Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 89


__ADS_3

Hai kakak jangan lupa mampir ke sini ya...


(Salah Alamat berujung Nikah)


"Sayang......." Teriakan Neysia, mengganggu tidur nyenyaknya Noval.


"Ada apa sayang?? pagi-pagi sudah teriak-teriak" ucap Noval, enggan menghampiri Neysia.


"Mas... Sini" ucap Neysia dengan isak tangis. Noval yang mendengar tangisan Neysia langsung panik, tanpa aba-aba langsung menghampiri Neysia yang tengah berada di teras rumah.


"Ada apa sayang??" tanya Noval menghampiri Neysia tanpa menggunakan baju.


"Mas...Lihat ini" Neysia memberi sebuah kotak pada Noval. Noval pun membuka kotak itu, betapa terkejutnya Noval melihat isi kotak itu


"Mas,, aku takut" ucap Neysia dengan isak tangis


"Kamu jangan takut sayang. Mas selalu ada di samping mu" Noval pun membawa Neysia ke dalam pelukannya.


"Plaakkkkk" bunyi sebuah benda berasal dari atap rumah mereka


"Mas... itu bunyi apa?" tanya Neysia


"Kamu tunggu di sini. Mas lihat dulu" Noval melangkah kakinya menuju taman halaman.


"Apa mas?" tanya Neysia melihat kedatangan sang suami


"Hanya batu sayang"

__ADS_1


"Batu??" tanya Neysia


"Iya batu.."


"Kok bisa si mas? "


"Mungkin kerjaan anak-anak yang sedang bermain" ucap Noval menenangkan Neysia


"Tapi mas, sekarang masih pagi. Mana ada anak-anak berkeliaran" ucap Neysia


"Lupakan saja, lebih baik kita bermain" ucap Noval sambil mengedip mata


"Is kamu ni mas.."


"Ayo lah sayang,,, kamu gak kasihan apa dengan mas. Dari tadi menahan dingin" rayu Noval


"Mas,, aku mau masak"


"Nanti Caca cariin aku mas, kalau dia bangun"


"Hahaha...." Noval menertawai istrinya


"Lo kok mas tertawa, ada yang lucu??" tanya Neysia sambil mengerutkan dahinya


"Habisnya kamu lucu sayang... Apa kamu amesia sayang??" tanya Noval dengan canda


"Maksud mas??" lagi-lagi Neysia di buat bingung oleh Noval.

__ADS_1


"Apa kamu lupa sayang? kalau kemaren sore kita ngantarin Caca ke rumah mama" tanya Noval


"Hehehe" Neysia cengir kuda sambil menaham malu. Tanpa menggunakan aba-aba Noval langsung mengangkat tubuh mungil Neysia ke dalam pelukannya, membawa sang istri menuju kamar mereka. Hayo mau ngapain mereka


"Mas... Turunin, aku bisa jalan sendiri" rengek Neysia. Noval tidak memperdulikan ucapan Neysia justru ia semakin erat memeluk tubuh mungil sang istri. Neysia hanya bisa pasrah apa yang di lakukan oleh sang suami. Setelah tiba di kamar, Noval pun langsung meletakkan Neysia di atas ranjang. Seperti biasa Noval melakukan pemanasan terlebih dahulu. Yang bermula dari kecupan bibir hingga tiba di punjak.


"Sayang.. Mas mau punya 12 noval junior" ucap Noval sambil menghadap sang istri.


"Mas... kalau gitu mas saja ya yang mengandung. Aku tidak mau"


"Mana bisa sayang"


"Kalau tidak bisa. Cukup dua saja"


"Tapi sayang, mas mau 12. Agar ada yang mengalahi gen halilintar" ucap Noval bersemangat


"Lahiran saja mas sendiri. Aku gak mau"


"Ya sudah kalau tidak mau, tidak masalah. Asalkan kita lanjutin buat Noval junior" ucap Noval langsung menindih tubuh mungil sang istri.


"Yaelah Mas, bukannya tadi baru Selesai" ucap Neysia dengan kesal


"Semakin banyak kita menabung semakin cepat Noval juniornya keluar." Jawab Noval tanpa dosa, sebenarnya memang tidak berdosa.


"Terserah mas saja" jawab Neysia pasrah, karena percuma berdebat kalau masalah ranjang pastikan Noval selalu menang.


Setelah melakukan adegan panas, Noval bersama Neysia pun meninggalkan rumah menuju ke tempat mama.

__ADS_1


Terimaksih yang sudah setia membaca karya author. Jangan lupa like, komen dan vote ya kak.


Bersambung......


__ADS_2