Caca
"Iya sayang...." Andrian membentangkan ke dua tangannya, Dengan cepat Ansa bersama Caca menghamburkan pelukan pada Andrian.
"Anak ayah sudah pada makan belum?"
"Sudah ayah"
"Anak yang pintar" puji Andrian.
"Ayah adek mau dalan-dalan ama atak Aca"
"Oh,,, jadi kakak Caca jemput adek Ansa" Caca pun mengangguk
"Baik lah, hari ini kita jalan-jalan"
"Horee....." Caca bersama Ansa loncat-loncat kesenangan.
"Unda alan-alan(Bunda jalan-jalan)" ucap Ansa girang dengan Sarah
"Iya, kita jalan-jalan. Tapi, adek jangan nakal" Ucap Sarah sambil mengganti pakaian Ansa
"Ot unda(Ok bunda)" Ansa memberi tanda hormat dengan sang bunda
Tidak lama setelah itu, Caca bersama Ansa sudah siap dengan setelan masing-masing. Caca menggunakan baju kaos panjang, di pasangkan dengan celana jeans. Sedangkan Ansa menggunakan baju kemeja panjang yang di pasangkan dengan celana lepis, sebatas lutut. Membuanya terlihat tampan.
"Waahh....wahhh.. Cucu kakek Cantik dan tampan sekali" puji kakek sambil menggandeng tangan ke dua cucunya.
"Makasih kakek" jawab mereka serentak, layaknya anak kembar.
Tidak memakan waktu lama, Noval bersama keluarga pun tiba di tempat wisata yang paling terkenal di kota ini, yaitu taman wahana. Tempat bermain anak-anak. Caca bersama Ansa, sama-sama hebo ketika tiba di taman itu. Ansa yang berlari entah ke mana saja membuat Caca lelah mengejarnya. Hingga Caca istrahat sejenak di bangku taman, sedangkan baby Ansa terus mengelilingi taman yang di pantau oleh nenek dan kakek. Ketika Caca sedang duduk di bangku, ada seorang wanita cantik yang menghampirinya.
"Hai.. adek manis. Apa tante boleh duduk?" tanya wanita itu
"Silahkan duduk tante"
__ADS_1
"Oh iya nama adek siapa?"
"Caca tante, kalau tante siapa namanya?" tanya Caca
"Nama tante Naila"
"Oh... tante Naila"
"Caca sama siapa ke sini?"
"Caca sama mama, papa, ayah, bunda, kakek, nenek, dan adek Ansa"
"Caca ke napa sendiri saja? Yang lain mana?"
"Ada di sana. Aca cuma istrihat sebentar, capek main terus sama adek Ansa" Caca pun menunjuk ke arah keluarganya yang tengah duduk di taman dengan menggunakan tikar lipat.
"Caca haus tidak?" Caca pun mengangguk.
"Kalau gitu, kita beli es krim yuk" tawar Caca
"Caca bilang sama mama dulu ya tante" pamit Caca
"Tidak usah. Tante yang beliin buat Caca"
"Iya dong sayang.. Ayok" ajak Naila. Caca pun mengikuti langkah kaki Naila menuju ke penjual es krim.
"Aca mau rasa apa?"
"Coklat" jawab Caca bersemangat
"Om, coklatnya dua" ucap Naila dengan penjual es krim. Dengan cepat penjual es itu, memebri es ke pada Naila
"Caca ikut tante yuk"
"Bentar ya tante, Aca pamit sama papa dulu"
"Tidak usah sayang, biar tante yang minta izin sama papa"
"Memang tante kenal dengan papa?"
"Iya tentu kenal dong sayang, tante ini teman lama papa caca. Papa caca bernama Novalkan?"
"Iya benar tante"
"Kalau gitu Caca percayakan sama tante" Caca pun mangangguk atas jawabannya.
__ADS_1
Kembali ke noval..
"Cacanya mana kek?" tanya nenek yang tidak melihat keberadaan Caca
"Caca ada nek. Di belakang" jawab kakek santai
"Oh......"
"Aw...." Ringis Noval
"Ada apa Val? tanya Andrian, yang melihat tangan Noval yang tengah berdarah.
"Entah kak. Ke napa tiba-tiba gelasnya pecah" ucap Noval merasa aneh.
"Mungkin Dia terlalu panas" ucap Sarah
"Panas??? "
"Tapi, bukankah itu air dingin Val?" tanya Andrian. Noval pun mengangguk. 15 menit sudah berlalu tapi belum ada tanda-tanda Caca kembali
"Mas,, coba kamu susul Caca. Ke mana anak itu tidak muncul-muncul" perintah Neysia
"Oh iya, kenapa aku bisa lupa sama putri ku" Ucap Noval menyusul putri tercintanya.
"Habis Caca, Noval yang tidak pulang-pulang. Kebiasaan dua beranak itu" kesal nenek
"Kalau gitu, mari kita susul" ajak Andrian.
"Ke mana lagi Noval ini? Sudah pegal kaki ku" kesal nenek
"Nenek tunggu di sani saja, biar aku bersama Neysia dan Sarah yang mencari Caca" ucap Andrian
"Ya sudah kakek bersama nenek tunggu di sini" jawab nenek
Sudah satu jam mereka mengelilingi taman, masih tak kunjung ketemu dengan Caca. Dan akhirnya Noval bertemu Andrian
"Mas.. Di mana Caca? tanya Neysi
"Entahh.. Mas belum bertemu dengannya" ucap Noval langsung melemah
"Kamu tenang dulu, kita cari sama-sama" Ucap Andrian memberi ketenangan.
Bersambung...
Terimakasih yang sudah setia membaca karya author. Jangan lupa tinggalkan jejaknya dengan cara like, komen dan vote
__ADS_1