Menikahi Anak Majikan

Menikahi Anak Majikan
Episode 82


__ADS_3

"Nay, sudah satu minggu berlalu. Aku siap apa jawaban mu, aku tidak menuntut mu untuk menerima lamaran ku, aku hanya berharap semoga kamu bisa menerimanya" ucap Noval menatap Neysia sangat dalam bisa mengartikan bahwa ia sangat mengharapkan Neysia. Sedangkan Neysia masih terdiam dengan menutup ke dua bola matanya.


"Nay" panggil Noval lembut


"Eh iya" Neysia membuka kedua bola matanya lalu tersenyum semanis mungkin di hadapan Noval yang tengah memandangnya.


"Nay, apa jawaban mu?" tanya Noval


"Bismillah... aku siap menjadi istri dan ibu sambung buat Caca" ucap Neysia dengan satu tarikan nafas


"Kamu serius Nay??!!" tanya Noval, Neysia pun mengangguk. Ketika Noval ingin memeluk tubuh mungil Neysia, tiba-tiba saja ada sebuah tangan kekar yang menghalang.


"Halalin dulu baru peluk-pelukan" ucap orang itu


"Heheheh, maaf kak. Habisnya terlalu senang" ucap Noval menahan malu


"Senang ya senang, tapi tetap saja tidak boleh"


"Heheh, iya kak maaf" ucap Noval cengir kuda


"Dekk.." ucap Andrian mendekati Neysia


"Iya kak, ada apa?" tanya Neysia mulia curiga dengan sifat sang kakak. Neysia sudah paham betul jika Andrian sudah mendekati, bicara dengan lembut pasti ada hal yang ingin di sampaikan.


"Kunjungi kakek bersama calon suami mu mintak restu dengan kakek"


"Tapi kak" ucap Neysia


"Kakak tau kamu pasti takut, jika kakek tidak menerima kehadiran mu, dan kakak juga tau pasti kamu berfikir jika kakek membenci mu"


"Iya kak, Nay takut untuk menemui kakek"


"Dengarkan kakak baik-baik. Kakek melakukan hal seperti itu pasti ada hal yang membuat ia tidak suka. Tapi, jangan pernah kamu berfikir jika kakek membenci mu" ucap Andrian lembut


"Tapi kak, Nay benar-benar takut. Jika mengingatkan kakek waktu itu dengan Nay" ucap Neysia dengan raut sedih


"Kamu jangan takut, kakak akan selalu ada di sampingmu" ucap Andrian lalu memeluk Neysia.


"Iya kak, makasih. Kakak sangat baik dengan Nay"


"Terus kalau bukakan kakak siapa lagi? "


"Val" panggil Andrian


"Iya kak" jawab Andrian


"Kakak titip Neysia dengan mu, kakak yakin kamu pasti bisa membahagiakan Neysia"


"Iya kak, Noval janji sebisa Noval kak" Andrian pun tersenyum menanggapi ucapan Noval


"Ayo kita berangkat"


"Ke mana kak?" tanya Noval


"Kalian harus temui kakek, meminta restu dengan kakek, tanpa kakek mungkin kita tidak ada di muka bumi ini" Ucap andrian. Noval pun mengangguk tanda mengerti


Tidak memakan waktu lama Andrian bersama rombongan pun tiba di kediaman sang kakek. Dengan langkah gontay Neysia mengikuti Andrian dari belakang yang di ikuti oleh Noval. Neysia tidak tau perasaan apa yang tengah di rasakannya saat ini.


"Nay, kamu baik-baik saja kan?" tanya Noval karena melihat Neysia yang tengah melamun


"A aku baik-baik saja Val, kamu tenang saja" Bohong Neysia


"Benar kamu tidak bohongkan?" Neysia pun menggeleng tanda kalau ia sedang tidak berbohong


"Syukurlah"ucap Noval

__ADS_1


"Ting...Tonggg" Bel rumah berbunyi


"Bik, bukain pintu" perintah kakek


"Iya Tuan" Dengan cepat bibik membuka pintu


"Non Neysia" ucap bibik terkejut


"Eh bibik, Neysia kangen" ucap Neysia langsung memeluk bibik


"Bik siapa yang datang....?" teriak kekak


"Ini Tuan, non non" belum selesai bibik mengucapkan kalimatnya kakek sudah berdiri di hadapan mereka.


"Kakek.." panggi Neysia. Kakek tidak bergiming dengan ucapan Neysia justru kakek meninggalkan Neysia.


"Dek, cepat susul kakek" perintah Andrian. Neysia pun mengikuti saran Andrian


Dengan rasa was was Neysia mendekati Kakek yang tengah duduk di ruang keluarga.


"Kek, maafin Nay" ucap Neysia dengan isak tangis.


"Kek... Mohon maafin Nay. Nay tau kek Nay salah" Neysia berjongkok di hadapan Kakek sambil memohon. Sebenarnya Andrian tidak tega melihat Neysia menangis seperti itu.


