
Waktu sudah menunjukan pukul 6 pagi. Sarah terjaga dari lelap panjang tidurnya. Ekor mata Sarah berkeliaran mencari keberadaan Andrian.Sarah terpaku saat mendengarkan Andrian membaca ayat ayat suci alquran
"Aku tidak pantas bersanding dengan mu Andrian, Kau laki laki begitu sempurna.Sedangkan aku hanya gadis manja yang tidak pernah bersyukur. Beruntung sekali kamu Nindri bisa di cintai dengan laki laki seperti Andrian. Andaikan saja Oki mempunyai sifat seperti Andrian pasti aku akan merasa sangat bahagia.Salah kah jika aku mengagumi sosok Andrian?? "Sarah terus menatap punggung Andrian sambil menghayati bacaan ayat suci yang di bacakan oleh Andrian. Setelah selasai membaca ayat suci alquran, Andrian pun membelokkan tubuhnya ke arah Sarah di mana Sarah sedang aysik memandangnya.
"Apakah sudah puas memandangnya??"celetuk Andrian.
"Apaan sih !!"Muka Sarah pun berubah menjadi seperti kepiting rebus. Karna tertangkap basah dengan Andrian sedang menatapnya.
"Kamu tidak shalat Ra ?"tanya Andrian
Sarah bingung harus menjawab apa, kalau ia mengatakan kedatngan tamu tambah berdosa karna berbohong. Kalau ia berkata jujur ia malu dengan Andrian
"Ra .."panggil Andrian. Karna Sarah tidak menanggapi pertanyaannya.
"A aku jarang shalat "ucap Sarah terbata bata
__ADS_1
"Kenapa ??"Andrian pun mendekati Sarah mengambil posisi duduk di sebelah Sarah.
Selama ini aku tidak terlalu memikirkan akhirat,yang aku fikir hanya kepuasan dunia. Walaupun papa selalu menyuruh ku untuk beribadah, tapi aku tidak peduli dengan perintah papa.Sebenarnya aku tau kalau jalan yang aku pilih sala, sudah berani meninggalkan tuhan ku. Aku tak tau harus dari mana memulinya lagi. Aku takut kalau aku tidak di terima oleh tuhan ku lagi. Aku merasa aku tidak pantas. "Sarah berkata seperti itu dengan berlinang air mata. Andrian pun membawa Sarah ke dalam pelukan, memberi Sarah ketenangan. Dengan rasa kasih sayang Andrian mengusap ngusap pujuk kepala Sarah, Andrian pun menghapus setiap tetesan yang turun di muka Sarah.
"Yang harus kamu tau Ra, tuhan maha penerima tobat umatnya. Tidak ada kata tak pantas Ra, selagi kamu mau merubahnya."Nasehat Andrian untuk Sarah
"Makasih An,kamu sudah mengingatkan ku .Aku akan berusaha menjadi wanita lebih baik lagi."Ucap Sarah dengan Andrian
"Sipp"Andrian memberi tanda dua jempol dengan Sarah. "Sudah jangan nangis lagi,jelek jadinya " ucap Andrian sambil mengacak ngacak rambut Sarah.
"Salahkah jika aku mencintainya, tidak Sarah kamu tidak boleh jatuh cinta dengannya.Ingat kalian hanya nikah kontrak ."Sarah berperang dengan pikirinnya sendiri.
"Selamat pagi mbak ku tersayang. "ucap Sarah manja, sarah pun mendekati Susan yang sedang membuat teh untuk suaminya dan Andrian.
"Kebiasaan, Sekarang kamu sudah punya Suami dek, tidak bisa bangun kesiangan lagi seperti masih sendiri. "Nasehat Susan. Susan dengan Sarah memang jauh berbeda kalau Susan anaknya rajin sedangkan Sarah anaknya pemalas kalau tidak di bangunkan bisa bisa tidak bangun sampai siang. Pemikiran Susan sangat dewasa, Susan juga anaknya kuat agama. Jauh sekali dengan Sarah.
__ADS_1
"Hehehehe"Sarah cengengesan
"Jangan bisanya cuma cengengesan aja, ini bawain teh suami kamu "perintah Susan
"Mbak aja, sekalian juga mbak ngantarin teh buat kak Hendra. "tolak Sarah
"Suami siapa juga??!!"Susan pergi meninggalkan Sarah dengan membawa satu cangkir teh. Sedangkan satu cangkir lagi sengaja Susan tinggalkan supaya Sarah membawanya untuk Andrian.
"Dasar mbak Susan, bikin kesal ajah tapi aku sayang "Sarah pun membawa secangkir teh itu lalu memberikan dengan Andrian.
"Ini teh nya di minum "ucap Sarah sambil meletakkan secangkir teh itu di atas meja Andrian.
"Makasih "ucap Andrian lalu meminumkan teh itu.
Bersambung...
__ADS_1