
"Ja jadi aku bersama mbak Susan bukan saudara ?"tanya Sarah penuh dengan cairan bening.Andrian pun mengangguk,membawa Sarah ke dalam pelukannyan.
"Ke napa papa tidak memberi tau ku,??"tanya Sarah
"Bapak tidak ingin persaudaran kalian hancur setelah mengetahui sebenarnya."jawab Andrian
"Berhentilah menangis,tidak ada gunanya.Tidak akan bisa terulang kembali masa lalu.Ambil semua hikmah dari permasalahan ini."ucap Andrian sambil mengusap ngusap kepala Sarah.
"Kamu benar Ndri aku harus bangkit,aku tidak boleh lemah"ucap Sarah
"Itu baru namanya anak pak Gusti "ucap Andrian memberi tanda dua jempol dengan Sarah
"Apaan si Ndri ??"ucap Sarah malu malu
"Mau ke mana Ndri ??"tanya Sarah karna melihat Andrian sudah rapi.
"Ke toko,mau ikut "tawar Andrian,Sarah mengangguk senang
Tidak memakan waktu lama Andrian bersama Sarah pun tiba.Sarah ragu ragu membuka pintu mobil sedangkan Andrian lebih awal turun.Sudah 5 menit Andrian menunggu Sarah turun tapi Sarah tidak turun turun,akhirnya Andrian pun menggedur kaca mobil .
"Ayo Ra turun,ngapain kamu di dalam sana ?"ajak Andrian.Sarah pun turun dari mobil
"Ndri tunggu"teriak Sarah karna Andrian sudah jalan duluan.
"Ndri aku malu"Andrian pun menghentikan langkah kakinya.
"Malu dengan siapa ??"tanya Andrian
"Aku malu sama anak anak,"ucap Sarah
"Sudah ku bilang ,lupakan semua masala itu.Anggap semuannya tidak terjadi apa apa"ucap Andrian ,memegang erat tangan Sarah masuk ke dalam tokoh.
"Mbak Sarah "sapa Rina,Rina melihat kedatangan Sarah langsung menghampiri dan memeluk Sarah.
"Mbak ke mana saja??,kami di semua kangen sama mbak "tanya Rina
Bapak sudah bilang kalau selama ini mbak Sarah sibuk dengan urusan kuliahnya"Andrian langsung menjawab pertanyaan Rina
__ADS_1
"Maaf lupa "
"Ya sudah tidak apa apa ,mbak juga kangen kalian semua.mbak kangen sambal terasi masakan Rina sama rebusan sayur singkong"ucap Sarah
Toni yang melihat kedatangan Sarah dengan cepat ia menghampiri Sarah.
"Mbak Sarah kami semua kangen mbak Sarah,kalau tidak ada mbak terasa sepi dan suntuk.apalagi pak Andrian seperti monster mau makan mangsa."ucap Toni
Sarah tersenyum menanggapi ucapan Toni.
".Mbak juga kangen kalian semua"ucap sarah sambil berpelukan dengan para karyawan wanita
"Mbak tinggal dulu ya,mbak mau ke ruang pak Andrian "pamit Sarah
"Iya mbak"jawab karyawan serentak
"Tokk..tok.."ketukan pintu
"Masuk "ucap Andrian
"Iya Ra,insaallah minggu depan toko yang di kota E lonching"jelas Andiran
"Di kota E,memang kamu mempunyai berapa toko si Ndri kalau aku boleh tau "
"Tidak banyak Ra,insaallah kalau untuk tujuh turunan ku nanti tidak bakal habis "ucap Andrian
"Apa ???!"ucap Sarah terkejut apa yang ia dengar dari mulut Andrian.Andrian pun tersenyum melirik Sarah.
"Ra ,kamu mau makan apa?? ,sekalian aku mau memesan kopi "tanya Andrian
"Aku rindu es cendol buk Wati"Jawab Sarah
Tidak memakam waktu lama pesanan Andrian pun tiba.Sarah sangat menikmati es cendol buk wati,dengan satu sedotan saja es lenyap seketika.
"tokk...tokkk"ketukan pintu
"Masuk "perintah Andrian
__ADS_1
"Ada apa Rin ?"tanya Andrian
"Ada mbak Neysia"jawab Rina
"Suruh masuk aja "perintah Andrian
"Assalammualaikum,maaf mengganggu"ucap Neysia
"Waalaikumslam,tidak "jawab Andrian.Sarah tidak peduli kedatangan Sarah karna ia sudah terbakar dengan api cemburu.
"Eh iya Nay ini kenalan Sarah "ucap Andrian mengenalali Sarah dengan Neysia
"Sarah mantan istri lo itu ya Ndri ?"tanya Neysia dengan menatap Sarah sinis,Sarah tidak kala sinisnya
"Iya,Ra kenalin ni Neysia "ucap Andrian dengan Sarah.
Sarah mengulur tangannya ,di sambut oleh Neysia dengan senyum sinis
"Neysia"ucap Neysia dengan angkuh
"Oh ya ,kamu bukan siapa siapanya Andri lagi.ngapain juga kamu ke sini?!!"tanya Sarah
"Bukan urusan kamu!!! "bentak Sarah
"Jelas urusan aku lah,,sebentar lagi aku akan menikah dengan Andrian "ucap Neysia
.Tubuh Sarah bagai di sambar petir siang bolong mendengar ucapan Neysia.Baru merasakan kebahagian yang sudah lama hilang kini akan berakhir dengan sekejap mata.Sarah berusaha tetap tegar di hadapan Andrian,Sarah menahan cairan bening agar tidak menetas di depan Andrian.
"Selamat buat kalian berdua,semoga bahagia selalu"ucap Sarah pergi meninggalkan Andrian bersama Neysia dengan sesak di dada.
"Mbak Sarah ke napa ??"Tanya Rina ,melihat Sarah menangis sambil berlari .Rina pun mengejar Sarah tapi sayangnya Sarah menghilang dengan cepat.
"Ada apa lagi,baru tadih kebahagian yang di rasakan buat mereka berdua.Ke napa sekarang menjadi sebuah tangis.??"Batin Rina.
Bersambung...
.
__ADS_1