Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Kis pertama


__ADS_3

"Ayo pulang "Ajak Andrian. Andrian melangkah kakinya Sedangkan Sarah mengikuti langkah kaki sang suami.


"Rina bapak titip toko, tutup aja seperti biasa"perintah Andrian


"Baik pak"jawab Rina


"Mbak Sarah beruntung bisa nikahi pak Andrian, soalnya pak Andrian orangnya sangat penyayang. Banyak cewek cewek yang naksir sama pak Andrian. "bisik Rina


"Ah kamu bisa aja Rin "jawab Sarah. Kebetulan Andrian lagi di kamar mandi, ada kesempatan Sarah mencari tau bagaimana sifat asli Andrian.


"Kamu tau hubungan Andrian dengan tu cewek?? "tanya Sarah kesal kalau mengingat wajah Nindri.


"Mbak Nindri maksudnya??"


"Mungkin, tidak penting siapa namanya"jawab Sarah jutek


"Hahaa,, mbak Sarah cemburunya"ledek Rina


"Gak, siapa juga cemburu"


"Ngaku aja mbak, kalau mbak cemburu ya wajar aja lah mbk."


"Enggak "


"Setau aku si mbak, pak Andrian pacaran dengan mbak Nindri sudah lama. Sudah mau menikah tapi tidak tau kenapa batal pernikahannya. Mungkin karna pak Andrian memilih mbak Sarah. Padahal kalau di lihat waktu itu tidak akan terpisahkan pak Andrian sama mbak Nindri. Soalnya mereka sangat cocok"Cerita Rina


"Tapi untung juga si gak jadi "


"Kenapa Rin"

__ADS_1


"Kalau pak Andrian sama mbak Nindri jadian,aku bisa gak kerja di sini lagi."


"Kenapa ??"


"Tidak apa apa mbak "jawab Rina sambil mengelengkan kepala


"Ayo la Rin cerita"Rengek Sarah


"Apa sudah ngerumpinya ??'tanya Andrian tiba tiba muncul.


"Maaf pak "ucap Rina pergi meninggalkan sepasang suami istri itu.


"Andrian "Teriak Sarah sambil berlari mengejar Andrian


"Brukkk.."


"Aw sakit"ringis Sarah


"Maafin aku Ra"ucap Andrian merasa bersala.Sedangkan Sarah hanya bisa menatap wajah cemasnya Andrian. Tidak tau kenapa Sarah merasa senang di cemaskan oleh Andrian.Andrian menuruni tubuh Sarah di ruang kerjanya dengan sangat lembut.


"Rina ,tolong ambilin kotak p3k "teriak Andrian


"Iya pak "Rina langsung memberi kotak itu dengan Andrian. Andrian pun langsung mengobati luka Sarah dengan hati hati.


"Masih sakit ??"tanya Andrian lembut


Sarah menggeleng "makasi, kamu sudah peduli dengan ku "ucap Sarah


l

__ADS_1


"Kalau bukan aku siapa lagi peduli sama kamu !!"


Sarah tersenyum menanggapi omongan Andrian.


"Ayo pulang "Ajak Sarah


"Sudah gak sakit lagi ??"tanya Andrian


"Enggak pak Andrian "jawab Sarah sambil mengelurkan senyum termanisnya


"Kalau di pandang pandang kamu sangat cantik Ra,melebihi bidadari kayangan "batin Andrian


"Pelan pelan "ucap Andrian karna melihat Sarah jalan cepat. Sedangkan Sarah senyum senyum sendiri.


Sepanjang perjalanan sepasang suami istri itu.Tidak banyak bicara hanya sepata dua pata yang ke luar dari bibir mereka. Sampai Sarah merasa bosan.


"Andrian aku boleh nanya ?"tanya Sarah


"Silahkan "jawab Andrian singkat


"Hubungan kamu dengan Nindri bagaimana ?"


Andrian menatap Sarah dengan tatapan sulit di artikan.


"Kenapa kamu menatap ku seperti itu ?"tanya Sarah. Andrian tidak menjawab ia terus mengemudi mobil dengan kecepatan sedang.


"Kita mau ke mana??, itu kan bukan jalan pulang juga bukan jalan ke tempat mbak Susan "tanya Sarah penasaran karna Andrian membelokkan stir mobilnya. Andrian masih tidak mau menjawab hingga Sarah kesal sendiri.


"Mulai lagi manusia es nya keluar "dongkol Sarah.Di dengarkan oleh Andrian.

__ADS_1


"Tidak boleh mengupat dalam hati "ucap Andrian dingin. Andrian berhenti di depan restoran. Sedangkan Sarah diam tidak mau banyak tanya lagi.


"Kamu mau turun atau tunggu di sini ??!"tanya Andrian dingin. Sarah tidak menjawab mala memasangkan wajah kusam. Andrian senang melihat Sarah yang kesal. Tanpa aba aba Andrian langsung mencium bibir mungil Sarah .Lalu pergi meninggalkan Sarah dengan keadaan shok di dalam mobil.


__ADS_2