Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 93


__ADS_3

Hai kakak jangan lupa mampir ke sini ya


(Salah Alamat Berujung Nikah)


Tidak memakan waktu lama, Noval bersama keluarga pun tiba di kediaman Andrian. Caca langsung lari, menuju rumah Andrian tanpa peduli dengan yang lain.


"Assalammualaikum" ucap Caca


"Waalikumsalam" ucap bik ida sambil membuka pintu


"Eh,, ada nak Caca"


"Iya bik. Adek Ansa nya ada?" tanya Caca


"Ada non. Non Caca sama siapa ke sini?" tanya bibik karena melihat Caca hanya sendiri


"Sama mama, kakek, nenek dan papa"


"Oh.. Ayo non kita masuk" Ajak bibik. Caca pun mengikuti langkah bibik menuju ke tempat Ansa


"Adek Ansa........" teriak Caca ketika melihat Ansa yang tengah bermain bersama Sarah di taman belakang. Ansa pun menoleh ketika namanya di panggil. Dengan cepat Caca munuju Ansa sambil berlari. Ansa yang melihat ke datangan Caca membuatnya heboh sendiri.


"Ata...ata(kakak..kakak)" ucap baby Ansa sambil menunjuk ke arah Caca.


"Iya sayang, ini kakak Aca" ucap Caca sambil mencium baby Ansa dengan gemas. Sedangkan baby Ansa tertawa geli.


"Aca sudah salim bunda belum?" tanya Neysia menghampiri putrinya


"Heheehehe.. Belum ma" jawab Caca cengengesan.


"Salim bunda dulu" perintah Neysia


"Iya ma" jawab Caca menghampiri Neysia


"Bunda" ucap Caca sambil menyalami Neysia

__ADS_1


"Iya sayang, anak bunda semakin pintar dan cantik." Puji Neysia sambil membelai Caca


"Makasih bunda. Bunda juga cantik"


"Bunda, Aca boleh ajak adek Ansa main?"


"Tentu boleh sayang"


"Makasih bunda" Caca pun mengajak Ansa bermain di taman, sedangkan Sarah bersama Neysia mengobrol di karpet sambil mengawasi Caca dan Ansa.


"Nay, kamu sudah ada tanda-tanda belum?" Tanya Sarah.


"Tanda apa kak?" tanya Neysia pura-pura tidak tahu,


"Iya, tanda-tanda ke hamilan gitu"


"Nay, belum tahu kak. Tapi, sudah dua bulan ini Nay tidak datang tamu"


"Coba periksa dulu"


"Iya kak"


"Besok saja kak"


"Kok besok?" tanya Neysia


"Hari ini hari libur kak. Mana ada dokter kandungan"


"Hehe.... Kakak lupa" jawab Sarah sambil mengarut-garut ke pala yang tidak gatal. Setelah selesai mengobrol Neysia bersama Sarah pun mengajak Caca dan Ansa istirhat dari bermain.


"Sayang, nanti main lagi ya" Rayu Sarah pada Ansa


"Hikss....hikks.... Mau mayin mama tatak Aca(Mau main sama kakak Caca)"


"Iya nanti kita main lagi ya, sayang" rayu Sarah

__ADS_1


"Dak mau" Marah Ansa


"Adek Ansa tidak boleh seperti itu. Nanti main lagi sama kakak Caca" rayu Caca sambil menggendong tubuh mungil Ansa.


"Dandi ya kak(Janji ya kak)"


"Iya adek" Caca pun membawa Ansa bertemu dengan nenek dan kakek.


"Enek" panggil Ansa sambil merentangkan ke dua tangannya. Yang artinya minta di gendong


"Iya sayang" Nenek pun langsung mengendong Ansa.


"Cucu nenek tampan sekali" puji Nenek. Tak henti-hentinya mencium pipi bakpau baby Ansa.


"Ansa emang anteng nek" bangga Ansa


"Wah....wah.... Cucu kakek Tampan sekali" puji kakek baru tiba


"Olehhh....." ucap Ansa sambil di mintak gendong dengan kakek.


................


Di temapat lain...


"Nona, apa anda yakin bisa menculik wanita itu?"


"Ke napa kamu bertanya seperti itu. Kamu meremehkan ku!!!"


"Tidak nona. A aku hanya menguatirkan nona"


"Apa kau sedang membohongi ku??"


"Tidak nona.."


"Bagus....Sekarang lakukan perintah ku!!!!" bentak wanita itu.

__ADS_1


Terimakasih yang sudah setia membaca karya author. Author sangat butuh bantuan dari kakak semua. Jangan lupa like, komen dan vota yang banyak ya.


"Muachh"


__ADS_2