
"Ada apa non,pagi pagi sudah melamun ??"tanya bik ida
"Tidak apa apa bik,oh ya bik ajarin Sarah masak dong"pinta Sarah
"Non Sarah yakin mau belajar masak??,,capek lo non "ucap bik Ida.
"Iya bik,nanti kalau Sarah sudah punya suami, Sarah sendiri yang mau masakin untuk suami Sarah bik."
"Itu tuan Andrian sudah ada Non"ucap bik Ida
"Ah bibik,itu bukan suami Sarah lagi bik itu mantan suami Sarah.Lagian juga tidak lama lagi Andrian mau menikah dengan wanita lain bik "ucap Sarah sedih
"Yang sabar ya non, bibik yakin tuan Andrian masih sayang sama non Sarah "
"Iya bik,tapi sebagai saudara."ucap Sarah dengan senyum.
"Tinggg....Tongg"bel rumah berbunyi
"Siapa bik ??"tanya Sarah
"Gak tau,bibik bukain pintunya dulu non"ucap bibik
"Ceklek "pintu terbuka
"Tuan Andrian,,bibik kirain siapa ??"ucap bibik
"Sarahnya mana bik ?"tanya Andrian.
"Non Sarah ada di dapur tuan, sedang memasak "ucap bibik
"Memasakk??!!"tanya Andrian tidak yakin
"Iya tuan,kata non Sarah ia mau belajar memasak.Supaya nanti ia sendiri yang masakan untuk suaminya"jawab bik Ida.
__ADS_1
"Bibik panggil non Sarahnya dulu "ucap bibik
"Gak usah bik,Andri cuma mampir sebentar"tolak Andrian
"Oh ya bik,salamin saja sama Sarah,Andri pulang bik !"ucap Andrian pergi meninggalkan rumah Sarah
"Siapa bik ??"tanya Sarah melihat kedatangan bik Ida.
"Tuan Andrian,tapi sudah pulang non"jawab bibik.
"Ke napa cepat sekali bik ??"tanya Sarah
"Mungkin ada urusan Non,soalnya tuan Andrian tidak bilang apa apa kecuali salamin sama non Sarah "cengir bibik
"Oh ya bik kalau gitu Sarah mau ke tokoh Andrian,sekalian ngantarin untuk makan siang"pamit Sarah
"Iya non hati hati "ucap bik Ida
"belum sekarang atuh bik,Sarah mau mandi dulu "
"Mbak Sarah "panggil Toni melihat Sarah dari kejauhan.Sarah pun menoleh akhirnya ia pun melangkah kakinya menuju ke toko Andrian.
"Mbak Sarah kapan tiba ??"tanya Rina
"Belum lama Rin,oh ya Rin pak Andriannya ada ?"tanya Sarah
"Mbak Sarah telat,barusan pak Andrian pergi bersama mbak Neysia "ucap Rina.Sarah angguk angguk
"Oh ya Rin,mbak titip ini ya kasih sama pak Andrian."ucap Sarah sambil memberi bingkisan yang ia bawak untuk Andrian.
"Mbak mau ke mana ??.ke napa tidak menunggu pak Andrian saja ?"tanya Rina
"Mbak buru buru ada urusan sebentar"jawab Sarah dengan senyum yang tidak bisa di artikan.
__ADS_1
"Hati hati ya mbak "ucap Rina,di balas angguk dengan Sarah.
"Kasihan dengan mbak Sarah "ucap Dewi salah satu karyawan Andrian.
"Mau gi mana lagi Dew,pak Andrian lebih memilih mbak Neysia "ucap Rina
"Kalau aku boleh jujur kak Rin,aku lebih suka pak Andrian bersama mbak Sarah.Soalnya mbak Sarah itu cantik,baik,sopan lengkap lah di bandingkan dengan mbak Neysia.Mbak Neysia itu cuma menang kulitnya putih saja.Coba saja kalau dia hitam mungkin lebih jelek dari pada aku kak."Ocehan Dewi,Dewi sangat kesal dengan Neysia karna Neysia pernah memarahinya karna sala membeli minuman.Sedangakan Rina sudah keras memberi kode supaya berhenti mengupati Neysia.
"Ehemm"Andrian berdeham menghentikan ocehan Dewi."Kerja yang baik,"ucap Andrian pergi meninggalkan Dewi yang sedang mematung.
"Pak "panggil Rina
"Ada apa Rin ?"Tanya Andrian
"Ini pak titipan mbak Sarah"ucap Rina sambil memberi bingkasa dengan Andrian.
"Sarahnya mana Rin ??"tanya Andrian
"Sudah pulang pak,,tadih kata mbak Sarah ia buru buru pak ada urusan "ucap Rina pergi meninggalkan Andrian
"Makasih Rin "ucap Andrian ,di balas angguk dengan Rina.
Andrian pun membuka bingkisan yang di kirim untuknya.Andrian tersenyum melihat isinya.Dengan cepat Andrian mencicipi masakan buatan Sarah sendiri.
"Teryata enak juga masakannya,"puji Andrian
Di tempat lain....
Sarah mengendarai kenderaan beroda dua miliknya,bukan Sarah tak mampu membeli kenderaan beroda empat.Ia pun menuju ke suatu tempat di mana itu tempat yang sering ia kunjungi bersama sahabtnya dari kecil.Sarah menuju ke sebuah bangku yang terletak di paling sudut taman kota. Di mana tempat itu paling jarang di tepati dengan pengunjung.Sarah menyadarkan tubuhnya di balik pohon tua walaupun pohon itu sudah tua tapi masih saja rimbun.Semua memori masa kecilnya pun ia kenang di mana setiap hari ia habiskan waktunya bersama sahabatnya itu hingga ia sampai dewasa.Ketika Sarah sedang perang dalam lamunannya,Sarah pun mendengar suara tangis seorang gadis yang sangat ia kenal .
Bersambung..
Terimakasih buat para pencinta Novel telah berkenan membaca karya Author.
__ADS_1
Author ucapkan terimakasih..Jangan lupa like,komen,dan votenya yaaa😀😀😀