
"Nay tunggu" Teriak orang itu sambil mengejar Neysia
Neysia semakin kencang melangkah kakinya hingga membuat Noval sulit mengimbanginya.
"Nay tunggu......" Teriak Noval. Neysia pun menghentikan langkah kakinya ketika mendengar teriakan Noval.
"Nay kamu kenapa?" tanya Noval dengan nafas ngos-ngosan. Neysia hanya bisa mengelengkan kepala
"Nay lihat aku"ucap Noval menatap manik bola mata cantik Neysia.
"Kamu jangan seperti ini, aku janji aku akan selalu ada untukmu. Tidak kan ku biarkan siapa pun yang menyakiti mu" Noval terus menatap Neysia penuh dengan rasa kasih sayang..
"Val, kamu tidak membohongi ku kan?" tanya Neysia
"Sedikit pun tidak ada niat ku untuk membongi mu Nay. Kamu harus yakin dengan ku" Noval tak henti2 nya memandang Neysia. Dengan reflek Neysia langsung memeluk tubuh kekar Noval.
"Makasih Val" ucap Neysia tulus.
"Sama-sama" ucap Noval mengusap kepala Neysia
"Nontonnya kita lanjutin apa bagaimana?" tanya Noval
"Udah gak selera"
"Baiklah tuan putri. Sekarang kita ke mana?"
"Val, kita ke sana yuk" Neysia menunjuk ke arah gombrolan ibu-ibu yang asyik memilih pakaian anak-anak.
"Ngapain ke sana Nay?" tanya Noval heran melihat Neysia begitu antusias menuju ke gomrbrolan ibu-ibu itu.
"Aku mau beliin baju buat Caca la" ucap Neysia senang.
"Kamu tidak perlu repot2 Nay"
"Aku tidak pernah merasa di repotkan. Aku sangat menyangi Caca"
"Apa kamu juga menyangi papa nya Nay?" goda Noval. Neysia tidak mengubris ucapan Noval, karena ia malu di goda Noval seperti itu
"Val, spertinya ini bagus buat anak kita" ucap Neysia tanpa ia sadari mengucapkan kata anak kita
"Iya, ini sangat cocok buat anak kita berdua" lagi-lagi Noval menggoda Neysia
Diam-diam ada yang mengikuti ke mana langkah Neysia dan Noval.
__ADS_1
"Nay, apa benar kamu sudah mempunyai anak?" tanya laki-laki itu
"Kamu siapa?" tanya Noval
"Aku tidak ada urusan dengan kamu!!" bentak laki-laki itu.
"Jelas ada urusan dengan ku"
"Nay.... jawab pertanyaan ku. Apa benar kamu sudah mempunyai anak?" tanya laki-laki itu
"Bukan urusan kamu" jawab Neysia kesal
"Jelas urusan aku!! Kamu itu calon istri ku" Laki-laki itu sengaja menekan kata istriku
"Hahahahaha.. Aku tidak butuh laki-laki pengecut seperti kamu" Neysia tersenyum sinis ke arah laki-laki itu
"Nay, aku bisa jelas kan. Apa alasan ku pergi meninggalkan kamu di hari itu"
"Hahaha....Aku tidak butuh penjelasan apa pun!! Bagi ku kamu itu laki-laki bajingan yang tidak bertanggung jawab!!!" ucap Neysia penuh amarah
"Nay, maafin aku. Aku tau aku salah Nay. Yang harus kamu tau aku sangat mencintai mu Nay, sampai detik ini." ucap Kelpin sambil memegang erat tangan Neysia
"Lepasiin Kelpinn. Sakitt"
"Lepasin...!!!" bentak Noval
"Sudah ku katakan aku tidak ada urusan dengan kamu. Jangan menganggu ku" bentak Kelpin
"Itu jelas urusan ku"
"Hahahahaha.... aku tidak peduli"
"Lepasin calon istri ku kalau tidak. Kamu tanggung sendiri akibatnya" Ancam Noval, dengan perlahan Kelpin melonggarkan gengagamannya.
"Dia milik ku, bukan milikmu akan ku pastikan dia kembi dengan ku" Ucap Kelpin menunjuk Noval
"Tidur dulu baru mimpi" ucap Noval senyum sinis
"Kamuuu..." Kelpin ingin menonjok kepala Noval, dengan cepat Noval menangkap tangan Kelpin lalu melintirkannya
"Dengarkan baik-baik!! Jangan pernah kau tampakkan lagi muka jelek mu itu di hadapan aku dan calon istri ku. Kalau tidak kau akan habis" Ancam Noval sambil melintir tangan Kelpin
"Lepasinnn!!! Aku tidak peduli"
__ADS_1
"Nay, aku mohon dengarkan penjelasan ku dulu. Apa alasan aku ninggalin kamu di hari pernikahan kita" Teriak Kelpin menahan.kesakitan karena di pelintir dengan Noval
"Hikss,,hikss aku tidak ingin mendengar apapun dari kamu. Aku benci kamu" isak tangis Neysia
"Nay, aku mohonn. Beri aku kesempatan menceritakannya"
"Sudah ku katakan aku tidak butuh penjelasan dari mu!! Hubungan kita telah berakhir di saat kamu membatalkan pernikahan kita di hari itu. Mulai detik ini jangan pernah ganggu hidup ku lagi!!" bentak Neysia dengan linangan air mata pergi meninggalkan Kelpin
Kepin terdiam menatap nanar kepergian Neyisa yang di susul oleh Noval. Dengan perlahan Kelpin melangkah kakinya dengan gontay, menuju ke diamannya. Di taman belakang Kelpin menyandarkan tubuhnya di sebuah kursi taman, mengingatkan kejadian yang menyebabakan pernikahan ia sampai batal .
Flaschbakkk On...
Suatu malam di saat hujan petir, Kelpin sedang asyik menikmati secangkir kopi hitam dengan sebatang rokok di ruang santai. Tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi. Kelpin pun melangakah membuka pintu
"Ceklek" pintu terbuka
"Hikss,,hikss,," Nindir langsung memeluk Kelpin dengan isak tangis.
"Nin, kamu kenapa?"
"Hiksss,,,,hiksss,,Pin. Maafin aku selama ini aku telah mengabaikan perasaan kamu. Aku sayang kamu pin, jangan tinggalin aku" Kelpin pun memapah tubuh Nindri yang basah kuyup membawa Nindri ke dalam rumah.
"Pin, aku cinta sama kamu. Aku tau kamu juga mencintai ku" ucap Nindri sambil memeluk tubuh Kelpin
"Apa maksud mu Nin, aku sudah mau menikah.
"Aku tau pin kamu tidak mencintai Neysia kan, selama ini kamu pacaran sama Neysia hanya pelarian saja kan?"
"Mungkin awalnya iya, tapi tidak untuk sekarang"
"Kamu jangan bohongi perasaan kamu pin, aku tau" Nindri langsung memeluk dan mencumbu Kelpin, hingga Kelpin terbawa suasa panas dan terjadi hal yang seharusnya tidak terjadi.
Flaachback Offf...
"Bodohh... kamu pin.. bodoh.." Kelpin menurutuki dirinya sendiri
"Kenapa kamu bisa terjebak dengan wanita ular seperti Nindri..!! bodoh..bodohh.."
Bersambung...
Terimaksih yang sudah setia membaca karya author. Jangan lupa like, komen n Vote ya
Bagaimana suasana lebarannya.
__ADS_1
"