
Satu bulan berlalu kepergian mama menghadap sang ilahi. Satu bulan pula Neysia meninggalkan rumah besar keluarga Atmaja. Neysia sekarang bukanlah gadis yang serba ada ataupun gadis manja. Ia sekarang berubah menjadi gadis yang sederhana, dan pekerja keras. Neysia memulai hidup barunya dengan membuka toko baju. Bukan Andrian tidak mau membiayakan Neysia, mala Neysia yang menolaknya. Karena Neysia tidak ingin merepotkan orang lain. Walaupun sudah bermacam cara Andrian merayu Neysia, tetap saja gadis itu kokoh dengan pendiriannya.
"Dek, pulanglah bersama kakak dan kak Sarah." Rayu Andrian
"Maaf kak, Ney tidak bisa. Ney mau belajar mandiri kak, Ney tidak mau jadi gadis manja kak"
"Tapi, dek. Kamu tidak biasa tinggal sendiri seperti ini, apa lagi kamu hanya tinggal di sebuah ruko, dengan tumpukan barang seperti ini." ucap Andiran sambil menunjuk ke arah tumpukan karung yang berisi pakaian anak
"Heheeh..Nay bisa kok kak. Kakak tenang saja ya, jangan kuatir" ucap Neysia
"Bagaimana kakak tidak kuatir? Kakak tau kamu itu seperti apa" jawab Andrian
"Kak, Nay kan sudah bilang, kalau Nay yang dulu sama Nay yang sekarang sudah berbeda kak." jawab Neysia sambil tersenyum semanis mungkin untuk menyakini Andrian.
"Ya, sudah kalau memang itu pilihan kamu" jawab Andrian pasrah
"Makasih kak. Kak, Nay bisa mintak tolong" ucap Neysia ragu-ragu
"Kamu mau mintak tolong apa?" tanya Andrian
"Kakak, jangan memberi tahu kakek kalau aku ada di sini. Aku takut kak kalau kakek tau, pasti kakek bakal marah besar dengan ku. Karena aku, mama meninggal" ucap Neysia sedih
"Sudah kakak katakan kalau mama meninggal itu bukan gara-gara kamu. Itu semua karena sudah takdir dari sang ilahi"
"Tidak kak, coba saja saat itu. Aku mendengarkan apa yang di katakan mama dan kakek. Mama pasti tidak akan pergi meninggalkan kita" jawab Neysia penuh penyesalan
Flashback on
"Neysiaaa!!!" Bentak kakek
"Tidak kek! Neysia tidak mau putus dari Kelpin. Kami berdua saling mencintai kek" ucap Neysia
__ADS_1
"Tidak ada kata cinta mencinta!! dia bukan laki-laki yang baik untuk mu!"
"Kakek tau dari mana? Yang menjalaninya Nay kek, bukan kakek. Nay bisa merasakan kalau Kelpin sangat mencintai Nay, begitu sebaliknya kek. Jadi tidak ada alasan kakek melarang Nay menikah dengan Kelpin."
"Tidak kata kakek tidak Nay!!!" ucap kakek penuh amarah
"Walaupun kakek tidak merestui Nay menikah dengan Kelpin. Nay tetap akan menikah bersama Kelpin!"ucap Neysia lantang
"Neysia kamu benar-benar keras kepala!! jika ada terjadi apa-apa dengan mu. Jangan pernah kembali lagi ke rumah ini" Ancam kakek
"Baik lah kek, Nay tidak akan kembali lagi ke rumah ini.."jawab Neysia
"Neysia!! kamu tidak boleh bicara seperti itu dengan kakek" Ucap mama baru tiba
"Bukan salah Nay ma, kakek yang duluan" Bela Neysia
"Seharusnya kamu dengar apa yang di katakan kakek."
"Mama, tidak bercanda kan?" Tanya Neysia. Mama pun menghampiri Neysia
"Tidak sayang. Mama mohon batalkan pernikahan kamu dengan Kelpin, dia bukan laki-laki baik untuk mu" ucap mama lembut
"Ma, kok mama bicara seperti itu? Bukannya mama selalu mendukung hubungan ku dengan Kelpin, kenapa mama tiba-tiba tidak merestui aku bersama Kelpin?" tanya Neysia penuh tanda tanya
"Mama tidak tau aslinya seperti apa. Sekarang mama tau siapa dia." ucap mama
"Ia hanya memanfaatkan kamu Nay, dan ia juga mempunyai kekasih yang tidak akan bisa di tinggalkan lagi"
"Mama, bercandanya tidak lucu" ucap Neysia dengan tawa
"Mama tidak bercanda. Batalkan semuanya Nay, mama mohon demi kebaikan kamu" mohon mama
__ADS_1
"Nay, tidak akan membatalkannya ma! Nay, akan buktikan sama mama, dan kakek apa yang kalian katakan itu tidak benar alias salah besar" ucap Neysia serius
"Terserah kamu Nay, mama hanya mengingatkan. Semua tergantung dengan mu. Tapi, ingat jika nanti apa yang mama, katakan itu benar. Mama tidak peduli, Karena mama sudah memberi tahu mu."
"Baik la ma. Nay akan buktikan semuannya. Bahwa Kelpin tidak seperti yang kalian kataka"
"Semoga" do'a mama
Flashbck of. .
"Ada apa sebenarnya dengan Kelpin?" tanya Andrian
"Nay, tidak tau kak. Mama, dan kakek hanya mengatakan kalau kelpin bukan laki-laki baik, untuk di jadikan suami" Jawab Neysia. Andrian pun angguk-angguk
"Kakak, tidak jadi pulang?" tanya Sarah
"Oh iya, nanti kakak kirimkan Dewi untuk menemani mu. Kakak, pulang dulu" pamin Andrian
"Kak, tidak perlu. Nay, bisa sendiri" tolak Neysia
"Kakak, tidak mau ada penolakan."
"Hehe.. Makasih kak. hati-hati di jalan, jangan lupa salam dengan kakak ipar bersama ponakan ku tersayang" ucap Neysia. Andrian pun tersenyum
"Assalammualaikum" ucap Andrian. Pergi meninggalkan Neysia.
Bersambungm..
teriamaksih Kak telah meluangkan waktunya untuk membaca karya Author.
Jangan lupa like, komen dan vote yang banyak ya.
__ADS_1
Selamat menunggu buka puasa.. Bagi yang melaksanakan.