
"Ra, lo masih marah sama aku ?"tanya Tiara.Sarah diam enggan menjawab pertanyaan sahabatnya itu.
"Ra,bjawab dong. Aku lakuin itu semua karna aku sayang kamu Ra, aku tidak mau membuat mu malu di tempat umum"jelas Tiara
"Aku gak marah cuma aku kesal aja dengan mu,aku cuma ingin menyapanya saja."
"Iya, maafin aku Ra, aku fikir kamu ingin melabrak gadis itu. Karna sudah bermain dengan suami mu "
"Sudah lupakan saja. Ayo kita pulang"Ajak Sarah
"Aku ke tempat mu aja, malas rasannya ingin pulang"
"Baik lah "jawab Tiara
"ikhlas tidak ??"canda Sarah
"Tidakk "canda Tiara balik
"Bodoh amat "jawab Sarah.
Tidak memakan waktu lama dua sahabat itu pun tiba di kediaman Tiara. Di sana sudah ada sosok laki laki yang telah menunggu kedatangan mereka berdua. Laki laki itu pun langsung menghampiri dua sahabat itu dengan senyum termanisnya.
"Lo kenapa ada di sini ??"tanya Sarah
"Nyariin kamu la yanx. Tadi aku ke rumah kamu tapi kamu tidak ada, aku inisiatip aja datang ke sini."jelas Oki
"Ada apa yank?, kenapa mukanya seperti itu.?"Tanya Oki karna melihat raut wajah sang kekasih murung.
"Aku capek "jawab Sarah cuek
"Ya sudah kalau capek istrahat aja dulu.Kalau gitu aku pamit pulang dulu yank. "Pamit Oki
"Iya, hati hati"ucap Sarah
__ADS_1
"Tia,titip kekasih ku ya "ucap Oki dengan Tiara pergi meninggalkan dua sahabat itu.
"Lo kenapa Ra ??"tanya Tiara
"Gak,aku lagi malas bertemu dengannya.Aku lagi capek "Elak Sarah
"Tapi Ra, lo gak kasihan apa melihat Oki. Sudah dari tadih nungguin lo. Lo mala cuek gitu,seharusnya lo bersyukur Ra dapatin Oki, yang setia menunggu lo. Mana ada laki laki sebaik Oki Ra"Omel Tiara
"Jadi aku sala ??"tanya Sarah
"Iya Salah la "jawab Tiara kesal
"Terus aku harus bagaimana Tia ?"tanya Sarah polos
"Lo harus mintak maaf dengannya"
"Harusnya Tia?? "
"Hehehehe"Sarah cengengesan menanggapi Tiara sahabatnya
Di tempat lain......
Di sebuah rumah yang tidak begitu luas, tetapi tidak terlalu kecil. Nampak dua sosok laki laki yang sedang asyik menikmati secangkir kopi sambil menghisap sebatang rokok.
"Pin lo ingat sama Weni gak ?"tanya Andrian
"Weni ??"Kelpin mengingat ngatkan nama gadis itu. "ya ingat la, gadis piramadona waktu di sekolah. Tapi sayang cintanya di tolak "
"Napa lo tiba tiba ingat dengan gadis itu ?jangan jangan"tanya Kelpin
"Lo jangan mikir yang macam macam! "
"Terus kenapa lo bisa ingat dengan gadis itu??,tanpa hujan tanpa badai tiba tiba saja kau menyebut namanya."
__ADS_1
"Tidak tau pin!! Perasaan ku ada yang tidak beres. Aku merasa Weni ada sangkut pautnya perceraian aku dengan Sarah. "Jelas Andrian
"Hahahaha, Lucu kamu Andri. Mana mungkin ada hubungan dengan kalian berdua "
"Soalnya aku pernah mengobrol berdua sama Weni. Setelah itu Sarah tiba tiba saja menudu ku berselingkuh"jelas Andrian Serius
"Mungkin itu cuma kebetulan aja Ndri "
"Mungkin benar yang kamu bilang Pin, hanya kebetulan saja "
"Lo punya no Weni??"tanya Kelpin
"Gak ada, untuk apa kamu no nya "
"Gak ada, cuma nanyain aja "
"Lo masih mengharap cinta weni ya.??"goda andrian
"Gak ah, bukan tipe ku lagi. "tolak Kelpin
"Yakin, sekarang weni lebih cantik lo dari waktu Sekolah dulu"Andrian tau betul perasaan sahabtnya itu dengan Weni. Setiap hari Kelpin selalu menceritakan tentang Weni, bukan hanya sekedar menceritakan tentang Weni tapi ia selalu menghayal hidup bersama weni hingga ia tua.
"Yakin la !!"jawab kelpin jutek.
Andrian tersenyum melihat raut wajah sahabatnya itu.
Bersambung..
Terimakasih buat para pencinta Novel telah berkenan membaca karya Author.
Jangan lupa like, komen dan votenya
Salam hangat dari Author.
__ADS_1