
Dretttttttt......Drettttrtt.Bunyi telfon
"Siapa sih pagi pagi sudah nelfon aja "kesal Sarah, karna bunyi henphon menganggu tidurnya saja.
"Hallo "ucap Sarah
"Sarah nanti jam 10 kita bertemu di kafe janji jiwa "ucap suara di seberang sana
"hallo, ini dengan siapa ?"tanya Sarah.
"Aku Andrian, jangan telat!!! "Andrian pun mematikan sambungan telfon
"Seenak jidatnya saja, kalau bicara "Kesal Sarah
"Apa aku bisa hidup dengan laki laki yang tidak pernah ku cinta.bApakah aku bisa menjadi seorang istri Andrian laki laki yang tidak banyak bicara "Batin Sarah
"Mami mami butak pintunya "panggil hanif
"Ada apa sayang ??"
"Celapan duyu, mama sudah macakin cayul kesukaan mami "
"Ok. "Ucap Sarah sambil mencium keponakan
"Mami bucuk, bau cigong "Ucap Hanif sambil menghapus bekas ciuman Sarah
"Dasar anak mbak Susan"Kesal Sarah
Mami mandi duyu, kalau beyum mandi Hanif gak mau tekat tekat mami "ucap hanif lalu pergi meninggalkan sang mami. Sedangkan Sarah hanya bisa mengeleng gelengkan kepala melihat tingkah sang keponakaan .
"Selamat pagi "ucap Sarah sambil tersenyum lebar
"Kan kalau ayak itu mami cantit"puji Hanif
"Mau ke mana dek? Sudah rapi aja "tanya Susan
"Laki laki stres itu ngajak Sarah ketemuan di kafe janji jiwa mbak !"
"Laki laki stres siapa ?"tanya Susan panik
__ADS_1
"Andrian mbak !"
"Jangan bicara seperti itu, tidak baik "nasehat Hendra
"Iya kak "Jawab Sarah
"Sarah berangkat dulu kak, mbak"pamit Sarah sambil menyalami ke dua kakaknya.
"Ati ati di jayan mimi "
"Sini sayang mimi duyu "Sarah pun langsung mencium sang keponakan dengan sangat rakus
"Cudah mimi, cakit cemua muka abang di ciyum mimi "Hanif mengusap ke dua pipinya yang tebal.
"Bay...bay...Sayang "Sarah melambai lambaikan kedua tangannya.
Tidak memakan waktu lama, Sarah pun tiba di kafe janji jiwa. Sarah langsung memasuki kafe itu, Sarah pun celengak celenguk mencari sosok yang ingin ia temui.
"Sarah "Teriak Andrian
Sarah membalikkan badannya, di Sana Andrian sudah duduk manis sambil menghirup secangkir kopi. Sarah pun menghampiri Andrian .
"Ada apa ?!!"tanya Sarah judes
"Iss,,"Kesal Sarah,
"Duduk dulu,ambil nafas dulu, tenangkan pikiran dulu "perintah Andrian
Sarah pun mengikuti perintah Andrian. "ada apa ?"tanya Sarah
"Apa kamu di beri amanah sama bapak ??"
Sarah menangguk.
"Terus"tanya Andrian
"Terus apaan ?"
"Apa kesimpulan kamu setelah menbaca amanah dari bapak ??"
__ADS_1
"Aku tidak tau, Sebenarnya aku tidak ingin mengingkari janji sama bapak, tapi aku juga tidak mungkin menikah dengan mu "jawab Sarah sedih
"Apa kau sangat membenci ku ?"
"Aku tidak tau, Masalah benci atau tidak itu tidak terlalu penting. Aku cuma tidak mau jadi pengganggu hubungan kamu dengan kekasih mu ."
Andrian tersenyum."Aku sudah membantalkan pernikahan ku dengan Nindri !!"ucap Andrian tegas sambil menatap kosong
"Apa ??!!,Kamu lagi bercanda kan ?"
Andrian menggeleng"
"Kenapa kamu lakuin itu semua, bukannya pernikahan kalian tinggal menghitung hari lagi ?"
"Aku akan melakukan apa pun demi bapak "
"Tapi aku tidak mau "ucap Sarah tegas
"Maksud mu ?"
"Aku tidak mau menikah dengan mu,aku tidak ingin menghianati Oki "
Andrian tersenyum. "baik lah,"
"Bagaimana kalau kitah nikah kontrak "tawar Sarah
"maksud mu ?"tanya Andrian bingung
"Selama 6 bulan kita menikah, tapi selama itu juga kita tidak boleh bersentuhan badan. Kamu bebas melakukan apa pun di luar sana, dan aku juga bebas pacaran Sama oki"
"Kenapa kamu mau melakukan itu ?"
"Aku harus mengikuti keinginan mbak Susan,kalau tidak nama ku akan di coret oleh mbak Susan "
"Plis mau ya, bantuin aku Andri ,kamu sayangkan sama papa? "Rengek Sarah
"Baik la,demi bapak"ucap Andrian
"Kamu juga boleh kok, pacaran sama kekasih mu itu, aku janji aku tidak akan marah "
__ADS_1
"Wanita aneh,baik lah akan aku buktikan dengan mu Sarah kalau kau tak kan bisa jauh dari ku."batin Andrian
bersambung...