Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 73


__ADS_3

"Bismillah, semoga lancar ya Dew" ucap Neysia, karena hari ini, hari pertama mereka membuka toko.


"Aminnn... Kak, semoga semuanya lancar. Semoga kakak juga cepat ketemu jodohnya" canda Dewi


"Ah,, kamu Dew. Jodoh ke jodoh" kesal Neysia


"Hehehe,, habisnya Kak Neysia tinggal sendiri. Kasihan aku tu"


"Masbullo, buat lo"


"Hehehe,, gak juga sih kak. Oh, iya kak. Mbak Tiara sebentar lagi bakal menikah dengan kak Toni." ucap Dewi


"Serius kamu Dew?" tanya Neysia. Dewi pun mengangguk


" Oh iya kak, cowok malam kemaren sangat cocok untuk kak Neysia.. Yang satu cantik, satunya lagi ganteng." puji Neysia


"Yang mana Dew? Jangan bilang mamang bakso tusuk waktu itu. kakak tidak mau" tebak Neysia, kebetulan mamang bakso tusuk itu merayu Neysia, pada malam itu.


"Hehehe,,ngarep ya" canda Dewi


"Gakk" jawab Neysia jutek


"Laki-laki tampan itu kak, yang makan jagung bakar di pinggir pasar malam" Jelas Dewi


"Ogaahh,,, itu mah orang gila" ucap Neysia


"Hehe,, gila karena mu" Di saat Neysia bersama Dewi asik bercanda datanglah seorang pelanggan pertama.


"Cari apa mbak, masuk aja dulu" sapa Dewi


"Mbak, celana pendek anak ada" ucap pelanggan


"Ada, untuk anak usia berapa buk?" tanya Dewi rama.


"Sekitar 7 tahun" ucap ibu itu. Dewi pun mencari barang yang di minta oleh pelanggan itu.


"Mbak baju kaos untuk anak usia 3 tahun ada" ucap pelanggan baru tiba tanpa melihat ke arah penjual


"Sombong sekali orang ini" batin Neysia


"Ada, untuk anak laki-laki atau perempuan?" tanya Neysia. Sambil melihat pelanggan itu


"Kamuuu..." terika mereka serentak.

__ADS_1


"Ngapain kamu ke sini?" tanya pelanggan itu


"Jualan la, ini toko ku" Jawab Neysia jutek


"Hahaa,, mimpi kamu ya. Ngaku-ngaku kalau tokoh ini milik mu. Ngaku saja kamu cuma pelayankan?" ucap laki-laki itu dengan angkuh


"Terserah...."


"Mana pesanan ku?"


"Habiss" jawab Neysia


"Hey, mbak jualan yang benar dong. Pembeli adalah raja. Kalau mbak seperti ini, tidak akan ada pembeli datang ke toko ini." Omel laki-laki itu. Membuat Neysia kesal sendiri.


"Is,, ya sudah. Mau pesan warna apa? ukuran berapa?" tanya Neysia sambil tersenyum manis


"Gini dong mbak, kan manis" puji Laki-laki itu


"Aku mau yang ini, yang ini, yang ini dan yang ini. Tolong di bungkus yang rapi." laki-laki itu menunjukkan bermacam model kaos wanita anak.


"Baik la, bapak tunggu sebentar" Ucap Neysia sambil memberi kursi pada laki-laki itu.


"Teryata gadis itu kalau tersenyum sangat manis. Ngapain juga mikir gadis gila itu"batin laki-laki itu.


"Kak Nay, ini bisa 70 ribu?" tanya Dewi


"75 Dew" jawab Neysia.


"Ok, kak" ucap Dewi, Dewi pun kembali melayani pelanggan


"Jadi, nama kamu Nay?" tanya laki-laki itu


"iya, kenapa emang?" tanya Neysia


"Hehe, sama dengan kucing saya di rumah" ucap laki-laki itu tanpa dosa


"Iss,, masa nama aku di samakan dengan kucing." kesal Neysia. Laki-laki itu pun tersenyum melihat raut wajah Neysia


"Napa lo senyum-senyum?!" tanya Neysia kesal


"Habisnya lu lucu kalau ngambek" ucap laki-laki itu


"Udah ah, ini totalnya 750 ribu" Laki-laki itu pun tersenyum.

__ADS_1


"Kenalin aku Noval" ucap Laki-laki itu sambil menyodor tangannya dengan Neysia.


"Kak Nay, baju ini berapa?" tanya Dewi, Maklum Dewi belum hapal semua harga.


"95 Dew"


"Hai, aku Noval" ucap laki-laki itu


"Eh maaf, aku Neysia" ucap Neysia malu-malu gi mana gitu.


"Ciee,, Kak Neysia" Canda Dewi


"Apaan si Dew"


"Kamu saudaranya?" tanya Noval


"Bukan kak, aku" belum selesai Dewi melanjutkan kalimatnya lansung di potong oleh Neysia.


"Iya, ia adek ku" Ucap Neysia


"0h,, tetapi jauh berbeda. Adeknya lebih rama sedangkan kakaknya jutek" ucap Noval


"Kakak bisa aja" ucap Dewi


"Serius"


"Ada yang mau di pesan lagi?" tanya Dewi


" Cukup untuk hari ini"


"Oh iya aku pulang dulu. Terimaksih, semoga kita berjumapa di lain waktu" Pamit Noval, pergi meninggalkan toko Neysia.


"Kak Nay, seperti kakak itu naksir sama kak Nay" ucap Dewi


"Anak kecil tau apa?"


"Tahu bercinta. hehehe" jawab Dewi asal.


"Anak zaman sekarang, melebihi dari orang dewasa. Author saja kalah dengan adek-adek tentang masalah percintaan. Hadehh"


Terimakasih yang telah berkenan membaca karya Author.


Jangan lupa like, komen, dan vote yang banyak

__ADS_1


Authot sayang kalian semua.


__ADS_2