"Maafin kakek, kakek sudah berkata kasar dengan kamu. Kamu tidak bersalah hanya kakek yang terlalu bodoh tidak bisa mengatakan yang sejujurnya dengan kamu" ucap kakek, kakek pun langsung memeluk tubuh mungil Neysia


"Kek, apa kakek sudah maafin Nay??"


"Kakek tidak pernah marah dengan mu. Kakek hanya kesal dengan mu saat iu, kakek sayang kamu Cu, kamu adalah cucu kakek." Kakek menghapus linangan air mata Neysia


"Nay, itu siapa?" tunjuk kakek ke arah Noval


"Itu Noval kek"


"Iya kakek tau kalau itu Noval, tapi siapa nya kamu?" ucap kakek dengan semyum menggoda


"Siapa sih yang tidak tau dengan pengusaha termuda dan sukses" puji Kakek


"Biasa saja kek. Oh ya kek kehadiran saya ke sini ingin melamar cucu kakek" ucap Noval serius


"Apa kalian sedang candain kakek???" tanya kakek tidak yakin dengan apa yang ia dengar.


"Tidak kek, saya serius dengan ucapan saya kek"


"Kapan kalian akan mengadakan hari pernikahannya??" tanya kakek membuat mereka semua terkejut.


"Kek" panggi Neysia


"Iya cucu kakek tersayang?"


"Noval kapan kamu akan menikahi cucu ku" ucap kakek serius


"Kalau saya mau nya secepat mungkin kek, tidak tau dengan Neysia" Kakek mangut-mangut


"Minggu depan kalian akan sah" ucap kakek


"kek" ucap Neysia terkejut dengan pilihan kakek.


"Andri setuju kek, lebih cepat lebih baik"


"Noval bagaimana dengan mu iya atau tidak".


"Kalau Noval si kek mau nya sekarang"


"Ngebet kali" ucap kakek

__ADS_1


" Noval sudah tak tahan kek" jawanb Andrian


"Kakek belum mintak persetujuan dengan Nay" tolak Neysia tidak terima


"Kami tidak butuh persetujuan kamu sayang"


"Terserah kakek saja lah" ucap Neysia pasrah, dari pada membuat kesalahan dua kali.


"Ya sudah kalau gitu istrahatlah, kakek mau keluar"


"Kek tunggu.." panggil Andrian


"Ada apa Ndri?" tanya kakek


"Andri masih penasaran kenapa Kelpin bisa menghianati Neysia kek?" tanya Andrian


"Kamu ini..."


"Iya kek Nay juga penasaran"


"Baik lah" ucap kakek menghentikan langkahnya


Flascbachk on...


"Pin, ikuti kakek ke ruang kerja kakek" perintah kakek


"Ada apa kek?" tanya Kelpin curiga, Kelpin pun mengikuti kakek lalu mengambil posisi di hadapan kakek


"Batalkan pernikahan kamu dengan Neysia!!!"


"Maksud kakek? Aku tidak mengerti" tanya Kelpin tidak paham


"Sungguhhh?" tanya kakek. Di balas angguk oleh Kelpin


"Kakek tau kamu tidak mencintai Neysia"


"Tidak kek, aku sangat mencintai Neysia aku ingin hidup sampai menua bersamanya"


"Hahahahahaha..... Kamu tidak bisa bohongi kakek. Kakek tau semua tentang kamu, karena kakek tidak akan sudi jika Cucu kakek sampai tersakiti. "


"Kek, aku sungguh tidak mengerti apa maksud kakek bicara seperti itu??"


"Ada hubungan apa kamu dengan Nindri???" bentak kakek. Kelpin diam


"Jawabb!!!"


"Kita hanya teman kek"


"Hahahahahha..... Teman kata mu.. kalau seperti ini masih di katagorikan teman" Kakek melempar sebuah foto di hadapan Kelpin.


"Kek aku bisa jelasin" Mohon kelpin


"Tidak perlu, batalkan pernikahan kamu dengan cucu ku. Aku tidak sudi menerima mu sebagai cucu ku, laki-laki kotor" marah kakek. Mungkin siapa saja yang melihat foto seperti itu akan mengambil tindakan sama seperti kakek. Mana tidak Kelpin sedang bercumbu mesra dengan Nindri yang lebih parahnya lagi melakukan hubungan terlarang. Ntalah dari mana kakek mendapatkan foto itu


Flasbachk Of. ...


"Kakek, maafin Nay" ucap Neysia sambil memeluk sang kakek


"Sudahlah jangan menangis lagi, sekarang kamu bahagialah bersama Noval"


"Kakek dapat gambar itu dari siapa?" tanya Andrian


"Sudahlah tidak perlu kalian tahu, sekarang kakek mau pergi dulu" ucap kakek pergi neninggalkan cucunya.


Bersambung....

__ADS_1


Terimaksih yang telah berkenan membaca karya author. Yang sudah setia mengikuti cerita author. Jangan lupa like, komen dan Vote nya ya


__ADS_2