Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 90


__ADS_3

Hai kak jangan lupa mampir ke sini ya


(Salah alamat berujung Nikah)


"Assalammualaikum" ucap neysia bersama sang suami


"Waalaikumsalam" jawab mama sambil membuka pintu.


"Mama" Neysia menyalami mama mertua yang di ikuti oleh Noval


"Papa mana ma?" tanya Noval


"Seperti gak tau saja kamu Val, kalau ada Caca mana ada papa peduli yang lain"


"Memangnya ke mana ma?" tanya Neysia yang belum paham


"Itu di kolam belakang. Bisa jadi cucu dan kakek itu menghabiskan waktunya seharian di kolam. Yang sering bikin mama pusing kalau tidak di panggil untuk makan, bisa-bisa tidak makan. Entah lah apa yang di kerjakannya, mama tidak paham" cerita mama


"Yang sabar ya ma" ucap Noval dengan senyum mengembang, agar tidak kena tabok sang mama


"Sabar selalu mama, menghadapi tingkah kalian" ucap mama manyun,


"Tapi, mama senang sekarang" ucap mama dengan senyum mengembang


"Ke napa ma? duit bulanan mama di tambah oleh papa" tebak Noval asal.


"pak....." Noval mendapat tabokan dari mama


"Terus apaan ma? kalau bukan itu"


"Mana dapat menantu yang cantik, baik, sempurna lah di mata mama. Walaupun mama tahu kesempurnaan itu hanya milik sang pencipta." puji mama sambil memeluk tubuh mungil Neysia


"Mama kelebihan deh mujinya" ucap Neysia merasa tidak keenaan


"Benar kok sayang yang mama bilang. Iya kan Val?" tanya mama pada Noval


"Iya lah ma, istri siapa dulu" bangga Noval


"Nay, kamu sudah makan nak? Mama sudah masak makanan kesukaan kamu"


"Mama, tidak usah repot-repot"

__ADS_1


"Gak kok sayang, mama tidak pernah merasa kerepotan. Justru mama senang"


"Makasih mama"


"Ma, punya Noval mama masakin juga kan?" tanya Noval.


"Enggak" jawab mama


"Lo kok gitu sih ma, mama pilih kasih" rajuk Noval layak anak kecil


" Biarin"


"Mama...." panggil Caca baru tiba bersama kakek


"Iya sayang" Neysia langsung merentangkan ke dua tangannya ketika Caca menghampirinya. Caca pun langsung di minta gendong oleh Neysia


"Caca rindu mama" ucap Caca sambil mencium Neysia


"Mama juga rindu Caca"


"Caca gak rindu papa?" tanya Noval


"Ok, kalau gitu. Nanti papa tidak mau beliin Aca mainan" Ancam Noval.


"Biarain.. Kan adek kakek" jawaban Caca membuat semua yang ada di sana semakin gemes melihat tingkah Caca semakin pintar


"Kakek mau kan beliin Aca mainan?" Tanya Caca sambil mendekati sang kake


"Tentu sayang, kakek bakal beliin Aca mainan yang banyak" janji Kakek


"Itu kan papa dengar. Kakek udah janji beliin Caca mainan" ucap Caca sambil loncat-loncat


"Aca jangan loncat-loncat nak, nanti jatuh" ucap Neysia


"Iya ma,"


"Ok kalau gitu. Aca tidak boleh ikut mama sama papa mau jalan-jalan. Iya kan ma?" tanya Noval pada Neysia


"Aca boleh ikut kan ma?" belum sempat Neysia menjawab pertanyaan Noval langsung di sambut dengan Caca.


"Tentu boleh dong sayang. Mana bisa mama pergi tanpa putri mama" jawab Neysia membuat Caca riang. Sedangkan Noval memsangkan wajah masam, karena tidak ada yang berpihak dengannya.

__ADS_1


"Kalau gitu papa sendiri saja" Noval pura-pura merajuk, agar dapat simpati dari putrinya


"Hahah.... Kasihan papa kek" tawa Caca bersama kakek


"Iya sayang, papa Aca merajuk" ucap kakek.


"Papa jangan merajuk ya, mari kita jalan" ajak Caca sambil menggandeng tangan sang papa


"Kamu ini ya, suka sekali membuat papa gemes" ucap Noval sambil menggendong putri tercintanya


"Pa, Aca mau ke pantai boleh"


"Tentu. Hari ini kita semua ke pantai"


"Kakek, nenek, sama adek Ansa juga ikut?" tanya Caca riang


"Adek Ansa nya gak ikut. Adek Ansa kan masih kecil"


"Tadi kata papa ikut semua"


"Maksudnya yang ada di sini sayang" Ucap Neysia menenagkan putrinya yang tengah menangis


"Tapi, Aca rindu sama adek Ansa"


"Iya, habis pulang dari pantai kita ke tempat adek Ansa. Iya kan nek?" tanya Neysia pada nenek


"Iya dong.. Nenek juga rindu sama adek Ansa sama seperti Aca. Jangan nangis lagi, cucu nenekkan pintar"


"Janji ya Nek" ucap Caca sambil memberi jari kelingkingnya bersama nenek .


"Ok sayang" jawab nenek


"Ayo siap-siap" ajak kakek


Semuanya sudah siap dengan kostum masing-masing. Tidak lupa nenek bersama Neysia membawa cemilan, untuk mereka santap di pantai nanti. Bukannya pelit tidak mau beli cemilan di pantai, tetapi kesannya lebih ada kalau bawa dari rumah. Tidak menguna waktu lama kelurga besar Noval pun tiba di sebuah pantai ternama di kotanya, yaitu pantai panjang.


Siapa di sini ada yang tahu di kota mana letak pantai panjang?


Bersambung...


Terimakasih yang sudah setia membaca karya author, maaf author tidak bisa up setiap hari. Di karenakan author sibuk kerja, ini saja author sambil kerja nulisnya. Maaf jika ceritanya kurang memuaskan kakak semua. Jangan lupa like, komen dan vote nya ya kak.

__ADS_1


__ADS_2