
...Author promo lagi ni kak.hehe...
...Jangan lupa mampir ya kak ke cerita author yang ini, Cerita nya sedikit menyedihkan kak, kalau bagi author sih. Cerita seorang gadis yang bertujuan ke kota untuk mengubah perekonomian keluarganya. Tapi, takdir berkata lain ia harus menerima kenyataan. Yang harus menikahi laki-laki dewasa yang jauh terpaut usianya, yang tak ia kenal sama sekali. ...
...(Salah Alamat Berujung Nikah)...
Sehabis bermain di pantai keluarga Noval menuju ke sebuah mol terbesar di kota nya. Seperti biasa Noval memarkirkan mobilnya sedangkan yang lain menuju mol tanpa menunggu Noval. Seperti janji nenek, dan kakek, Caca bebas memilih apa pun yang ia suka
"Nek, Aca mau ke situ" Caca menunjuk ke sebuah toko peralatan sekolah
"Siap bos" ucap nenek sambil memberi tanda hormat. Nenek bersama Caca memasuki toko itu yang di ikuti Neysia dan kakek. Caca mengelilingi setiap sudut ruangan toko itu mencari benda yang ia inginkan. Caca melirik sebuah tas yang terletak di dalam italase yang berbalut kaca.
"Cucu nenek mau itu?" tanya Nenek sambil menunjuk tas yang di lirik oleh Caca
"Iya Aca suka, tapi"
"Tapi apa sayang?"
"Aca tidak suka warna nya nek, tapi Aca suka model nya"
"Cucuk nenek mau warna apa?"
"Aca mau warna biru"
"Mbak, ini ada yang warna biru" tanya nenek dengan pelayan tokoh
"Bentar ya buk, saya lihat dulu" nenek pun mengangguk. Tidak lama setelah itu, pelayan tokoh pun membawa beberapa tas itu dengan warna yang berbeda.
"Ini buk" Pelayan tokoh itu pun memberi beberapa buah tas ke pada nenek
"Cucu nenek suka yang mana?"
__ADS_1
"Aca suka yang ini nek" Caca mengambil sebuah tas yang berwarna biru muda berpaduan ungu.
"Okk, itu aja"
"Iya nek, kata mama tidak boleh banyak-banyak nanti membazir. Lebih baik kita tabung, agar bisa membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu"
"Wah..wah cucu kakek benar-benar pintar. Kakek bangga" puji kakek
"Iya dong kek, Aca kan sudah besar. Sebentar lagi mau punya adek. Iya kan ma, pa?"
"Iya dong. Sebentar lagi Caca bakal jadi kakak" ucap Noval
"Serius??" tanya kakek bersama nenek
"Belum tahu juga ma, Cuma 2 bulan ini Nay tidak kedatangan tamu" jelas Neysia
"Kalau gitu nanti setelah pulang dari mol kita langsung ke rumah sakit" ajak nenek bersemangat
"Eh, iya. Mama lupa" ucap Mama sambil menggarut-garut ke pala yang tidak gatal
"Biasa la Pal, mama mu sudah pikun" ledek kakek. Mama pun langsung memasang muka masam, yang melibihi asam jeruk. Sedangkan karyawan toko itu tersenyum melihat kekompaman keluarga Noval.
"Maaf buk. Jadi, tas nya yang mana?" tanya penjual tokoh rama
"Yang ini nek" Caca pun mengambil tas yang di pegang oleh nenek yang sebelah kanan.
"Betul yang ini Cu?" Caca pun mengangguk
"Bungkus yang ini mbak" perintah nenek dengan penjaga toko. Tidak lama menunggu penjaga toko itu pun memeberi satu bingkisan ke pada nenek, yaitu tas yang sudah di pesan.
"Makasih mbak" ucap Caca lalu pergi meninggalkan toko itu. Setelaha selesai membeli tas Caca pun membeli sepatu, yang pastinya sepatu bermerek ya kak. Bukan seperti author cari barang yang kw semua. haha
__ADS_1
"Aca suka yang ini kek" bagian sepatu bagian kakek, enaknya hidup Caca ada yang beliin kalau author ma beli sendiri tidak ada yang mau beliin. Jadi, curhat de author.
"Kalau gitu Aca coba dulu, nanti tidak muat" perintah kakek
"Baik kek" Caca pun memasang sepatu itu di kaki nya, yang di bantu oleh Neysia.
"Bagus kan kek?" Caca memperlihatkan sepatu yang ia gunakan di hadapan kakek.
"Toppp" Kakek memberi tanda dua jempol
"Bungkus ini mbak" perintah kakek. Tidak lama setelah itu penjaga sepatu pun memeberi sepatu itu dengan Neysia yang telah di bungkus
"Ini dek"
"Makasih mbak cantik" ucap Caca
"Sama-sama" Caca bersama kelurga pun meninggalkan toko sepatu itu,
"Semuanya sudah selesai, sekarang kita mau ke mana lagi??" tanya Noval
"Tempat adek Ansa" ucap Caca bersemangat
Ok.. Mereka pun pergi meninggalkan Mol. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memeperhatikan setiap gerak gerik mereka, yang paling utama tertuju dengan Neysia..
"Aku tidak rela kamu sudah berani mengambil milik ku........ Aku akan memberi pelajaran untuk mu... Yang sudah mengganggu milik ku..." ucap orang itu dengan raut wajah yang mengerikan.
Bersambung....
Terimakasih yang sudah setia membaca karya author. Author butuh dukungan dari kakak semua, agar author semangat nulisnya. Jangan lupa like,,, komenn,,, dan Vote yaaa. .... sekian dan terimaksih
Salam kecup dari author
__ADS_1
Muachhh.....