Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 38


__ADS_3

"Tia,,apa yang sudah terjadi dengan mu ?ke napa wajah mu menjadi seperti ini ?"Tanya Sarah, Sarah sangat terkejut melihat wajah sahabatnya penuh bekas babak belur. Bibir pucat, Pipi pun di penuhi dengan cap 5 jari.


"Hikss,,,,hikksss,,,maafin aku Ra, maafin aku.Aku jahat dengan kamu. Kamu boleh membenci ku Ra, aku jahat Ra aku jahat"Tiara sangat menyesal atas penghiatannya dengan Sarah sahabatnya sendiri. Ia pun menagis tersedu sedu dalam pelukan Sarah.


"Aku tidak pernah membenci mu Tia,bwalaupun kamu sudah jahat dengan ku. Aku sangat menyayangimu, aku sudah menganggap mu saudara ku sendiri. Sebelum kamu meminta maaf dengan ku, aku sudah memafkan mu.Kamu tau ke napa aku ke tempat ini. Karna aku merindukan masa masa kita bersama, di mana kita selalu berbagi cerita suka mau pun duka.Kamu tidak pernah lelah atau pun bosan mendengar cerita ku menemani ku selama ini,mana mungkin aku bisa membenci mu. Kamu masih Tia kecil ku yang selalu ada untuk ku begitu pula aku, aku masih Sarah kamu yang kecil. Aku dan kamu akan menjadi sahabat sejati sampai hayat yang memisahkan. Mulai sekarang kita lupakan masala yang pernah terjadi antara kita, ambil saja hikmahnya. "Ucap Sarah menatap sang sahabat dengan penuh kasih sayang, tanpa di sadari cairan bening terus menetes.


"A aku juga sayang kamu Ra, aku juga tidak pernah menganggap mu orang lain. Kamu benar Ra mulai sekarang kita lupakan semua yang terjadi, aku janji Ra dengan diri ku sendiri aku tidak akan pernah menghianati persahaban kita. Maafin aku Ra"ucap Tiara penuh dengam isak tangis.


"Kenapa wajahmu bisa jadi seperti ini Tia?? "Tanya Sarah, kasihan melihat keadaan sahabatnya


"Aku di pukul mbak Susan bersama Oki Ra,karna aku sudah melepaskan mu dari genggaman mereka. Hikksss,,,hikksss dan aku juga di putuskan dengan Oki setelah semuannya sudah ku berikan padanya. "ucap Tiara penuh penyesalan


"Termasuk kesucian mu??!! "tanya Sarah penuh tekanan, Tiara pun mengangguk lemah.


"Kamu harus mintak pertanggung jawaban dari laki laki brengsek itu !!"Tiara mengeleng


"Tidak Ra,ia tidak sudi bersama ku, selama ini dia hanya manfaatkan ke bodohan ku "ucap Tiara


"Kamu yang sabar, aku yakin kamu pasti bisa melewati ini semua. Aku berjanji aku akan selalu ada di samping mu di saat kau membutuhkan ku. Berhentilah menagisi laki laki brengsek itu, Semua yang sudah terjadi tidak akan bisa kembali lagi. Sekarang kamu buktikan kalau kamu lebih hebat dari mereka."Nasehat Sarah untuk sahabatnya


"Makasih Ra, kamu memang sahabat ku yang paling baik "ucap Tiara

__ADS_1


"Memang siapa lagi kalau bukan aku yang mau jadi sahabat kamu, yang cuma doyan makan "canda Sarah. Dua sahabat itu pun saling berpelukan.


Di tempat Lain..


"Bik Sarahnya ada? "tanya Andrian


"Bukannya non Sarah ke tempat tuan Andrian "jawab bik Ida bingung


"Iya, tapi tidak bertemu dengan aku bik"


"Terus ke mana non Sarah ??"Tanya bibik Panik.Andrian menggeleng tanda kalau ia tidak tau keberadaan Sarah.


"Tidak bisa di hubungi bik "jawab Andrian mulai gelisa, Hari pun mulai semakin gelap tapi tidak ada tanda tanda Sarah akan pulang.


"Di mana kamu Ra, ayo angkat telfonnya"cemas Andrian karna sudah berapa kali ia menghubungi tapi tak kunjung jawaban.


"Bibik tetap di sini, biarkan aku yang mencari Sarah, oh ya kalau Sarah sudah pulang bibik langsung hubungi aku "perintah Andrian. Bibik pun mengangguk tanda ia mengerti.


Tidak lama kepergian Andrian. Sarah pun tiba di tempat ke diamannya.


"Assalammualikum"ucap Sarah

__ADS_1


"Waalaikumsalam"jawab bik Ida


"Non Sarah akhirnya non Sarah pulang juga,bibik sangat kuatir dengan non Sarah, bibik takut terjadi apa apa dengan non, bibik takut kalau non Sarah jadi salah satu korban penculikan gadis perawan. "ucap bibik panjang lebar tanpa jeda, di penuhi dengan berlinang cairan putih


"Bibik tenang dulu, ambil nafas buang pelan pelan "perintah Sarah


"Siapa yang bilang Sarah hilang bik ? "tanya Sarah


"Tadi tuan Andrian ke mari nanyain non Sarah,katanya sudah berapa kali ia menghubungi non Sarah tapi tak bisa di hubungi "jelas bik Ida


"Hp Sarah habis batre bik, jadi tak bisa di hubungi"jawab Sarah


"Makasih ya bik sudah kautir sama Sarah"


"Jelas bibik kuatir la, non Sarah sudah seperti anak bibik sendiri, dari kecil non bersama bibik.Oh ya kalau gitu bibik mau nelfon tuan Andrian dulu kalau non Sarah sudah pulang, habisnya tuan Andrian tadi sangat cemas setelah mengetahaui kalau non Sarah belum pulang"ucap bibik, di balas senyum oleh Sarah.


Bersambung..


Terimakasih buat para pencinta Novel telah berkenan membaca karya Author.


Jangan lupa like, komen dan votenya

__ADS_1


__ADS_2