Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 44


__ADS_3

Sekarang sudah menunjukkan pukul 10 malam, Andrian belum juga pulang. Di tambah dengan no Andrian tidak bisa di hubungi, Sarah pun sudah menghubungi ke sana ke mari, tapi semua jawabannya sama. Tidak ada satu pun mengetahui ke beradaan Andrian. Sarah terus mondar mandi sama seperti setrika baju, menunggu kepulangan sang suaami.


"Non Sarah tenang dulu, bibik yakin pak Andrian tidak kenapa napa"


" Sarah takut bik, Sarah tidak ingin kehilangan Andrian yang ke dua kalinya" ucap Sarah sudah di penuhi dengan cairan bening.


"Non yang sabar, pak Andrian pasti pulang."


"Bibik yakin?? "tanya Sarah. Bik ida pun mengangguk.


"Kamu di mana mas??, jangan membuat ku takut. Kamu sudah janji tidak akan pergi meninggalkan ku. " batin Sarah


Sarah sudah tidak tahan melawan berat matannya yang terus bergantung, hingga ia terlelap di sofa ruang tamu, menunggu kepulangan sang suami.


Di temapat lain..


Matahari mulai tenggelam, suasana pun mulai terasa sunyi. Di sebuah kafe terletak di pinggir pantai, terllihat muda mudi yang sedang menikmati indahnya cahaya rembulan. Dan di sisi lain terlihat seorang laki laki tampan sedang duduk di sebuah kursi terletak di pinggiran pantai seperti menunggu kedatangan seseorang.


"Assalammualaikum" ucap Tiara


"Waalaikumslam" jawab Toni dengan senyum termanisnya. Tiara pun mengambil posisi berhadapan dengan Toni.


"Mau pesan apa Ti? " Tanya Toni


"Samain saja Ton." Toni pun memanggil seseorang pelayan kafe.

__ADS_1


" 2 buah Potato wedges, spaghetti bolognese , Minumnya Citrus Sguash, Espresso Chill"


"Makasih Ti, "


"Makasih untuk apa??." tanya Tiara


"Kamu sudah mau datang malam ini." Tiara pun tersenyum menanggapi ucapan Toni. Tidak memakan waktu lama pesanan pun tiba. Merekan makan dalam diam, hanya suara dentingan sendok yang menemani suasana canggung mereka berdua. Tak terasa waktu terus berlalu, sudah menunjukan pukul 10 malam. Meraka pun memutuskan waktu untuk pulang.


"Oh ya Ton, Udah malam aku harus pulang ni. Gak enak juga sama orang di rumah kalau pulang malam. "


" Aku antar kamu pulang "tawar Toni


"Makasih Ton, tapi maaf aku bawa kendaraan sendiri "


"Ya udah kalau memang begitu, hati hati di jalan Ti"


Kembali ke Andrian dan Sarah..


Pelan pelan Andrian membuka pintu, agar tidak ketahuan oleh sang istri. Andrian tersenyum melihat sang istri tertidur lelap di atas sofa. Ia pun mendekati sang istri, menatap wajah cantik sang istri sangat dalam. Ia pun membelai wajah cantik sang istri sambil mengecup kening sang istri. Dengan hati hati Andrian menggendong tubuh mungil sang istri menuju ke kamar. Andrian pun membaringkan tubuh mungil istrinya dengan hati hati, agar tidak mengganggu lelap tidur sang istri. Setelah membaringkan sang istri, Andrian pun membersih tubuhnya yang suda lengket karna seharian belum mandi. Tidak memakan waktu lama Andrian pun selesai dengan ritualnya. Andrian pun mendekati sang istri yang sudah terlelap. Ia pun mencoba membangaunkan sang istri.


"Bangun Ra, bangun!! "ucap Andrian sambil mengoyang goyangkan tubuh sang istri. Sarah yang merasa tidurnya terusik perlahan lahan membuka kelopak matannya.


"Mas Andrian!!! " teriak Sarah, ia pun mengucek ngucek matannya, yang belum sempuran terbuka.


"Hiks,,,hikkss,,, mas Andrian jahat!!! mas tega ninggalin Sarah. Mas jahatt!! " Sarah menangis tersedu sedu sambil memukul mukul dada bidang sang suami.

__ADS_1


"Ra, apa kamu tidak kasihan dengan ku??" Andrian pun memasang wajah iba.


"Tidakkk !!"Sarah cemberut .


"Maafin aku Ra, Hp ku hilang tidak tau di mana. mangkannya aku tidak bisa memberi kabar denganmu."Sarah pun angguk angguk


"Ra, sini "Ajak Andrian.Sarah pun mengikuti sang suami. Andrian pun membuka pintu kamarnya menuju ke ruang tamu bersama sang istri.


..."Happy Britdhay"...


..."Istri ku tercinta"...


Sarah tidak bisa mengungkan perasaannya. Ia tidak menyangka jika Andrian menyiapkan ini semua untuknya.Tanpa ia sadari butiran bening terus menetes.


"Selamat ulang tahun istru ku tercinta!, aku sangat bersyukur bisa memiliki istri secantik dan sesempurna kamu. Aku ingin kita terus bersama sama. Hingga maut yang memisahkan." Ucap Andrian ,Andrian pun memberi sebuah kotak kecil untuk sang istr.


"Mas ini apa? "


"Buka saja sayang, maaf kalau kamu tidak suka "


"Mas ini untuk aku??!! "tanya Sarah terkejut melihat isinya. Andrian pun mengangguk.


Beraambung


Terimakasih buat pencinta Novel, telah berkenan membaca karya Author.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan vote.


__ADS_2